Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Fakta unik ikan sapu-sapu, si pembersih akuarium

By On Sunday, October 8th, 2017 Categories : Fakta Unik

Fakta unik ikan sapu-sapu, si pembersih akuarium – Suka makan siomay?

Untuk siomay sendiri biasa ada campuran ikan tepung dengan ikan tenggiri, tuna atau patin.

Nah santer beredar kabar kalau ada siomay dengan campuran ikan sapu-sapu, yang sebenarnya berbahaya untuk kesehatan. Apakah itu ikan sapu-sapu?

Berikut fakta unik ikan sapu-sapu.

  1. Ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus, merupakan ikan tipe penghisap, yang masih satu keluarga dengan catfish, memiliki jawer atau sejenis perisai yang ada di bagian kepalanya, yang disebut scutes, yang mirip dengan baju pelindung.  Warnanya coklat gelap, dengan berbagai corak. Ada yang polos, berbintik ataupun dengan corak horizontal strip. Bagian mulutnya ada di bawah, karena sering menghisap seperti vacuum cleaner di dasar kolam. Pergerakannya lambat, bisa hidup di tempat yang kondisi oksigennya rendah.
  2. Panjang maksimum ikan sapu-sapu bisa mencapai 50 cm, dan berasal dari daerah Amerika Selatan. Sering dianggap sebagai ikan catfish karena kemiripannya. Ikan sapu-sapu bisa hidup sampai 15 tahun jika berada di habitat liar, dan sampai 10 tahun jika dipelihara di kolam. Ikan sapu-sapu lebih cocok untuk dijadikan peliharaan, dan bukan konsumsi. Sering menempel juga di kaca-kaca atau area yang ada di akuarium. Termasuk ikan yang sulit dipelihara bersama-sama dengan ikan sapu-sapu lain jika ukuran kolamnya kecil, karena ikan sapu-sapu termasuk ikan yang menjaga teritorial atau wilayah kekuasaan.
  3. Makanan ikan sapu-sapu adalah ganggang, tumbuhan air dan dedak yang ada di dasar akuarium atau sungai. Karena itu ikan sapu-sapu disebut juga sebagai ikan pembersih.  Selain ganggang dan dedak, ikan sapu-sapu juga sering menghisap bangkai ikan yang sudah mati. Namun ikan sapu-sapu juga suka buah-buahan, mengingat habitatnya yang ada di sungai yang kebanyakan dekat dengan pohon buah. Karena itu juga sering disebut sebagai suckermouth fish. Selain itu ikan sapu-sapu sering memakan kotoran yang ada di tubuh ikan lain.
  4. Ternyata ikan sapu-sapu bisa bertahan di berbagai habitat, termasuk lumpur yang merupakan air yang bercampur tanah, atau wilayah perairan yang kotor dengan berbagai racun seperti logam, karena itu sering ditemukan di got-got dan parit, dan bertahan hidup disana. Inilah yang dipakai oleh para pembuat siomay nakal yang ingin mendapatkan ikan murah dengan menggunakan campuran ikan sapu-sapu.  Ikan sapu-sapu bukan hewan yang angresif ketika remaja, namun menjadi semakin agresif saat menginjak dewasa.
  5. Untuk pemeliharaan, jangan menggunakan akuarium jenis arcrylic, tetapi lebih baik menggunakan jenis driftwood. Agar menghasilkan ikan sapu-sapu yang berkualitas, harus dicheck minimal seminggu sekali. Suhu air di dalam akuarium diatur di antara 23 sampai 30 derajat celcius, dengan jumlah air mencapai 100 gallon untuk pemeliharaan dalam jumlah banyak.  Ikan sapu-sapu bisa dipelihara dengan ikan lain, namun sebaiknya jangan dengan ikan sapu-sapu yang lain. Namun terlalu banyak jumlah ikan dan binatang di dalam kolam akuarium bisa menyebabkan stress. Ikan sapu-sapu bergerak dengan lambat.
  6. Sangat sulit untuk membedakan ikan sapu-sapu jantan dan betina, karena ukuran dan coraknya semua hampir sama. Untuk pembudidayaan, sediakan banyak ruangan untuk bersembunyi di dalam kolam, seperti dengan menambahkan tanaman-tanaman air dan buat terowongan gua dari coral. Beberapa orang bahkan kendi tanah liat yang berbentuk pecahan ke dalam akuarium. Di dalam kendi akhirnya jantan akan menarik betina untuk datang, yang akhitnya akan menghasilkan pembuahan.

Itu tadi fakta unik ikan sapu-sapu si pembersih akuarium.

Baca Juga : Jenis filter atau penyaringan akuarium dan bagaimana cara memilih filter yang baik

Loading...
Fakta unik ikan sapu-sapu, si pembersih akuarium | ilmuhewan | 4.5