Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Karakteristik, Perkembangbiakkan, Makanan dan Kelebihan Kucing Yellow Pheasant

By On Friday, December 8th, 2017 Categories : Ciri dan Karakteristik

Karakteristik, Perkembangbiakkan, Makanan dan Kelebihan Kucing Yellow Pheasant – Mungkin kita masih merasa asing dengan sebutan Yellow Pheasant, atau beberapa diantara kita bahkan tidak pernah mendengar sama sekali sebutan itu. Mungkin kalian menebak-nebak apa sih yang unik dan kuning?

Seperti kata pepatah, Tak kenal maka tak sayang, Masih penasaran dengan apa itu Yellow Pheasant? yuk, kita kenalan dengan ayam unik satu ini.

Yellow pheasant termasuk kedalam salah satu anggota hewan ungags dan merupakan salah satu keluarga ayam pegar/pheasant.

Ayam ini cukup popular dikalangan penghobi ayam hias. Karena kepopulerannya itu, Harga jual ayam ini juga relative cukup mahal.

Baca Juga : Cara Mudah Menghipnotis Ayam Untuk Pemula

Meskipun demikian, hal itu tak menyurutkan minat para penghobi untuk berternak ayam Yellow Pheasant yang unik ini.

Karakteristik Tubuh

Seperti namanya, Yellow pheasant atau yang biasa disebut dengan Pegar kuning ini mempunyai bulu tubuh berwarna kuning mencolok dari bagian kepala, perut hingga bagian ekornya.

selain berwarna kuning, ayam ini memiliki warna coklat di bagian punggu dan kepala bagian belakang hingga menuju leher.

Sedangkan pada leher bagian atas berwarna merah dengan penambahan strip hitam. salin itu, di bagian ekor, bulunya berwarna lurik-lurik.

Pada umunya, pada pejantan, warna bulunya lebih terang dan lebih menarik di bandingkan dengan warna bulu betina. Sedangkan Yellow pheasant betina cenderung lebih pucat dan kusam warna bulunya.

Ekor ayam ini cukup Pendek dan pada  ayam jantan memiliki ekor yang sedikit lebih panjang. Fungsi dari ekor tersebut dapat  digunakan untuk keseimbangan dalam bertengger.

Perkembangbiakkan

Pada umur lima bulan keatas, ayam ini akan lebih diketahui jenis kelaminnya. Umur produktif untuk pejantan adalah sekitar 1,5 tahun lebih dan sedangkan pada betina umur produktifitasnya sekitar 1 tahun lebih.

Yellow pheasant hanya mampu bertelur satu kali dalam setahun. Dalam sekali bertelur, Yellow pheasant dapat menghasilkan 7 hingga 15 butir namun cukup jarang diatas 20 butir dan akan menetas pada hari ke 22 atau 23.

Ayam ini juga tidak bisa mengerami dan merawat sendiri anak-anaknya sehingga saat bertelur sebaiknya telurnya ditetaskan menggunakan mesin penetas telur.

Makanan Favorit

Meskipun ayam ini tergolong ayam liar, namun Yellow pheasant masih bisa dijinakkan. Makanan favorit Yellow pheasant ini berupa sayuran, biji-bijian dan hewan serangga seperti jangkrik, cacing hongkong dan bekecot yang dipotong-potong terlebih dahulu dengan pemberian tiap 3 hari sekali sebagai selingan.

Ternyata Yellow pheasant juga memiliki sifat kanibalisme. Apabila asupan makanan tidak terpenuhi, maka ayam ini akan memakan teman sejenisnya yang lain.

Ayam ini sangat membutuhkan persediaan air yang harus selalu tersedia, yaitu sekitar 210 hingga 400 mililiter per harinya.

Kelebihan Ayam Yellow Pheasant

Saat ini, Ayam Yellow pheasant sudah mulai banyak dikembangkan di masyarakat luas. Hanya dengan memiliki lahan yang sempit pun bukan menjadi penghalang untuk dapat memelihara dan berternak ayam pegar kuning ini.

Apalagi jenis makanan yang mereka konsumsi sangat mudah kita temukan di sekitar tempat tinggal kita.

Keunggulan pegar kuning ini adalah adaptasi daya tahan yang tinggi terhadap serangan penyakit dibandingkan unggas-unggas yang lainnya.

Selain itu, sifat mereka yang cenderung agresif justru menguntungkan peternak karena ayam menjadi mudah beradaptasi terhadap lingkungan baru dan tidak mudah stress.

Baca Juga : Ciri dan Karakteristik Ayam Kapas

Loading...
Karakteristik, Perkembangbiakkan, Makanan dan Kelebihan Kucing Yellow Pheasant | ilmuhewan | 4.5