Faktor Penting Yang Harus Diperhatikan Sebelum Ternak Lele Phyton

By On Saturday, May 20th, 2017 Categories : Info Lainnya

Faktor Penting Yang Harus Diperhatikan Sebelum Ternak Lele Phyton – Siapa bilang membudidayakan lele phyton sangat lah sulit? Asalkan langkah – langkah kamu sudah sesuai maka hasil pun akan kamu dapatkan.

Memang kata – kata sulit sudah menjadi hal yang lumrah untuk memulai usaha.

Apalagi untuk kamu yang masih terbilang baru. Tapi itu semua tidak jadi masalah jika kamu sudah melakukan sesuai prosedur.

Baca Juga : Cara Ternak dan Budidaya Lele Phyton

Mari simak beberapa faktor penting yang harus kamu perhatikan sebelum ternak lele phyton.

Bibit

Lele phyton memang unggul jika dibandingkan dengan lele lainnya. Mengutip dari infopeternakan yang mengatakan bahwa lele phyton ini sudah mampu mengungguli lele sangkuriang pada saat itu.

Lele phyton sendiri merupakan hasil kawin persilangan antara lele dumbo dan lele Thailand. Jadi sudah tentu merupakan bibit unggul yang nantinya dapat menguntungkan kamu.

Sebelum memutuskan untuk memboyongnya ke rumah pun kamu harus mencari bibit lele phyton yang memiliki gerakan yang lincah, bermarna hitam pekat dan tidak berpenyakit. Kalau faktor – faktor ini sudah ada pada lele tersebut, maka boleh kamu bawa pulang.

Ingat, jika lele yang kamu boyong tidak memiliki kriteria tersebut kamu jelas akan mengalami kerugian di kedepannya. Lele phyton yang tidak sehat justru akan membuatnya cepat mati dan merugikanmu lho.

Pemberian Pakan

Memiliki tubuh yang berisi memang diidamkan sebagian orang. Apalagi jika lele phton mempunyai tubuh yang sintal dan daging yang banyak. Siapa yang tidak tertarik membelinya?

Oleh sebab itu, untuk mendapatkan daging yang padat maka kamu harus memberinya makan 3x sehari atau 2x sehari. It’s depend on you. Namun ingat, memberi pakan di waktu yang tepat juga akan menghasilkan lele yang bagus lho.

Seperti layaknya manusia, lele juga bisa mengalami stress. Maka dari itu berikan beberapa vitamin agar lele terhindar dari penyakit satu ini. Jika stress sudah melanda maka akan berdampak pada pertumbuhannya yang melambat lho.

Kolam

Di jaman sekarang para peternak lebih memilih kolam terpal jika dibandingkan dengan kolam semen. Selain murah, kolam terpal juga lebih praktis.

Tapi ada juga para peternak yang masih menyukai pemakaian kolam dari kolam semen, tanah dan kolam boster. Ingat, untuk kolam sendiri berukuran 3×4 meter dan dapat diisi minimal 2400 ekor hingga 4800 ekor. Jangan lebih ya!

Perhatikan tinggi dan dalam kolam tersebut agar tidak salah membuatnya. Tinggi kolam pun hanya 1 sampai 1,5 meter. Terhindar dari sinar matahari karena jika sering terpapar matahari akan berdampak pada kesehatannya.

Oleh karena itu, kamu pasti pernah melihat lele sering bersembunyi di air yang keruh, bukan? Ini karena lele menghindari sinar matahari langsung.

Jangan lupa untuk mengisi air kolam tidak lebih dari 40 cm. Fungsinya agar kamu lebih mudah melihat dan memantau perkembangan si lele.

Tapi lain halnya jika lele sudah mempunyai panjang tubuh hingga 10 cm maka disarankan untuk mengisi air setinggi 70 cm.

Pemberian Kapur

Untuk yang sudah sering melakukan kegiatan ini sebelum tebar bibit pun merupakan hal yang biasa. Kapur yang diberikan pun tidak sembarangan karena berjenis dolomit atau kapur tohor.

Fungsi dari pengapuran ini sendiri dapat menstabilkan pH dari kolam yang sering terkena hujan. Air hujan ini ternyata dapat merubah Ph air dalam kolam menjadi asam. Itu berdampak jelek untuk lele phyton.

Menguras Air Kolam

Air kolam yang tidak diganti – ganti akan berdampak jelek untuk kesehatan lele lho. Gantilah air kolam setiap 2 bulan sekali atau setelah lele panen.

Usahakan membersihkannya hingga kotoran di dasar kolam terbuang. Kotoran yang menumpuk akan mengakibatkan kuman – kuman yang dapat merusak kesehatan lele.

Bagaimana? Langkah – langkahnya terbilang mudah, bukan? Jangan khawatir untuk kamu yang masih pemula. Asalkan memperhatikan beberapa faktor di atas maka kamu bisa membudidayakan lele phyton dengan cara yang tepat dan baik.

Baca Juga : Penyebab dan Solusi Larva Lele Yang Mati Setelah Menetas

Loading...
Loading...
Faktor Penting Yang Harus Diperhatikan Sebelum Ternak Lele Phyton | ilmuhewan | 4.5