Jenis-jenis Ayam Poland (Ayam Mahkota)

By On Friday, June 16th, 2017 Categories : Jenis dan Macam

Jenis-jenis Ayam Poland (Ayam Mahkota) – Ayam Poland atau yang juga dikenal dengan nama ayam mahkota merupakan salah satu jenis ayam yang memiliki keunikan dan ciri-ciri tersendiri.

Ayam ini memiliki keunikan pada kepalanya yang memiliki bulu yang berdiri seperti jambul. Jambul yang terdapat pada kepala ayam Poland tumbuh lebat dan hampir menutupi seluruh kepalanya bahkan menutupi matanya.

Saat ini ayam Poland atau ayam mahkota banyak dicari, banyak peternak yang mulai membudidayakan jenis ayam yang satu ini. Umumnya, ayam ini dipelihara sebagai ayam hias.

Baca Juga : Jenis-jenis Penyakit Ayam yang Disebabkan Oleh Virus

Untuk makanannya sendiri, ayam jenis ini sebaiknya diberikan makanan berupa voer karena protein dan biji-bijian yang terkandung di dalamnya sudah cukup memenuhi kebutuhan nutrisi ayam tersebut.

Memberikan makanan yang bervariasi terkadang membuat ayam tidak mau makan sehingga ayam menjadi mudah terserang penyakit.

Selain itu, sebaiknya ayam diberikan batas untuk minum, karena terlalu banyak minum justru akan membuat ayam Poland menjadi pilek.

Minuman yang disiapkan dalam jumlah banyak di dalam kandang akan membuat ayam Poland minum terus. Oleh karena itu, berikan minum seperlunya saja.

Dilihat dari keunikannya, ayam Poland atau ayam mahkota ini terdiri dari tiga jenis. Berikut di antaranya:

  1. Ayam Poland Galur Murni

Jenis ayam Poland yang satu ini dikenal dengan nama ayam Poland galur murin. Ayam Poland yang satu ini memiliki bulu berwarna hitam dan abu-abu. Jambul yang terdapat pada ayam Poland galur murni ini berwarna putih.

  1. Ayam Poland Three Color

Jenis ayam Poland lainnya yaitu dikenal dengan nama ayam Poland three color. Sesuai dengan namnaya, ayam Poland jenis ini memiliki keunikan berupa bulunya yang memiliki 3 warna.

  1. Ayam Poland Bertanduk

Sedangakan untuk jenis ayam Poland yang satu ini memiliki jambul mahkota berbulu. Selain itu, ayam Poland bertanduk ini juga memiliki jengger yang menyerupai tanduk.

Terlepas dari ketiga jenis ayam Poland tersebut yang memiliki keunikan masing-masing, ayam Poland juga memiliki kelemahan. Kelemahan tersebut terletak pada daya tetas telurnya yang lebih rendah jika dierami sendiri.

Akan tetapi, kelemahan tersebut dapat diatasi dengan penggunaan mesin tetas telur atau incubator.

Jika Anda tertarik untuk memelihara ayam Poland, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Untuk memelihara ayam Poland indukan, pilihlah ayam yang sehat dengan bobot tubuh yang seimbang.

Ayam indukan yang siap kawin biasanya berumur di atas 7 bulan. Ayam Poland jantan dan betina disatukan dalam kandang dengan perbandingan jantan dan betina yaitu 1 banding 3.

Satu ekor ayam Poland indukan yang sudah cukup umur dapat menghasilkan telur sebanyak 20 butir.

Telur dapat ditetaskan dalam mesin tetas listrik agar proses menetas lebih cepat. Keberhasilan menetas dapat mencapai 80 persen tergantung dari kondisi bibit indukan.

Sedangkan untuk penyakitnya sendiri, ayam Poland biasanya terserang penyakit yang berkaitan dengan pernapasan (Chronic Respitory Disease) dan mencret (kotoran berwarna putih hijau).

Jika ayam Poland sakit, sebaiknya segera karantina ayam yang sakit agar tidak menularkannya kepada ayam yang sehat. Setelah itu berikan obat antibiotik dan vitamin kepada ayam yang sakit. Vitamin yang dapat diberikan seperti Vitaplex dan vitachick.

Selain itu sebiaknya hindari ayam Poland dari suara yang keras dan mengagetkan, karena hal itu akan membuat ayam Poland menjadi stress sehingga ayam Poland tidak mau makan dan akhirnya mati.

Baca Juga : Daftar Harga Ayam Brahma Jumbo Terbaru

Loading...
Loading...
Jenis-jenis Ayam Poland (Ayam Mahkota) | ilmuhewan | 4.5