Fungsi Dan Peranan Paru-Paru Pada Katak

By On Tuesday, February 14th, 2017 Categories : Mnafaat dan Khasiat

Fungsi Dan Peranan Paru-Paru Pada Katak – Katak merupakan hewan amphibi, oleh karena itu dalam perkembangannya menuju katak dewasa kata mengaalami dua habitat yang berbeda, sehingga mempunyai dua tempat adaptasi.

Metamorfosis yang terjadi pada kehidupan katak (air menuju darat) menyebabkan berbagai macam adaptasi yang terjadi pada organ-organ tubuh, terutama terjadi pada organ pernapasan.

Kebutuhan akan oksigen senantiasa terjadi dalam perkembangan katak dan makhluk hidup lainnya. Larva katak bernapas menggunakan insang luar di permukaan tubuh yang terdiri atas lipatan-lipatan penuh kapiler pembuluh darah yang akan mengikat oksigen terlarut dalam air dan membuang karbondioksida dengan pertukaran gas.

Baca Juga : Pengertian, Cara Dan Proses Metamorphosis Katak

Perkembangan larva katak menjadi katak yang disiapkan dapat hidup didaratan akan menyebabkan insang hilang.

Katak dewasa dilengkapi dengan tiga permukaan tubuh yang digunakan untuk pertukaran gas. Katak dewasa bernapas menggunakan lapisan kulit; paru-paru; dan lapisan rongga mulut.

Kulit katak tersusun atas membran yang tipis dengan jaringan pembuluh darah yang terletak tepat dibawahnya.

Pernapasan melalui kulit membantu mencukupi asupan oksigen tersebar, terutama ketika sang katak berada di wilayah perairan.

Membran tipis pada kulit memudahkan difusi oksigen mengalir masuk ke dalam tubuh dan langsung masuk ke dalam sistem sirkulasi (melalui pembuluh darah kutaneus).

Ketika katak meninggalkan perairan, kelenjar mukus (lendiri) akan menjaga kelembapan kulit dengan lendir yang dihasilkan yang akan membantu pengikatan oksigen dari udara saat di daratan.

Katak memiliki mekanisme pernapasan yang hampir sama dengan mamalia ketika di daratan. Udara masuk melalui lubang hidung (nostril) masuk ke rongga mulut dan turun ke paru-paru.

Katak tidak memeiliki tulang rusuk ataupun diafragma yang membantu pemompaan masuknya udara ke dalam tubuh seperti pada manusia.

Proses masuknya udara ke dalam tubuh saat di daratan pada katak (selain terjadi pada lapisan kulit) dibantu dengan gerakan mulut.

Untuk menarik udara masuk, katak akan menurunkan dasar rongga mulut sehingga akan membuat tenggorokan membesar (menggelembung). Pada saat ini lubang hidung akan membuka, udara masuk ke dalam rongga mulut yang membesar.

Lubang hidung kemudian akan menutup dan udara akan diteruskan ke paru-paru melalui gerakan kontraksi dari otot-otot di dasar mulut.

Proses pembuangan karbondioksida dari dalam tubuh (melalui paru-paru) terjadi saat dasar mulut turun ke arah bawah dan mendorong karbondioksida naik, masuk ke dalam rongga mulut secara perlahan.

Lubang hidung membuka, dasar mulut perlahan naik dan akhirnya mendorong karbondioksida keluar tubuh melalui lubang hidung. Diantara vertebrata daratan lainnya, amphibia termasuk katak memiliki paru-paru yang kecil dan hanya ditemukan pada katak dewasa.

Dengan demikian jika hanya mengandalkan paru-paru dalam pertukaran gas untuk pemenuhan kebutuhan oksigen akan kurang efektif, hal ini karena katak memiliki luas permukaan daerah respirasi untuk pertukaran gas sangat kecil (terbatas).

Untuk mengatasi hal tersebut, katak dan amphibi lainnya senantiasa menggunakan permukaan tubuh (kulit) yang selalu lembab untuk memaksimalkan pemenuhan kebutuhan akan oksigen dan pembuangan karbondioksida melalui proses difusi gas pernapasan.

Baca Juga : Ciri dan Karekteristik Itik Serati

Loading...
Loading...
Fungsi Dan Peranan Paru-Paru Pada Katak | ilmuhewan | 4.5