Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Ciri, Karakteristik dan Klasifikasi Ikan Patin

By On Wednesday, February 1st, 2017 Categories : Ciri dan Karakteristik

Ciri, Karakteristik dan Klasifikasi Ikan Patin – Berikut ini akan saya jelaskan sedikit mengenai ciri, karakter dan klasifikasi ikan patin untuk anda.

Ciri ikan patin

Ikan patin adalah ikan yang memiliki bentuk badan memanjang dengan warna putih seperti perak dan punggungnya berwarna kebiru – biruan tanpa sisik.

Bisa dibilang ikan patin ini memiliki ukuran yang cukup besar bagi jenis ukuran air tawar domestik yang mana panjangnya sekitar 120 cm.

Baca Juga : Cara Mudah Pemijahan Ikan Kakap Putih

Ikan patin merupakan ikan yang berkepala kecil dibandingkan kepalanya dengan bentuk mulut kerucut melebar dan ada kumis halusnya yang menandakan bahwa ikan ini termasuk catfish.

Warna matanya kehitaman dengan bentuk bulat. Memiliki insan yang berdampingan dengan sirip dada pada bagian samping. Selain sirip dada, ada juga sirip punggung yang memanjang ke belakang dengan panjang sekitar 1 – 2 cm.

Terdapat jari – jari keras yang berubah menjadi pati bergerigi dengan ukuran besar pada bagian belakang dan ada jari – jari lunak pada sirip punggung dengan jumlah 6 atau tuju buah.

Ada juga sipir ekor yang membentuk cagak dengan bentuk simetris dan ada sirip lemak di bagian punggung yang ukurannya sangat kecil.

Ikan patin juga memiliki ekor pada duburnya panjang dengan jari – jari lunak berjumlah 30 – 33 buah, dan ada juga sirip perut dengan jumlah enam jari keras yang bisa berubah menjadi senjata patilnya.

Memiliki sirip anak berwarna perak kekuningan yang ujungnya runcing. Mereka memiliki ekor yang bentuknya segi tiga pada bagian ujung pangkal atas dan bawah runcing.

Karakteristik ikan patin

Ikan patin adalah ikan yang suka hidup bergerombol yang makannya bisa secara aktif maupun pasif, maksudnya mereka akan memakan makanannya yang bergerak mendekatinya ketika mereka sedang diam di dasar permukaan perairan, dan mereka juga akan memakan makanannya ketika mereka bertemu dengan makanannya saat mereka sedang bermigrasi.

Ikan patin adalah salah satu hewan omnivora yang memakan ikan – ikan kecil, udang, serangga, dedaunan, biji dan moluska.

Mereka hidup secara noktural yang mana mereka akan bergerak ketika malam hari. Ikan patin ini akan akan membuat lubang di dasar perairan yang nantinya mereka jadikan tempat tinggal dan bentuk mulut mereka yang lebar mempermudahnya.

Benih ikan patin ini pada umumnya hidup bergerombol yang akan muncul pada permukaan ketika fajar untuk menghirup oksigen secara langsung, sehingga masyarakat memanfaatnya untuk memperoleh benih ikan patin.

Ikan patin memang dapat hidup pada perairan yang jelek, misalnya kekurangan oksigen. Tapi mereka lebih suka pada perairan yang memiliki suhu bagus demi ikan patin dapat tumbuh dengan baik yaitu pada 28 – 30 derajat celcius.

Lingkungan tempat tinggalnya harus memiliki tingkat keasaman sekitar 5 – 9, membutuhkan kandungan oksigen (O2) yang terlarut dalam air sekitar 3 – 6 ppm dan kandungan karbondioksida (CO2)  yang ideal sekitar 9 – 20 ppm sedangkan alkalinnya sekitar 80 – 250 ppm.

Klasifikasi ikan Patin

Kingdom Animalia (hewan)
Filum Chordata (bertulang belakang)
Kelas Pisces
Sub kelas Teleostei
Ordo Ostariophysi
Sub ordo Siluroideae
Famili Pangisiidae
Genus Pangasius
Spesies –          Pangasius hypopthalamus

–          Pangasius Pseudopangasius Bleeker, 1862

–          Pangasius Pseudolais Vaillant, 1902

–          Pangasius Neopangasius Popta, 1904

–          Pangasius Pteropangasius Fowler, 1937

–          Pangasius Sinopangasius Chang & Wu, 1965

–          Pangasius Pangasius Ham. Buch

–          Pangasius jambal

–          Pangasius Humeralis

–          Pangasius Lithostom

–          Pangasius Nasutus

–          Pangasius Polyuranodon

–          Pangasius Niewehuisii

 

Baca Juga : Cara Ternak dan Budidaya Ikan Patin di Air Tawar

Loading...
Ciri, Karakteristik dan Klasifikasi Ikan Patin | ilmuhewan | 4.5