Jenis dan Cara Mengobati Penyakit Pada Ikan Cupang

By On Friday, July 28th, 2017 Categories : Jenis dan Macam, Penyakit Hewan

Jenis dan Cara Mengobati Penyakit Pada Ikan Cupang – Para penghobi ikan cupang, pastinya sangat menyukai info-info seputar ikan cupang ini.

Mulai dari cara merawatnya, bagaimana pemberian pakannya, dan tentunya hingga mengadakan kontes untuk adu ikan cupang.

Akan tetapi, tidak hanya meningkatkan kualitas ikan cupang saja yang harus diperhatikan. Kesehatan daripada ikan cupang itu sendiri tentunya sangat penting dan menjadi poin yang cukup penting.

Pada kesempatan ini, akan dibahas mengenai jenis-jenis penyakit ikan cupang dan cara mengobati sekaligus menyembuhkan penyakit ikan cupang.

Baca Juga :

Perbedaan Ikan Cupang Jantang dan Betina

Cara Melatih Mental Bertanding Ikan Cupang

Cara Memperindah dan Mempercantik Warna Ikan Cupang

Cara Mengatasi dan Mengobati Penyakit Dropsy (Sisik Nanas) pada Ikan Cupang

Ini Dia Standar yang Digunakan dalam Kontes Cupang Versi ABI (Asosiasi Betta Indonesia)

Sebagai penghobi ikan cupang, tentunya merupakan hal yang sangat buruk sekali jika melihat ikan cupang yang kita miliki terkena penyakit.

Kita perlu memperhatikan obat-obat yang diperlukan pada proses penyembuhannya seperti Blitz Icht maupun garam aquarium, dan lain-lain.

Maka dari itu, berikut jenis-jenis penyakit serta beberapa cara penyembuhan dari penyakit ikan cupang dibawah ini :

Fin Rot (Busuk Sirip)

  • Penyebab penyakit : Adanya bakteri, kondisi air yang kotor
  • Sifat Penyaki t: Dapat dengan mudah menular
  • Gejala : Muncul warna gelap atau kemerahan seperti berdarah di bagian pinggiran sirip. Sirip yang terserang penyakit ini lama kelamaan jadi habis seperti rontok/sobek, ikan masih aktif bergerak, nafsu makan tetap baik, sirip bisa menguncup serta warna memucat. Bila sudah parah busuknya, maka akan merembet sampai ke badan ikan.
  • Pengobatan :
  1. Dapat dilakukan isolasi/karantina ikan yang sakit
  2. Mengganti air full serta tempat ikan dicuci bersih
  3. Setelah itu, diikuti dengan pemberian antibiotik (Ampicillin, Super Tetra, dsb yang mana yang lebih mudah tersedia dan didapatkan, dosisnya hanya 1 tetes per aquarium)
  4. Gunakan General Tonic (bisa merk Rid All, Tetra, dsb), garam aquarium
  5. Mengganti air full 3 hari kemudian.
  6. Jika masih belum ada tanda-tanda membaik, ulangi lagi pengobatan seperti di atas. (Sirip yang rusak bisa tumbuh kembali seperti semula, tapi nggak akan seindah dulu sebelum mengalami penyakit)

White Spot / Ick (Bintik Putih)

  • Penyebab : Parasit, kondisi air yg kotor. Dapat juga berasal dr pakan hidup yang kurang bersih
  • Sifat Penyakit : Sangat mudah menular
  • Gejala : Munculnya bintik-bintik putih di badan ikan, ikan kurang aktif bergerak, kurang nafsu makan, sirip bisa menguncup, warna menjadi pucat. Ikan sering bergerak cepat dan menabrak dinding aquarium, seperti berusaha menggaruk-garuk badannya.
  • Pengobatan:
  1. Pertama-tama, isolasi/karantina ikan yang sakit
  2. Kemudian mengganti air full serta tempatnya dicuci bersih
  3. Lalu, tambahkan Methylene Blue (bisa merk Blitz Ich, Rid All, Tetra, dsb)
  4. Bisa juga diikuti dengan penambahan garam Aquarium
  5. Setelah itu, jemur ikan di bawah sinar matahari pagi
  6. Terakhir, ganti air full 3 hari kemudian. Jika masih belum menunjukkan adanya tanda-tanda membaik, ulangi lagi pengobatan seperti dari atas.

Pop Eye (Mata Bengkak)

  • Penyebab : Bakteri, atau kondisi air yang kotor
  • Sifat Penyakit : Dapat menular
  • Gejala : Mata ikan mulai membengkak, pada tahap awal bisa mulai dari satu mata, kemudian merembet ke mata yang lainnya, ikan kurang aktif bergerak, nafsu makan berkurang dan kadang-kadang tidak mau makan sama sekali, sirip bisa menguncup dan warna memucat. Bila sudah parah, bengkaknya akan semakin membesar sehingga ikan akan tampak seperti ikan mas koki.
  • Pengobatan :
  1. Pertama-tama, isolasi/karantina ikan yang sakit
  2. Setelah itu, ganti air full dan tempatnya dicuci bersih
  3. Pemberian antibiotik (Ampicillin, Super Tetra, dsb yang mana yang lebih mudah tersedia, dosisnya 1 tetes per aquarium)
  4. Gunakan obat Anti Internal Bacteria (bisa merk Intrepet, dsb)
  5. Penambahan Garam Aquarium

Swim Bladder Disorder (Kembung/sembelit)

  • Penyebab : Kebanyakan makan
  • Sifat Penyakit : Tidak menular
  • Gejala : Perut ikan terlihat membengkak sehingga ikan akan mengalami kesulitan berenang, kadang berenang nungging/miring atau menggelosor dengan perutnya, ikan menjadi kurang aktif bergerak, nafsu makan berkurang dan kadang-kadang tidak mau makan sama sekali.
  • Pengobatan:
  1. Mengurangi ketinggian air pada akuarium
  2. Atau, bisa juga ikannya dipuasakan terlebih dahulu
Loading...
Loading...
Jenis dan Cara Mengobati Penyakit Pada Ikan Cupang | ilmuhewan | 4.5