Kenali jenis-jenis burung pleci kacamata

By On Friday, September 9th, 2016 Categories : Burung

Jenis-jenis burung pleci kacamata – Bagi Anda yang belum tahu banyak tentang jenis burung pleci, maka topik yang telah saya siapkan di bawah bisa menambah referensi anda untuk mengenal seputar burung pleci di Indonesia yang biasa dibincangkan oleh para pecinta pleci.

Mulai dari ciri fisiknya, suara kicauan, pola tingkah laku, daerah asal dan sebagainya, semua hal itu bisa Anda ketahui.

  1. Burung Pleci Dada Kuning Maput

jenis-burung-pleci

Burung Pleci Dakun Mata Putih adalah salah satu dari jenis Zosterops yang dapat dibilang paling istimewa, sebab ia memiliki kelebihan suara yang sedikit lebih lantang daripada burung sejenisnya.

Selain itu, burung yang juga kerap dipanggil dengan nama Pleci Muria dan juga Kudus ini diketahui memiliki mental yang bagus dan tak jarang dijadikan ikon utama pada setiap kontes kelas burung kacamata.

Si Pleci Dakun Maput ini berasal dari daerah Gunung Muria, Tawa tengah. Dengan ciri mempunyai suara kristal yang terdengar nyaring serta memiliki iris mata bewarna putih.

  1. Burung Pleci Dada Kuning Macok

Burung Pleci Dakun Mata Coklat adalah salah satu dari jenis Pleci yang paling laku di pasaran. Tentu saja ini bukan tanpa alasan, karena rata-rata pemeliharanya beranggapan bahwa perawatan burung kerdil ini lebih mudah dan harga yang beredar di pasaran juga relatif lebih terjangkau.

Burung Dakun Macok ini cukup bisa ditemui di seluruh daerah dan juga kota-kota besar di Pulau Jawa. Ia memiliki ciri yang juga mudah untuk anda kenali, yakni bersuara kristal keras, iris mata yang berwarna coklat dan bagian punggung maupun dada burung bewarna kuning.

  1. Burung Pleci Auriventer

Tentu Burung Pleci Auriventer sudah cukup berbeda dari jenis burung kacamata lain, baik itu dari segi tubuh si burung maupun kicauanya.

Menurut pandangan dari para pleci mania, ia cukup dikenal sebagai burung yang lebih agresif dan juga mempunyai suara yang sedikit lebih ngebass dari burung sejenisnya.

Maka tak heran bila burung Pleci Auri ini harga pasaranya cukup mahal, disamping keberadaanya yang tidak begitu banyak.

Di teritori Indonesia sendiri, wilayah penyebaran burung jenis ini meliputi Pulau Bangka, Kepulauan Riau, Kepulauan Natuna Selatan, pulau Kalimantan hingga pesisir pantai timur pulau Sumatra.

Ia mempunyai badan lebih panjang daripada burung Pleci Dakun, iris matanya bewarna coklat dan dadanya berwarna agak keunguan dengan garis kekuningan.

  1. Burung Pleci Buxtoni

Berbeda halnya dengan jenis pleci yang satu ini, sebab Burung Buxtoni di Tanah Air tidaklH sulit untuk ditemukan. Burung kacamata ini banyak sekali dijual secara ombyokan di berbagai pasar tradisional burung di Jabar.

Selain itu, burung ini juga mempunyai postur tubuh yang cenderung lebih berisi serta bulat dan mempunyai suara kristal yang agak lebih melengking dan terdengar keras.

Wilayah penyebaran yang paling banyak untuk burung Pleci Buxtoni ini meliputi daerah Jawa Barat dan sebagian dari daerah Pulau Sumatera.

Ciri untuk dapat membedakanya adalah warna punggung yang cenderung lebih gelap, lingkar mata burung lebih tipis dan bagian iris mata bewarna coklat.

  1. Burung Pleci Montanus

Burung Pleci Montanus atau juga kerap disebut burung kacamata gunung merupakan jenis burung pleci yang memiliki ukuran tubuh yang bisa sampai 11 cm.

Burung ini juga cukup mudah untuk ditemukan, karena dia bisa hampir bisa ditemukan di hampir seluruh daerah Pulau Jawa.

Ciri yang dapat menjadi pembeda dari burung Pleci jenis Montanus ini dibanding sejenisnya adalah suara kristal yang dimilikinya terdengar lebih kasar, warna perut yang dimiliki keabu-abuan dan semua sisi tubuh burungnya bewarna kecoklatan serta tungging si burung bewarna kuning. Selain itu, iris mata yang dimiliki burung ini bewarna putih.

  1. Burung Pleci Dada kuning Bali

Burung Pleci dada kuning Bali memang hampir tidak ada bedanya bila dibandingkan dengan burung kacamata jawa.

Namun tetap saja ada beberapa ciri yang dapat diambil untuk sedikit mengenalinya, semisal ukuran tubuh yang relatif lebih besar dan juga lingkar putih pada sekitar daerah bagian mata lebih lebar.

Selain itu pula ia cukup mudah dikenali dengan suara yang dimilikinya yang dinilai cukup khas, yakni kicauanya yang menyerupai suara anak Ayam Ngalas.

Tak hanya itu, burung Pleci jenis Dakun Bali juga memiliki warna bulu yang agak lebih hijau dan terang. Meskipun demikian, mental dari burung asal Bali ini tidaklah terlau bagus, sebab ia tidak terlau berani untuk berkicau pada saat ada manusia, terkecuali untuk yang sudah dimaster.

  1. Burung Pleci Black Capped

Burung kacamata yang satu ini mempunyai ciri tubuh yang cukup mudah dikenali dari jenis pleci lainnya. Pleci black capped mempunyai dahi bewarna hitam yang dinilai sudah menjadi daya tarik yang tersendiri.

Selain memang karena mempunyai suara yang ngebas dan juga ngalas, banyak para penghobi kicau burung yang tertarik lantaran keunikan karakter dari burung ini.

Habitat asli dan wilayah penyebaran yang paling banyak untuk jenis kacamata yang satu ini berada di Pulau Sumatra.

Ia memiliki dada berwarna keabu-abuan dengan campuran atau kombinasi warna kuning dan hijau di bagian punggung. Iris matanya berwarna coklat, namun juga ada burung yang irisnya bewarna putih.

  1. Burung Pleci Salvadori Enggano

Mungkin dari sekian banyak jenis burung kacamata, Pleci Salvadori Enggano ini sedikit lebih manarik untuk dibahas. Ia mempunyai suara kicauan yang bisa dibilang agak sempurna.

Bermodalkan suara pleci ngebass kencang mendayu-dayu, Pleci ini sudah cukup menyita perhatian banyak orang.

Ditambah dengan postur yang cenderung lebih besar dari sejenisnya, tak mengherankan jika ia saat ini begitu digilai oleh para pecinta Pleci. Burung kacamata yang satu ini mempunyai dada bewarna abu-abu gelap dengan agak bercampur warna kuning.

Di bagian kepalanya juga terdapat semburat yang warnanya hitam. Wilayah peyebaran burung ini paling banyak berada di pulau sumatera.

Semoga artikel ini memberi manfaat untuk kamu yaa. Terimakasih, see you next post!

Kenali jenis-jenis burung pleci kacamata | ilmuhewan | 4.5