Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Embrio Ayam

By On Thursday, October 26th, 2017 Categories : Info Lainnya

Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Embrio Ayam – Saat ini pemahaman unggas dalam hal ini ayam, untuk perkembangan embrionya terjadi diluar tubuh induknya, berbeda dengan hewan yang berkategori mamalia. Oleh karenanya dalam proses perkembangannya memperoleh makanan dari telur.

Sebelum peneluran yaitu terjadi pembuahan, pembelahan dan pertumbuhan embrio.

Kemudian adalah masa antara peneluran dan penetasan, kemungkinan embrio tak berkembang.

Tahapan berikutnya adalah 18 jam sebagai tanda perkembangan embrio sudah dapat diketahui, di 19 jam terbentuk tracus alimentarus, 20 jam adalah tahap terbentuk columna vetebralis, setelahnya adalah 21 jam mulai pembentukan system saraf, pembentukan kepala di jam ke 22 dan terbentuknya pembuluh darah pada vitelina di jam ke-23.

Tipe pembelahan pada telur ayam disebut meroblastik diskoidal karena bagian yang membelah seperti cawan. Telur ayam mempunyai panjang sekitar 12 cm dengan lebar 4 cm.

Untuk mengidentifikasi morfologi dan struktur embrio dimulai pada tahap awal perkembangan embrio, yaitu 24-72 jam inkubasi. Embrio pada umur 24 jam terlihat struktur neural fold yang nantinya mengalami perkembangan menjadi neural tube. Notochord adalah perkembangan awal pada embrio. Sedangkan di umur embrio 33 jam untuk struktur otak, yaitu prosencephalon, mesemcephalon dan rhombencephalon. Memasuki umur 48 jam struktur otak bagian rhombencephalon berkembang menjadi metencephalon dan myelencephalon, di usia 72 jam terlihat struktur otak bagian prosencephalon yang berkembang menjadi telencephalon dan diencephalon. Kesimpulannya di 72 jam terbentuk 5 bagian otak.

Seluruh proses perkembangan embrio ayam tak dapat dilihat secara kasat mata, namun menggunakan alat yang bernama candler dan prosesnya biasa disebut handling.

Candling dilakukan pada hari ke-7 hingga ke-18 di dalam inkubator atau mesin tetas. Dilakukan mulai hari ke-7 yaitu menyeleksi telur yang tidak ada embrionya (infertil), di hari ke-12 adalah masa untuk menyeleksi embrio yang mati atau tak berkembang.

Pada masa perkembangan embrio dibantu oleh kantong kuning telur, amnion dan alantois. Dinding kantong kuning telur menghasilkan enzim yang berfungsi mengubah isi kuning telur sehingga mudah diserap oleh embrio bernama Amnion dan alantois. Sedangkan fungsinya amnion sebagai bantal, sedangkan alantois berfungsi sebagai pembawa oksigen ke embrio, untuk menyerap zat asam dari embrio, mengambil sisa-sisa pencernaan yang terdapat dalam ginjal, menyimpan dalam alantois, serta mencerna albumen.

Setelah itu, telur diletakkan pada suhu dan pelembaban yabg sesuai sehingga anak ayam akan menetas dihari ke-21.

Untuk telur ayam, ada 3 lapisan yang perlu diketahui, yaitu :

  1. Bungkus telur primer

Bungkus telur primer itu yang membungkus membrana vitelin yang dihasilkan oleh ooplasma.

  1. Bungkus telur sekunder

Bungkus telur ini disusun oleh ovarium yang terdiri sari sel-sel foliken yang disebut korona radiata dan zona pelusida.

  1. Bungkus telur tersier

Bungkus telur tersier adalah bungkus telur yang dihasilkan dari sekresi kelenjar-kelenjar pada dinding saluran genitalia betina yang berupa oviductus dan uterus.

Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan embrio pada dasarnya ada 3, yaitu:

  1. Suhu

Apabila suhu tinggi, sebenarnya akan membuat perkembangan embrio semakin cepat. Proses perkembangan embrio berlangsung, tetapi ada suhu optimal inkubasi akan membuat embrio menjadi rusak.

  1. Keberhasilan gastrulasi

Keberhasilan proses gastrulasi adalah proses yang paling menentukan dalam perkembangan embrio ayam.

  1. Kondisi lingkungan

Bila kondisi lingkungan tidak kondusif atau buruk, maka dapat dipastikan menggangu perkembangan embrio ayam.

Demikian informasi mengenai perkembangan embrio dan faktor yang mempengaruhi perkembangan pada ayam.

Baca Juga : Tahap Perkembangan Embrio Ayam Di Dalam Telur

Loading...
Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Embrio Ayam | ilmuhewan | 4.5