Ciri, Karakteristik dan Morfologi Ayam Kalkun

By On Wednesday, February 1st, 2017 Categories : Ciri dan Karakteristik

Ciri, Karakteristik dan Morfologi Ayam Kalkun – Ilmuhewan.com – Ayam kalkun adalah salah satu jenis unggas atau sejenis burung berasal dari Amerika Utara dan telah dikonsumsi oleh orang Indian.

Namun sekarang ini sudah banyak tersebar di Indonesia, mengingat rasa dagingnya enak menjadikan menu ayam kalkun ini digemari.

Ayam jantan dan betina pada ayam kalkun memiliki ciri yang beda.

Baca Juga : Ciri-ciri ayam Bangkok Aduan Yang Baik

Ciri ayam kalkun jantan :

  • Memiliki ukuran kepala yang besar tanpa ada bulu sedikitpun, namun terlindungi oleh kulit berwarna merah tebal berlipat – lipat dan terdapat bercak – bercak putih dan biru.
  • Memiliki mata berwarna merah kehitam – hitaman yang letaknya agak tersembunyi di lapisan kulit berkerutnya.
  • Terdapat paruh yang berwarna kuning dan pada pangkalnya berwarna hitam dengan bentuk panjang dan besar. Paruh tersebut tajam dan kuat bisa saja memutuskan jari – jari anda. Paruh ini tidak akan terlihat dari depan karena tertutupi oleh kulit yang tumbuh di depan hidung dan juga lapisan lemak. Kulit yang tumbuh di depan hidung tersebut akan semakin menjuntai panjang jika ayam kalkun ini berumur semakin tua.
  • Memiliki bulu pada pantatnya serta maha yang agak mengembang dengan warna hitam kelabu – abuan.

Ciri ayam kalkun betina :

  • Memiliki jengger tipis kecil dan lemas berwarna hitam kusam.
  • Terdapat pial yang berwarna hitam kusam dan berukuran kecil.
  • Ketika mereka berdiri tegak berkesar sedikit datar, mereka akan terlihat memiliki tambun yang beratnya sekitar 1,5 kg.
  • Pada bulu ekornya akan menyempit pada ujungnya.
  • Terdapat rongga pada antara sayap dan badannya.
  • Memiliki warna hitam abu – abu Ana mengembang pada bulu badan bagian bawah beserta paha.
  • Memiliki paruh berwarna hitam berujung abu – abu.
  • Langit – langit lidah berwarna abu kehitaman.
  • Bermata bundar besar yang warnanya hitam.
  • Berwarna hitam kusam pada kulit dan telapak kakinya.
  • Memiliki daging, nadi dan kolak berwarna hitam.
  • Kakinya memiliki sisik kecil yang tersusun secara rapi dan jari kakinya memiliki warna hitam kehijauan, sedangkan kukunya berukuran besar melengkung kuat berwarna hitam.
  • Tulangnya memiliki warna hitam mengkilap dan memiliki darah berwarna merah kehitaman.
  • Akan bertelur ketika umur 4 bulan dengan jumlah sekitar 30 butir per periode.

Karakter ayam kalkun

Ayam kalkun memiliki karakter yang tenang dan tidak banyak tingkah ketika mereka di lepas, namun mereka akan menjadi liar ketika mereka di kurung, apalagi di kurung pada tempat yang sempit.

Mereka akan stres berat sehingga bulu mereka menjadi rusak bahkan rontok, memiliki luka yang tidak mudah cepat sembuh.

Dalam kandang yang sempit membuat mereka makan setiap saat dan mereka akan makan apa saja jika ransumnya habis.

Jika mereka memakan apa saja akan berbahaya untuk kesehatannya karena akan timbul penyakit seperti penyakit kepala hitam yang sering menyerang efek dari serangan protozoa dan mereka berkembang biak pada kandang yang sempit apalagi jika kandang kurma terkena sinar matahari.

Pada umumnya mereka akan dipelihara hingga berusia dewasa, sekitar umur 6,5 bulan mereka akan memiliki berat sekitar 11,5 kg pada ayam kalkun jantan dan berat sekitar 9 kg pada ayam betina saat berumur 5 bulan.

Pada usia ini adalah puncak kandung lemak dan protein tinggi, sehingga enak jika dimakan, namun jika usianya semakin tua rasa dagingnya menjadi tidak enak ketika dimakan.

Baca Juga : Cara Ternak dan Memperbayak Ayam kalkun

Ciri, Karakteristik dan Morfologi Ayam Kalkun | ilmuhewan | 4.5