Cara Ternak dan Merawat Burung Anis Kembang

By On Thursday, July 20th, 2017 Categories : Ternak Hewan

Cara Ternak dan Merawat Burung Anis Kembang – Zoothera interpres atau anis kembang atau yang lebih dikenal dengan sebutan punglor kembang dan anis cacing ini hidup di hutan – hutan bagian Asia Tenggara.

Tapi sayangnya populasi dari spesies burung penyanyi ini dari tahun ke tahun semakin berkurang. Menurut wikipedia, kebun binatang Chester yang hanya memiliki anis kembang dari luar Asia harus mati pada tahun 2007.

Menurut penelitian populasi ini semakin sedikit pada akhir tahun 2009 silam.

Untuk mengetahui jenis kelamin burung cantik ini pun agak sedikit sulit karena jenis ini termasuk burung monomorfik atau tidak ada perbedaan fisik dari si jantan dan betina.

Baca Juga :

Manfaat dan Khasiat Tanaman Daun Dewa untuk Burung Lovebird

Cara Mudah Membedakan Burung Anis Kembang Jantan Dan Betina

Cara merawat burung anis merah yang macet jadi gacor

Cara gampang membedakan burung Anis merah jantan dan betina

Daftar Harga Burung Anis Merah Terbaru

Hanya dengan mengenali bagian mata dan kelopakm bulu dan cara berdirinya sajalah kamu dapat membedakan jenis kelaminnya lho.

Tapi tidak ada salahnya jika kamu ingin membudiyakan serta merawatnya. Dengan membantu melakukan kegiatan ini maka kamu dapat memperbaiki peringkat kepunahannya ke yang lebih baik lagi.

Kenali Karakteristik Anis Kembang

Ya, jenis burung ini ternyata adalah tipe burung yang mudah bosan dan sangat sensitif. Untuk itu kamu harus memeberikan perhatian ekstra pada jenis ini, terlebih lagi pada setiap kebiasaannya.

Tempat yang sejuk dan dingin adalah salah satu kesukaannya. Jadi usahakan untuk menempatkan kandang atau sangkar agak jauh dari sinar matahari langsung.

Kandang atau Sangkar

Persediaan tempat yang nyaman adalah jalan utama agar burung anis kembang bisa berkembangbiak secara baik. Paling tidak kamu menyediakan sangkar yang bagus agar si anis kembang terhindar dari stress.

Ya, walaupun jenis ini tidak mengharuskan sangkar yang spesial. Namun tidak ada salahnya jika kamu menginginkan sangkar yang lebih profesional, apalagi jika pengembangbiakkan ini dalam jumlah yang tidak sedikit.

Buatlah kandang atau sangkar yang berbahan dasar kayu. Kamu pun bisa membuatnya dengan ukuran yang tidak terlalu besar, yaiti 50x50x50.

Make sure tempat yang kamu buat bisa memudahkan kamu dalam melakukan pembersihan, aman dari pemangsa dan ditempatkan di tempat yang aman dan tidak sering dilalui oleh orang – orang.

Perjodohan

Menempatkan burung betina ke dalam sangkar merupakan langkah aman agar antara jantan dan betina dapat saling mengenal satu sama lain.

Tapi ingat, penempatan dalam satu kandang dilakukan setelah ketertarikan sudah ada diantara mereka. Jadi sebelumnya letakkan mereka di dalam kandang yang berbeda tapi masih bersebelahan.

Pemberian Pakan

Untuk mendapatkan perkawinan diantara mereka pun kamu harus menyediakan bahan pakan ekstra. Jangkrik dan cacing tanah misalnya dapat membuat kedua jenis tersebut cepat melakukan perkawinan.

Merawatnya pun kamu bisa memberikan cacing tanah 2 ekor yang rutin diberikan pada pagi dan sore hari. Kemudian 1 sendok teh kroto di pagi hari atau saat pengembunan dan berilah buah beberapa kali sehari, seperti apel dan pepaya.

Vitamin

Setelah burung kawin maka langkah selanjutnya kamu dapat memberikan vitamin khusus. Pemberian vitamin ini dilakukan agar dapat meningkatkan kualitas telur dan daya tahan burung setelah menetas.

Pasca Bertelur

Tetap ciptakan suasana nyaman dan terhindar dari orang banyak. Usahakan untuk tidak terlalu sering menjenguknya karena kegiatan ini dapat membuatnya stress dan telur pun tidak akan membuahkan hasil. Burung ini akan mengerami telur kurang lebih selama 14 hari. Jadi jaga jarak ya.

Kamu tidak perlu repot – repot merawat anis kembang ini lho. Jika menginginkan burung yang ahli bergacor ria, perawatannya tidak sesulit yang kamu bayangkan.

  • Mandikan anis kembang setiap pagi hari secara rutin (kamu juga bisa memandikannya pada malam hari tapi hanya sesekali saja)
  • Jemurlah dari pagi hari (saat pengembunan) hingga pukul 8 atau kurang lebih 1 sampai 2 jam dengan menempatkan kandang di area yang mudah matahari untuk menangkapnya
  • Pada saat pengembunan itu lah kamu sekaligus dapat memberikan pakan seperti cacing tanah dan kroto

Mudah, bukan?

Loading...
Loading...
Cara Ternak dan Merawat Burung Anis Kembang | ilmuhewan | 4.5