Ciri dan Klasifikasi Filum Platyhelminthes

By On Wednesday, December 21st, 2016 Categories : Info Lainnya

Ciri dan Klasifikasi Filum Platyhelminthes – Platyhelminthes adalah kelompok cacing yang tubuhnya berbentuk pipih.

Platyhelminthes berasal dari dua kata dalam bahasa yunani , yaitu Platy yang artinya pipih dan helmin yang artinya cacing.

Platyheminthes biasanya hidup bebas di laut atau di air tawar, adapula yang hidupnya parasit. Kebanyakan platyhelminthes bersifat hemafrodit, yaitu mereka memiliki dua kelamin, jantan dan betina, dalam satu tubuh.

Meskipun demikian, mereka tetap melakukan perkawinan antara 2 individu. Platyhelmintes tidak memiliki sistem pernapasan dan sistem peredaran darah.

Sistem pencernaannya tidak sempurna, karena mereka belum mempunyai anus. Platyhelminthes memiliki ukuran tubuh yang beraneka ragam, mulai dari ukuran yang mikroskopis hingga yang panjangnya mencapai 20m.

Tubuh Platyhelminthes simetri bilateral, artinya bagian tubuh yang sama didestribusikan secara merata dari pusat tubuh.

Platyhelminthes memiliki ciri sebagai berikut :

  • tubuhnya simetri bilateral dan tidak berongga(Aselomata)
  • Tubuhnya terdiri atas 3 lapisan (Triploblastik), yaitu lapisan luar (Ektoderm), Lapisan tengah (Mesoderm) dan lapisan dalam (Endoderm).
  • Tidak memiliki sistem respirasi dan sistem peredaran darah
  • Sistem pencernaannya tidak sempurna karena tidak memiliki anus.
  • Memiliki sistem saraf dengan dua saluran ganglion dengan otak sebagai pusatnya

Platyhelminthes dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

  • Turbellaria

Turbellaria merupakan kelompok platyhelminthes yang dapat bergerak dengan menggetarkan bulu getarnya. Cacing jenis ini hidup secara bebas (bukan parasit) dan tidak memiliki alat hisap. Mereka hidupn di air atau tempat lembab, dan tidak hidup pada tempat yang terkena cahaya matahari langsung.

  • Trematoda

Tremotoda merupakan kelompok platyhelminthes yang memiliki alat hisap dan alat kait untuk menempelkan diri pada inangnya.

Trematoda merupakan platyhelminthes yang hidupnya parasit. Tubuh bagian luarnya ditutupi oleh kutikula yang berfungsi agar tubuhnya tidak tercerna oleh sel tubuh inangya. Hewan jenis ini tidak memiliki silia pada permukaan luar tubuh.

  • Cestoda

Cestoda merupakan kelompok platyhelminthes yang berbentuk seperti pita dan bersifat parasit. Pada bagian kepala hewan ini terdapat kait yang berfungsi untuk mengaitkan tubuhnya pada usus inang.

Kepala cacing pita disebut skoleks dan bagian di bawah kepala disebut strobilus. Bagian Strobilus berfungsi untuk membentuk progtolid pada hewan ini.

Progtolid merupakan bagian tubuh yang akan menjadi individu baru nantinya. Cestoda terus membentuk progtolid dan semakin ke ujung progtolid tersebut semakin besar dan semakin matang. Selama siklus hidupnya mereka dapat melibatkan lebih dari satu inang.

Ciri dan Klasifikasi Filum Platyhelminthes | ilmuhewan | 4.5