Hal yang Harus diperhatikan sebelum ternak kambing jawa

By On Sunday, October 23rd, 2016 Categories : Ternak Hewan
  1. Pemilihan Bibit Unggul Kambing

Penjantan

Kondisi dari tubuhnya adalah sehat, mampu tumbuh dengan besar sesuai dengan usia, bulunya terlihat bersih serta mengkilap, ukuran dari badannya adalah panjang, kakinya lurus, penampilannya gagah, tidak ditemukan cacat fisik, rumitnya tinggi, aktif serta mempunyai nafsu kawin yang tinggi, mudah ereksi, dan buah zakarnya normal

Betina

hal-penting-kambing-jawa

Kondisi pada tubuhnya terlihat sehat, bulunya bersih dan juga mengkilap, badannya tidak terlalu gemuk, tidak ditemukan cacat fisik, alat kelaminnya normal, mampu mengasuh anak dengan baik, buah susunya normal (halus serta kenyal).

Baca Juga : Jenis Hama dan Penyakit Yang Menyerang Peranakan Kambing Etawa

  1. Masa Perkawinan

Kambing telah menginjak masa dewasa yaitu pada saat berusia 6-8 bulan dimana ditandai dengan mulai munculnya rasa birahi.

Jumlah usianya anda bisa mengetahuinya dengan cara melihat catatan kelahiran atau dilihat dari giginya. Kambing betina yang telah siap untuk dikawinkan pada usia 10-12 bulan sedangkan pada kambing jantan yaitu pada usia lebih dari 1 tahun.

Ciri-ciri kambing betina yang mulai meminta kawin akan terlhat jika gelisah, terjadi pembengkakan pada alat kelamin luar ( alat kelamin menjadi basah, berwarna kemerahan serta hangat ), bagian ekornya seringkali digerak-gerakkan, nafsu makan berkurang, terlihat hanya diam saja apabila dinaiki pejantan.

Pada umumnya kondisi tersebut terjadi sekitar 30 jam serta mempunyai siklus minta kawin kurang lebih 17 hari.

Sedangkan untuk waktu mengawinkan yang ideal yaitu pada 12-18 jam setelah terlihatnya tanda-tanda minta kawin. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah proses perkawinan serta mampu memperkecil resiko kegagalan.

Tempatkan kambing jantan dan betina kedalam satu kandang dan juga hindari perkawinan sedarah agar supaya bertujuan untuk mengurangi resiko cacat genetik.

  1. Masa Kelahiran

Kambing yang akan melahirkan mempunyai tanda-tanda seperti tampak gelisah, kakinya selalu menggaruk-garuk ke tanah, pinggul kambing mulai mengendur, mengembik, ukuran kambing yang sangat besar serta jika dipencet mengeluarkan cairan susu atau disebut juga kolostrum, nafsu makannya turun dan juga alat kelaminnya membengkak

  1. Perawatan Anak Kambing

Terkadang pada kambing yang setelah melahirkan kurang perhatian terhadap anak yang baru dilahirkan. Dekatkanlah indukan ke anaknya agar supaya mau menyusui, jika tidak mau menyusui Anda bisa membuatkan susu buatan.

Susu buatan tersebut terbuat dari campuran antara susu putih, gula satu sendok teh, serta sebutir telur ayam kemudian campurkan dengan segelas kecil air matang. Berikan 2 kali sehari sampai indukan mau menyusui anaknya.

Kambing yang menyusui sekitar 2,5 – 3 bulan, pada model peternakan tradisional mampu mencapai 5-6 bulan

  1. Pendugaan Usia Kambing

Usia kambing dapat diperkirakan dari  jumlah giginya yang tumbuh :

  1. keseluruhan giginya belum permanen (kurang dari 1 tahun)
  2. 1 pasang gigi permanen (1-2 tahun)
  3. 2 pasang gigi permanen (2-3 tahun)
  4. 3 pasang gigi permanen (3-4 tahun)
  5. keseluruhan gigi permanen (4-5 tahun)
  1. Pemberian Makan

Secara umumnya makanan untuk kambing dibagi menjadi dua jenis yaitu makanan hijauan dan konsentrat.

Makanan hijuan yaitu makanan yang berasal dari alam yang berupa rerumputan, rumput yang sengaja dibudidayakan dan juga  daun dari kacang-kacangan. Makanan konsentrat yaitu makanan yang berasal dari dedak padi atau bekatul.

Rumput menjadi sumber energi bagi kambing, jenis rumput yang biasanya diberikan adalah rerumputan alam atau rumput lapangan.

Jenis-jenis rumput yang sengaja dibudidayakan untuk pakan kambing ialah rumput setaria, clitoria ternatea, serta brachiaria. Sisa hasil pertanian dapat menjadi alternatif pengganti pakan hijauan yaitu dedak padi, daun pepaya, kulit serta daun singkong, batang kangkung, jerami padi dan juga daun jagung.

Selain itu pakan kambing yang dapat menjadi sumber protein untuk pertumbuhan antara lain daun kacang panjang, daun kedelai, daun lamtoro, daun kacang tanah, daun gamal, daun turi, serta daun kaliandra.

  1. Perawatan Kandang kambing

Usahakan kandang kambing menghadap ke arah timur agar memenuhi syarat kesehatan hewan ternak. Bahan pembuat kandang haruslah yang kuat, murah serta mudah didapatkan.

Sebaiknya kandang dibuat panggung serta mempunyai atap dan juga dilengkapi tempat makan dan minum. Berikan ventilasi pada dinding kandang guna mempermudah sirkulasi udara.

Ukuran kandang kambing yang ideal :

  1. Untuk Anak adalah 1 x 1,2 m  untuk 2 ekor (lepas sapih)
  2. Jantan dewasa adalah 1,2 x 1,2 m / ekor
  3. Betina dewasa adalah 1 x 1,2 m / ekor
  4. Indukan dan anak adalah 1,5 x 1,5 m / induk ditambah 2 anak

Baca Juga : Panduan dan Cara Ternak Kambing Etawa Untuk Pemula

Loading...
Hal yang Harus diperhatikan sebelum ternak kambing jawa | ilmuhewan | 4.5