Klasifikasi Bahan Pakan Menurut Sumbernya

By On Monday, March 27th, 2017 Categories : Pakan Hewan

Klasifikasi Bahan Pakan Menurut Sumbernya  – Pakan yang tersedia untuk hewan peliharaan termasuk ternak, biasanya dipilih oleh si pemilik bahan-bahan pakan yang memenuhi nutrisi agar terpenuhi apa yang diinginkan oleh si pemilik.

Misalnya, bahan pakan yang dibutuhkan untuk hewan kontes akan berbeda kandungannya dengan bahan pakan yang dibutuhkan untuk hewan ternak yang umumnya dimanfaatkan dagingnya, telur, maupun bulunya.

Oleh sebab itu, dibutuhkan pengetahuan akan sumber-sumber bahan pakan untuk memenuhi tujuan dari pemiliki hewan.

Baca Juga : Syarat Yang Harus diperhatikan dalam Menyusun Formula Pakan ternak

Berikut klasifikasi bahan pakan menurut sumbernya.

Sumber Energi

Jenis-jenis bahan pakan yang termasuk atau yang menjadi asupan energi biasanya memiliki kandungan kalori 2250 Kkal. Contoh bahan makanan yang memiliki kalori tinggi adalah kelompok umbi-umbian (singkong, kentang, ketela, dan lainnya), lemak hewani (katak, tikus[biasanya ular dan buaya], telur [biasanya biawak], tepung ikan), minyak-minyakan (minyak kedelai, minyak sawit, minyak kedelai, dan minyak zaitun), biji-bijian (gandum, jagung, shorgum, kroto), dan hasil samping pertanian seperti tetes tebu.

Sumber Protein

Sumber protein sendiri ada dua yakni, sumber protein hewani dan nabati. Sumber protein hewani yang baik seperti:

  • Tepung ikan

Nah, tepung ikan dibagi menjadi dua jenis ada tepung ikan darat dan tepung ikan laut. Diantara dua jenis ini, tepung ikan laut adalah pilihan sumber protein terbaik.

Hal ini disebabkan ikan laut memiliki kandungan asam amino esensial yang lebih tinggi. Peranan asam amino untuk hewan mirip seperti paranannya pada manusia, misalnya untuk mencegah penyusutan otot-otot, membantu pembentukan sel-sel darah merah, dan membantu pembentukan kolagen dan jaringan penghubunga lainnya.

  • Tepung tulang

Bahan baku tepung tulang biasanya didapat oleh produsen dari rumah potong hewan. Tak hanya tulang sebetulnya, ada beberapa produsen yang mencampur dengan paruh ayam atau beberapa organ atau jaringan keras lainnya.

Kandungan protein yang ada dalam tepung tulang berperan untuk mebantu pembentukan sel darah merah dan juga sebagai vitamin untuk hewan.

  • Tepung jerohan ayam

Serupa dengan tepung ikan, jerohan ayam memiliki kandungan asam amino yang tinggi.

  • Tepung udang

Tepung udang merupakan tepung yang berasal dari kulit udang. Kulit udang biasanya diperoleh dari industri pengolahan udang. Kandungan protein kasarnya, sekitar 35-45%, dan kisaran ini tergantung dari bagian-bagian tubuh udang.

  • Tepung darah

Dalam penggunanaanya, tepung darah hanya diberikan dalam takaran kecil, atau bisa dikatakan sebagai bahan penyeimbang. Hal ini disebabkan kandungan protein yang sangat tinggi yakni sekitar 80% dan kandungan asam amino yang relatif kecil.

Protein Nabati:

  • Tepung daun lamtoro

Kandungan protein kasar daun lamtoro berkisar antara 24%-30%. Kandungan protein yang cukup ini sangat baik untuk diberikan pada hewan ruminansia.

  • Ragam bungkil dari kacang-kacangan (kacang tanah, kacang hijau, dan kedelai)

Kandungan bungkil ini mengandung asam amino esensial yang cukup tinggi yang dibutuhkan untuk oleh hewan ternak.

Sumber Vitamin

Bahan-bahan pakan yang menjadi sumber vitamin adalah jenis buah-buahan (pisang, alpukat, nanas), kacang-kacangan (kacang hijau, kacang tanah, kedelai), dan sayur mayur (wortel, tomat, ).

Vitamin yang diperuntukkan hewan ternak biasanya sudah tersedia dalam campuran pakan buatan, atau ada juga pemilik hewan yang sengaja meracik sendiri kemudian mengistilahkan “Jamu” untuk hewannya serta diberikan setelah atau sebelum diberi pakan.

Selain keduanya, ada juga vitamin untuk ternak yang diproduksi dari Industri, dengan bahan-bahan kimia yang aman untuk hewan.

Sumber Mineral

Mineral adalah zat mikro yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup. Dalam daging ikan, maupun tepung ikan, biasanya mengadung magnesium, phospor, yodium, fluor, selenium, dan zinc, dan zat besi. Buah-buah juga tak kalah penting kandungan mineralnya.

Misalnya saja buah pisang, mengandung kurang lebih 400 mg kalium. Kalium sendiri berperan sebagai zat elektrolit yang melaksanakan fungsi “listrik” dalam tubuh, kemudian efektif untuk membuat sel, jaringan, dan organ tubuh agar berfungsi dengan baik.

Baca Juga : Cara Membuat pakan Ternak dari Fermentasi dedak Padi

Klasifikasi Bahan Pakan Menurut Sumbernya | ilmuhewan | 4.5