Ciri dan Karekteristik Sapi Pasundan

By On Tuesday, February 21st, 2017 Categories : Ciri dan Karakteristik

Ciri dan Karekteristik Sapi Pasundan – Sapi pasundan adalah salah satu jenis sapi ternak yang dikembangkan di daerah Pasundan Jawa Barat.

Melalui serangkaian eksperimen dan kawin silang, akhirnya dihasilkan jenis sapi unggul yang diberi nama sapi Pasundan.

Ciri ciri Sapi Pasundan

Sapi pasundan memiliki sifat unggul atau sifat kualitatif, di antaranya sebagai berikut:

  • Memiliki bulu warna merah bata
  • Ada bagian warna putih di keempat kaki bagian bawah
  • Ada garis punggung dengan warna kemerahan yang lebih gelap
  • Ketika mencapai usia dewasa, beberapa sapi pasundan akan mengalami perubahan warna dari merah bata menjadi hitam dikarenakan perubahan hormon.
  • Pada bagian hidung dan ekor memiliki warna hitam

Karakteristik sapi pasundan

Bagi yang belum menjumpai sapi pasundan dan ingin tahu seperti apa karakteristik sapi pasundan. Mari kita simak ulasan berikut:

  • Berbentuk tubuh segi empat, berkaki panjang yang ramping
  • Tanduk ada yang kecil ada pula yang besar
  • Ada yang memiliki gumba tapi ada pula yang tidak punya

Karakteristik kuantitas sapi pasundan

  • Sapi pasundan bisa mencapai bobot tubuh hingga 240 kg untuk sapi pasundan jantan. Dan 220 kg untuk sapi pasundan betina.
  • Pada bagian lingkar dada dan badan, masing masing berukuran 120 dan 10 cm untuk sapi pasundan jantan. Sedangkan untuk sapi pasundan betina 110 dan 138 cm.
  • Tinggi pundak sapi jantan adalah 115 cm, dan sapi betina mencapai 109 cm.
  • Untuk mencapai umur dewasa atau reproduksi yang matang, sapi pasundan rata rata pada usia 25 sampai 30 bulan. Pertama kali beranak pada usia 30 sampai 40 bulan. Dengan jarak beranak antara 1-1,5 tahun.

Karakteristik reproduksi sapi pasundan

Para peneliti peternakan sapi pasundan sempat menyebutkan pada era 90 an sapi pasundan hanya bisa menghasilkan karkas antara 500 sampai 700 kg per ekor.

Hal ini karena efek dari perkawinan inbreeding di berbagai daerah. Pemurnian genetik agar bisa kembali ke produksi karkas yang tinggi bisa dilakukan tetapi cukup rumit. Karena membutuhkan waktu dan biaya agar bisa mendapatkan kembali spesies yang asli.

Pertumbuhan sapi pasundan

Rata rata pertumbuhan berat tubuh sapi pasundan setiap hari bisa mencapai 0,6 kg per ekor. Rata rata prosentase karkas 51,62%.

Disebutkan pula bahwa genetik antara sapi pasundan dan sapi PO tidak jauh berbeda.

Penyebab produktivitas kelahiran sapi pasundan yang menurun

Pada awalnya, sapi pasundan memiliki tingkat kelahiran yang tinggi. Akan tetapi, dari beberapa tahun terakhir, produktivitas kelahiran anakan sapi pasundan terus menurun drastis.

Hal ini disebabkan adanya perkawinan inbreeding sehingga sulit mendapatkan hasil genetik yang murni. Ketika sulit mencari sapi pasundan di berbagai daerah, mau tak mau para peternak mengawinkan sapi pasundan dengan sapi lokal.

Hasilnya, tentu saja anakan atau anak sapi yang dihasilkan sudah tidak lagi murni sapi pasundan melainkan campuran.

Cara mengembalikan karakteristik genetik asli sapi pasundan

Berbagai cara sudah dilakukan untuk mengembalikan sifat atau karakteristik sapi pasundan. Populasi yang terus menurun, membuat kalangan peternak akhirnya mengawinkan sapi pasundan dengan sapi lokal. Bahkan, pada 2014, hanya ada 50 ribu ekor sapi pasundan yang dihasilkan dari persilangan dengan sapi lokal.

Untuk mengembalikan karakteristik genetik sapi pasundan, pemerintah menggunakan karakteristik genetik Banteng sapi pasundan. Meskipun membutuhkan tenaga, waktu dan biaya besar.

Tapi, hal ini layak dilakukan. Disebutkan bahwa banteng sapi pasundan masih bisa dijumpai di hutan Leuweng Sancang, Garut.

Baca Juga : Waktu Yang Baik Dalam Melakukan Inseminasi Buatan Pada Sapi

Loading...
Ciri dan Karekteristik Sapi Pasundan | ilmuhewan | 4.5