Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Fakta Unik Si Pembangun Ekosistem, Cacing

By On Monday, February 8th, 2016 Categories : Ekosistem

Kamu tentu tahu hewan cacing kan? Hewan yang memiliki tubuh licin dan menggeliat ini memang sering dianggap sebagai hewan yang dianggap menggelika bahkan karena hewan tersebut hidup pada tempat yang kotor, cacing juga sering dianggap sebagai hewan yang menjijikan.

Cacing banyak dijumpai pada tempat yang gelap dan lembab, hal ini dikarenakan hewan bertubuh licin tersebut membutuhkan suhu udara yang dingin untuk mendukung kehidupannya.

Umumnya cacing sering kita jumpai di dalam tanah karena memang tanah merupakan habitat yang ideal bagi hewan tersebut.

Untitled

Cacing menggali tanah untuk terus masuk kedalamnya hingga menemukan makanan dan tempat untuk berkembang biak. Cacing tersebut akan meletakkan telur- telurnya pada bagian tanah yang dalam agar tidak terganggu oleh hewan lain.

Baca Juga : Pengertian dan Fungsi sistem Pernapasan Pada Hewan Invertebrata

Cacing merupakan hewan hermaphrodite atau yang disebut juga sebagai hewan yang memiliki reproduksi ganda yaitu sebagai jantan dan betina. Cacing akan melakukan perkawinan dengan hewan cacing lainnya ataupun dapat membuahi dirinya sendiri tanpa perlu adanya perkawinan.

Cara bernafas cacing adalah dengan menggunakan kulitnya oleh karena itu terkadang cacing muncul ke permukaan tanah selain untuk mencari makan juga untuk bernafas. Namun, kegiatan cacing dipermukaan tersebut biasanya hanya sebentar karena cacing tidak tahan pada suhu yang panas.

Tubuh cacing tersebut hampir 80% terdiri dari air sehingga apabila ia berada pada tempat yang panas dengan waktu yang cukup lama maka hewan tersebut akan mati.

Keberadaan cacing di alam sangatlah banyak dan dengan beragam spesies. Berdasarkan penelitian lebih dari 3.000 spesies cacing yang dapat ita temukan di habitat aslinya. Bentuk cacing memanglah sangat unik karena ia memiliki bentuk tubuh yang selalu sama dari ujung hingga pangkalnya.

Hal ini terkadang membuat kita kesulitan untuk membedakan mada kepala dan ekor dari tubuh cacing tersebut. cacing tidak memiliki indera penglihatan dan indera pendengaran seperti umumnya hewan lain. Cacing akan bergerak dan mencari mangsanya berdasarkan insting.

Siklus hidup cacing termasuk kedalam kategori hewan yang mampu bertahan hidup dalam waktu yang cukup lama. Terdapat beberapa spesies cacing yang mampu bertahan hidup hingga 3-4 tahun.

Keunikan lainnya dari hewan menggeliat ini adalah kemampuannya untuk menggandakan diri. Kamu tentu pernah melihat cacing yang terbelah kan? Saat tubuh cacing terbelah, bagian potongan tubuhnya akan tetap bergerakk dan hidup bahkan seperti membentuk tubuh cacing yang baru.

Sangat unik bukan? Bahkan hewan ini juga tidak memiliki darah karena seperti yang telah disebutkan bahwa tubuh cacing sebagian besar di dominasi oleh air.

Meski keberadaan hewan cacing dianggap mengganggu dan menjijikan namun sebenarnya cacing juga memiliki peranan yang cukup penting khusunya di alam terutama tanah. Tanah yang memiliki banyak cacing menandakan bahwa tanah tersebut subuh.

Di dalam tanah, cacing tersebut akan bergerak membentuk rongga- rongga sehingga tanah menjadi gembur dan mudah untuk ditembus oleh akar tanaman.

Selain itu feses cacing juga ternyata sangat bermanfaat memberikan nutrisi atau hara tanah sehingga tanah menjadi subur dan tanaman yang tumbuh akan berproduksi dengan baik. Jadi, tidak selamanya hewan yang dianggap menjijilkan tidak bermanfaat ya.

Baca Juga : Penjelasan dan Peranan dari Sistem ekskresi Pada Hewan

Loading...
Fakta Unik Si Pembangun Ekosistem, Cacing | ilmuhewan | 4.5