Fakta dan tips budidaya ikan belanak

By On Monday, September 11th, 2017 Categories : Perkawinan

Fakta dan tips budidaya ikan belanak – Indonesia termasuk ke dalam kategori negara yang mengandalkan sektor industri perikanan.

Dengan adanya perkembangan teknologi, teknik perawatan dan pengemasan ikan sekarang sudah lebih maju. Ikan mengandung berbagai zat gizi yang baik untuk tubuh.

Banyak faktor yang mempengaruhi keputusan seseorang di dalam memilih jenis ikan yang akan dikonsumsi atau diolah kembali.

Baca Juga : Fakta lintah, pakan ikan-ikan hias jenis carnivora

Faktor kualitas, kandungan gizi serta harga menjadi faktor yang cukup mempengaruhi. Salah satu jenis ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah ikan belanak.

Mau tahu seperti apa ikan belanak? Berikut fakta dan tips budidaya ikan belanak.

  1. Ikan belanak merupakan  jenis ikan laut yang juga bisa hidup di air tawar, seperti sungai dan danau. Spesies ikan belanak termasuk ke dalam family Muggilidae. Ikan belanak berasal dari daerah Amerika Eropa Tengah, Australia, Selandia Baru dan Asia Tenggara, dan kini bisa dibudidayakan di berbagai tempat di pelosok dunia.
  2. Bentuk dari ikan belanak adalah memanjang dan pipih. Sirip punggung terdiri dari satu jari-jari keras dan delapan jari-jari lemah. Ikan belanak memiliki gigi yang jarang bahkan hampir tidak memiliki gigi. Seekor ikan belanak yang tinggal bebas lepas di lautan bisa bertahan hidup sampai 25 tahun. Ukurannya bisa mencapai 4,4 kilogram, namun ikan belanak yang sering kita jumpai di Indonesia ukurannya lebih kecil, dengan panjang yang berkisar antara 25-30 cm. Namun ada yang ukurannya bisa mencapai 75 cm.
  3. Makanan ikan belanak adalah jenis plankton dan ganggang, jadi ikan belanak termasuk ke dalam jenis ikan omnivora. Bisa juga memakan jenis serannga kecil. Warnanya adalah perak, dan sering berada pada suhu air 8-24 derajat celcius. Pada 2012 dikabarkan bahwa ada 142.000 ton ikan belanak yang dipancing dari seluruh dunia.
  4. Rasa dari ikan belanak laut agak sedikit asin, dan sering dijadikan penganan atau bahan olahan untuk makanan. Untuk penganan sendiri banyak caranya, ada yang digoreng mentah, dijadikan sushi, dikeringkan, dibuat fillet, atau dibuat rebusan. Banyak ikan belanak yang dijadikan ikan olahan di restaurant seafood.ikan belanak mengandung kadar protein yang tinggi, sehingga baik untuk regenerasi tubuh dan penyembuhan luka. Selain itu, kandungan karbohidrat di dalam ikan belanak bisa menambah tenaga dan zat besinya bisa merehidrasikan tubuh. Kandungan asam lemak dan lemak di dalam ikan belanak juga bisa memberikan tenaga untuk tubuh.
  5. Nah untuk pemilihan benih, biasanya kita bisa menemukan ikan anakan belanak di sekitar daerah muara sungai atau pinggir pantai. Sama seperti ikan bandeng yang biasa ditangkap di sekitar pinggir pantai. Cari anakan yang ukurannya 2-3 cm. Memancing ikan belanak termasuk gampang-gampang sulit, karena itu lebih baik menggunakan jaring dan bubu agar mempermudah pengambilan benih dalah jumlah yang besar. Untuk jenis belanak yang sering dikonsumsi di Indonesia adalah ikan belanak kecil yang ukurannya hanya mencapai 500 gram. Ikan belanak bisa mulai dipelihara di tambak. Ukuran proporsinal untuk pemeliharaan belanak adalah 0,8 belanak per m kubiknya.
  6. Belanak bisa digabungkan dengan berbagai jenis ikan tambak seperti bandeng dan kepiting bakau. Selain itu, belanak juga bisa digabungkan dengan udang. Untuk pakannya bisa dipilih jenis pakan yang berbahan dasar dedak, atau kotoran ayam yang disebar 2 sampai 3 kali sehari. Di samping itu bisa juga diberikan jenis vitamin cair.

Itu tadi fakta dan tips budidaya ikan belanak.

Baca juga : Fakta dan tips budidaya ikan black ghost

Loading...
Loading...
Fakta dan tips budidaya ikan belanak | ilmuhewan | 4.5