Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Ciri-ciri protista mirip hewan

By On Monday, February 6th, 2017 Categories : Ciri dan Karakteristik

Ciri-ciri protista mirip hewan – Ilmuhewan.com – Protista yang mirip hewan dikenal dengan sebutan protozoa. Protozoa berasal dari bahasa Yunani, proto yang berarti mula-mula, dan zoon yang berarti hewan.

Dengan demikian protozoa dapat diartikan sebagai hewan permulaan atau awal. Protozoa adalah organisme uniseluler (besel satu), eukariotik, tidak memiliki dinding sel, heterotrof, dan pada umumnya dapat bergerak.

Protozoa bergerak dengan menggunakan alat geraknya yaitu pseudopodia (kaki semu), silia (rambut getar), atau flagela (bulu cambuk).

Baca Juga : Morfologi dan Klasifikasi Protista

Protozoa merupakan cikal bakal organisme hewan yang lebih kompleks. Ada sekitar 65 ribu jenis protozoa. Ciri-ciri protista mirip hewan (protozoa) adalah eukariotik, heterotrof, uniseluler, memiliki alat gerak/tidak, bentuk tubuh tetap/berubah-ubah, bercangkang / tidak bercangkang, hidup bebas/parasit/simbiosis mutualisme, dan dapat membentuk kista/tidak.

Protozoa memiliki tubuh mikroskopis dengan ukuran inti sekitar 10-200 mm, tetapi ada pula yang berukuran hingga 500mm.

Protozoa dapat dilihat dengan mikroskop cahaya.  Bentuk sel protozoa bervariasi, ada yang tetap dan ada yang berubah-ubah karena mereka tidak mempunyai dinding sel.

Protozoa bercangkang memiliki bentuk tubuh yang relatif tetap, misalnya radiolaria dan foraminifera. Sedangkan amoeba memiliki bentuk tubuh yang dapat berubah-ubah, pada saat bergerak mendekati makanannya.

Struktur tubuh protozoa terdiri dari sitoplasma yang diselubungi oleh membran sel atau membran plasma. Membran sel memiliki fungsi untuk melindungi dan mengatur pertukaran di dalam sel dengan zat di luar sel.

Beberapa jenis protozoa memiliki pelikel yang merupakan selaput tubuh yang keras yang berfungsi untuk membantu mempertahankan bentuk tubuh protozoa. Membran plasma pada beberapa jenis protozoa ada yang dilengkapi dengan silia atau flagel, yang berfungsi sebagai alat gerak.

Protozoa dapat bereproduksi dengan cara vegetatif (tidak kawin) maupun generatif (kawin). Reproduksi secara vegetatif terjadi melalui pembelahan biner, dari satu sel menjadi dua sel, dua sel menjadi empat sel, dan seterusnya. Pembelahan biner diawali oleh pembelahan ini kemudian diikuti oleh pembelahan sitoplasma.

Pada reproduksi generatif, reproduksi terjadi dengan cara penyatuan gamet yang berbeda jenis sehingga menghasilkan zigot, atau terjadi secara konjugasi (penyatuan inti vegetatif sel). Namun ada juga protozoa yang tidak melakukan reproduksi generatif, misalnya Amoeba sp.

Baca Juga : Ciri, klasifikasi, dan contoh filum Coelenterata

Loading...
Ciri-ciri protista mirip hewan | ilmuhewan | 4.5