Cara Vaksinasi Antraks Pada Ternak Sapi

By On Friday, January 20th, 2017 Categories : Penyakit Hewan

Cara Vaksinasi Antraks Pada Ternak Sapi – Penyakit antraks yang tiba-tiba muncul di era-90 an benar-benar meresahkan para peternak sapi.

Bagaimana tidak? Penyakit antraks yang pertama kali muncul di Afrika ini menjangkit hewan ternak yang bisa mengakibatkan kematian dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Tak heran jika lantas banyak peternak sapi yang merasa takut dan khawatir dengan penyakit antraks yang bisa menyerang hewan ternak sapi yang sedang dibudidayakan.

Baca Juga : Cara Mengatasi dan Mengobati Penyakit Jembrana Pada Sapi Bali

Penyakit antraks yang menyerang sapi umumnya terjadi dengan cepat dan tidak pandang bulu. Para peternak yang merasa gejala-gejala penyakit antraks mulai muncul pada hewan ternak sapi harus segera cepat mengambil tindakan pengobatan atau pencegahan.

Nah, kalau begitu, mari kita langsung kupas satu per satu tentang penyakit antraks dan cara vaksinasi antraks pada ternak sapi:

Masa inkubasi bakteri antraks

Penyakit antraks  disebabkan oleh bakteri bacillus anthracus yang mempunyai masa inkubasi antara 7 hingga 14 hari.

Selama menyentuh atau kontak dengan bakteri ini, hewan ternak bisa terjangkit penyakit antraks dengan mudah. Sebut saja lewat minuman, makanan, pernapasan, atau sentuhan kulit.

Apabila air atau tanah yang ditempati hewan ternak terdapat bakteri antraks, bisa jadi akan lebih mudah tertular. Termasuk dari gigitan serangga seperti nyamuk turut memperbesar kemungkinan penularan penyakit antraks.

Bahkan, bakteri-bakteri penyakit antraks dapat hidup bertahun-tahun dan membentuk spora di dalam lapisan tanah maupun air.

Gejala-gejala penyakit antraks

Setelah hewan ternak sapi terjangkit penyakit antraks biasanya ternak sapi akan mengalami peningkatan suhu tubuh alias demam tinggi yang akut.

Ketika demam tinggi, bagian organ limpa dan hati akan membengkak. Gejala pembesaran limpa memang hanya terjadi pada ternak sapi.

Kemudian, gejala lain yang tampak, sayangnya hanya terdapat pada hewan yang sudah mengalami kematian karena penyakit antraks, yaitu terdapat kotoran berwarna hitam atau merah yang muncul dari hidung, mulut, anus dan telinga.

Kronologi gejala penyakit antraks pada hewan ternak sapi

  1. Pertama, hewan ternak sapi akan mengalami demam dengan suhu tinggi mencapai 41 derajat celcius.
  1. Kemudian, karena suhu tubuh tinggi, paru-paru dan sistem pernapasan terganggu hingga mempercepat denyut jantung dan napas tersengal-sengal.
  1. Pada sapi perah, produksi air susu akan berhenti dan tidak keluar sama sekali.
  1. Saat bab, feses pada hewan ternak sapi berbentuk cair atau mencret dengan bercampur darah yang keruh.

Cara vaksinasi antraks pada ternak sapi

Untuk mencegah penyakit antraks pada ternak sapi, segera lakukan vaksinasi hewan ternak sapi, menggunakan vaksin yang disebut vaksin Max Sterne.

Sistem imunitas akan terbentuk setelah melewati masa 2 minggu. Dosis atau ukuran vaksin cukup 1 cc setiap pemberian. Atau bisa juga memakai serum anti antraks sebagai tindakan pencegahan  dengan ukuran 50 sampai 100 cc.

  • Apabila melakukan vaksinasi penyakit antraks pada sapi dengan serum anti antraks, cukup berikan ukuran 100 sampai 200 cc.
  • Sementara itu, apabila menggunakan suntikan antibiotik Oxytetracyline untuk mencegah penyebaran bakteri antraks, maka diberikan dosis 2 gram. Setelah masa 4 hari, cukup berikan 1 gram.
  • Sedangkan pada kasus yang sudah tertular atau kronis, pertama berikan dosis 4 gram, dan selanjutnya bisa 2 gram sampai kondisi sapi membaik atau sembuh.

Demikianlah info tentang cara vaksinasi antraks pada hewan ternak sapi. Semoga memberikan manfaat dan pencegahan yang efektif bagi para peternak sapi yang sedang bermasalah dengan antraks.

Baca Juga : Jenis rumput pakan ternak sapi

Loading...
Loading...
Cara Vaksinasi Antraks Pada Ternak Sapi | ilmuhewan | 4.5