Fakta dan cara merawat ikan piranha di dalam akuarium

By On Thursday, September 21st, 2017 Categories : Perikanan

Cara merawat dan budidaya ikan piranha di dalam akuarium – Pernah menonton film horror tentang sungai yang berisikan binatang buas?

Biasanya di dalam cerita film horror tersebut, binatang buas yang dimaksud ukurannya besar, entah itu buaya, ikan hiu, atau anaconda yang meliuk-liuk di dalam sungai.

Tapi tahukah kamu ada jenis ikan yang tergolong berukuran sedang bahkan kecil, yang ternyata cukup buas dan menakutkan, bisa merobek gulungan daging hanya dalam sekejap?

Ya, ikan piranha. Seperti apa ikan piranha?

Baca Juga : Fakta lintah, pakan ikan-ikan hias jenis carnivora

Berikut fakta dan cara merawat ikan piranha di dalam akuarium.

  1. Ikan piranha atau yang lebih dikenal dengan ikan pirana, merupakan ikan yang termasuk ke dalam family Characidae. Ikan piranha berasal dari wilayah Amerika Selatan, tepatnya sungai Amazon. Ikan piranha terkenal sebagai ikan yang buas, berahang kuat dan bergigi tajam. Ikan piranha termasuk ikan eksotis yang pemeliharaannya juga khusus.
  2. Ukuran piranha beragam, mulai dari 14 sampai 26 cm, meskipun beberapa spesimen menyebutkan bahwa ikan piranha bisa mencapai 43 cm panajngnya. Gigi-gigi yang ada di rahang ikan piranha cukup tajam berjejer dan rapat. Beberapa jenis ikan piranha memiliki beberapa gigi yang lebih menonjol tajam dibandingkan gigi lainnya. Ikan piranha hitam (the black piranha) dikenal sebagai ikan piranha dengan gigitan yang kuat di dunia, dan bisa merobek daging dalam sekejap.
  3. Ada anggapan bahwa ikan piranha adalah ikan yang sering bergerombol untuk menyerang mangsanya. Ternyata apabila piranha bergerombol, ternyata ikan-ikan piranha tersebut sedang membuat pertahanan diri dari kawanan musuh. Ikan piranha ternyata tidak bisa sembarangan diimpor, karena ada negara yang melarang impor hewan buas yang satu ini, yaitu Filipina.
  4. Beberapa serangan ikan piranha dikabarkan telah melukai dan menewaskan ratusan orang, yang kebanyakan adalah anak-anak kecil, di sekitar Sungai Amazon. Piranha termasuk ikan yang ekstrim di dalam memakan dan memangsa, karena seekor sapi pernah diceburkan masuk ke dalam sungai Amazon dan akhirnya dikuliti sampai hanya tersisa tulang belulang saja.
  5. Ikan piranha dikonsumsi oleh masyarakat sekitar, dengan cara memancing yang cukup unik juga yaitu dengan daging. Ikan piranha bisa diolah menjadi suvenir dengan cara diawetkan. Nah selain itu, ada juga ikan piranha hias yang bernama red-belly piranha atau ikan piranha perut merah.
  6. Besar dari red-belly piranha bisa mencapai 30 cm, dan bisa bertahan 20 tahun. Kita bisa memelihara red-belly piranha dengan mulai menyiapkan akuarium, dengan ukuran air sekitar 30-80 gallon. Lalu jangan lupa mempersiapkan makanan dengan ikan lain yang lebih kecil, udang dan lintah. Cukup seru melihat keganasan ikan piranha ketika akan mengejar dan memangsa makanannya.
  7. Nah ikan piranha red-belly bisa dipelihara dengan ikan piranha red-belly lainnya. Namun untuk jenis ikan lain masih diragukan, karena termasuk ikan yang cukup agresif. Namun ada yang menyarankan bahwa ikan piranha bisa dipelihara dengan ikan sapu-sapu, atau jenis ikan-ikan yang sangat kecil ukurannya. Ikan sapu-sapu memiliki cangkang yang keras, yang tidak memungkinkan serangan ikan piranha red-belly. Jangan lupa memisahkan ikan piranha yang kanak-kanak sampai remaja dengan ikan piranha red-belly dewasa. Berikan tempat yang banyak untuk ikan red-belly piranha dapat bersembunyi.
  8. Sangat sulit untuk membedakan ikan piranha red-belly jantan dan betina. Satu-satunya cara adalah ketika masa kawin, ikan piranha red-belly jantan akan berwarna lebih verah, dan ikan piranha red-belly betina akan memiliki perut yang membuncit.

Itu tadi fakta dan cara merawat ikan piranha di dalam akuarium.

Baca Juga : Hama, Penyakit dan Cara Mengatasinya Pada Ikan Manfish

Loading...
Loading...
Fakta dan cara merawat ikan piranha di dalam akuarium | ilmuhewan | 4.5