Ciri-Ciri Kucing dan Anjing Siap Kawin

By On Tuesday, July 25th, 2017 Categories : Ciri dan Karakteristik

Ciri-Ciri Kucing dan Anjing Siap Kawin – Kucing dan Anjing yang tidak disteril atau kebiri mempunyai siklus reproduksi yang tetap sesudah mereka memasuki masa pubertas di usia sekitar rata-rata 6 bulan untuk kucing dan rata-rata 8 bulan untuk anjing.

Usia pertama untuk birahi dan siap kawin akan bervariasi setiap individunya, ada yang bisa lebih cepat maupun lebih lambat.

Selama hidupnya, walaupun kucing dan anjing sudah berusia tua (diatas 7 tahun) mereka tetap mampu mengalami birahi, berbeda halnya dengan manusia yang dapat mengalami menopouse.

Akan tetapi, memang kondisi kesuburan pada kucing dan anjing yang tua tidak sama dengan saat mereka di usianya yang muda.

Baca Juga :

Apakah Boleh Kucing Makan Nasi?

Cara Budidaya Ikan kakap Mata Kucing Untuk Pemula

Ciri dan karakteristik Ikan Kakap Mata Kucing

Manfaat Sterilisasi Pada Kucing dan Anjing

Tips Mengurai Bau Kucing dan Anjing Di Rumah

Kesiapan kawin pada kucing dan anjing sangat dipengaruhi oleh keberadaan hormon estrogen pada betina serta hormon tetsosteron pada jantan. Birahi pertama pada kucing dan anjing dapat terjadi pada saat mereka mencapai usia 6 bulan.

Kucing dan anjing berjenis kelamin jantan yang telah mengalami birahi atau siap kawin pada dasarnya akan sangat terlihat dari perilakunya sebagai berikut :

  1. Mulai Agresif
  2. Selalu Ingin Keluar Rumah (Roaming) Pada Musim Kawin

Hal tersebut disebabkan karena pada saat musim kawin, kucing dan anjing berjenis kelamin betina pun akan mengeluarkan feromon yang bisa dicium oleh si jantan. Rangsangan ini akan menyebabkan libido meningkat, serta anjing dan kucing ingin kawin.

  1. Melakukan Spraying (Khususnya Kucing Jantan)

Melakukan spraying pada dasarnya dilakukan agar dapat menandai wilayah kekuasaan kucing jantan, dan kondisi ini sangat dipengaruhi oleh hormon testosteron pada jantan yang mempengaruhi perilaku dominasi pada si jantan.

  1. Melakukan Humping (Perilaku Menaiki Benda Maupun Tangan Pemiliknya)

Humping dapat didefinisikan sebagai suatu posisi kawin pada kucing maupun anjing, kadang-kadang kucing dan anjing melakukan humping pada benda yang tidak seharusnya, seperti boneka, tangan pemiliknya, guling ataupun benda lainnya yang tidak wajar.

  1. Pertumbuhan Tubuh Secara Fisikpun Terlihat Berbeda Pada Kucing / Anjing Jantan yang Telah Siap Kawin

Pada umunya, rahang pada kucing dan anjing jantan akan terlihat lebih lebar dan besar, jika dibandingkan dengan kucing dan anjing betina. Tentunya, sangat perlu dibandingkan dengan ras yang sama, bukan dengan ras yang berbeda.

  1. Pada Anjing/Kucing betina mulai mengeluarkan leleran dari vaginanya walaupun pada beberapa kasus bisa terdapat loops kering, dimana mereka sama sekali tidak mengeluarkan darah.
  2. Begitu mencapai masa subur, si betina akan segera menarik perhatian si jantan. Biasanya masa subur anjing/kucing pada betina terjadi dua kali dalam setahun dan hanya terjadi sekitar kurang lebih 21 hari.
  3. Pada betina, alat kelamin mereka akan menunjukkan tanda-tanda kemerahan diikuti dengan pembengkakan vulva dan keluarnya sekreta dari alat kelaminnya. Pada saat yang seperti ini, anjing/kucing betina mau didekati oleh anjing/kucing jantan akan tetapi si betina tidak bersedia untuk kopulasi. Periode tersebut dikenal dengan periode proestrus yang waktunya hanya dapat terjadi 7 sampai 9 hari. Lalu, akan disusul dengan periode birahi/siap kawin yang sejati, dimana anjing/kucing betina telah bersedia berkopulasi lamanya antara 5 sampai dengan 12 hari.
  4. Pada Kucing/Anjing jantan, mereka selalu siap untuk dikawinkan kapan saja dan tentu saja ketika pejantan telah mencapai masa suburnya. Anjing/kucing jantan dapat mencium hormon pheromones yang dihasilkan dari tubuh si betina pada musim kawin dari jarak kurang lebih 5 km, jadi tidak heran jika seekor betina mampu menarik sejumlah pejantan pada waktu mereka mengalami masa subur.
Loading...
Loading...
Ciri-Ciri Kucing dan Anjing Siap Kawin | ilmuhewan | 4.5