Cara Ternak dan Memelihara Burung Perkutut Bagi Pemula

By On Wednesday, June 14th, 2017 Categories : Ternak Hewan

Cara Ternak dan Memelihara Burung Perkutut – Burung perkutut merupakan spesies burung yang termasuk dalam suku Columbidae.

Burung yang memiliki nama latin Geopelia striata ini juga merupakan burung yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat di Indonesia.

Suara merdu dan sangat khas yang dimiliki oleh burung perkutut menjadi daya tarik tersendiri sehingga burung ini banyak diminati. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk menangkar burung perkutut, Anda bisa mengikuti panduannya di bawah ini.

Membuat Kandang Penangkaran untuk Burung Perkutut

Bagi pemula, Anda tidak perlu khawatir ketika ingin memelihara dan beternak burung perkutut. Langkah pertama yang harus Anda lakukan jika inign beternak burung perkutut adalah dengan menyiapkan kandang penangkaran.

Ukuran kandang yang ideal yaitu dengan tinggi 180 cm dan panjang sekitar 125 hingga 150 cm yang terbuat dari kayu sebagai kontruksi kandang dan sebagai dindingnya gunakan kawat ram.

Sementara untuk bagian lantainya bisa menggunakan semen. Namun, ada baiknya lantai kandang burung perkutut dibuat dari bubuk batu bata halus dan pasir yang bertujuan menjaga kelembapan kandang.

Selain itu usahakan kandang mendapatkan sinar matahari pagi secara langsung dengan menempatkan kandang menghadap ke arah timur.

Memilih Indukan

Selanjutnya untuk beternak burung perkutut, Anda harus memilih indukan burung perkutut yang tepat dan sesuai dengan keinginan. Pilihlah calon indukan yang berusia sekitar 4 bulan.

Biasanya burung perkutut yang berusia 6 atau 7 bulan sudah mulai bisa bereproduksi. Selain itu, ada pula beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih indukan burung perkutut.

  • Memiliki paruh yang lurus
  • Memiliki bentuk badan bongkok dan agak panjang
  • Batok kepala burung perkutut panjang dan berparit dalam
  • Lubang hidung yang sempit dan lurus
  • Kepala agak besar

Bukan hanya itu saja, dalam memilih indukan burung perkutut sebaiknya perhatikan bagian dada burung tersebut. Kemampuan bernafas burung perkutut semakin baik jika memiliki tulang dada yang lebar, sehingga suara yang dihasilkan juga akan semakin panjang.

Cara Menjodohkan Burung Perkutut

Perjodohan burung perkutut dilakukan dengan cara menempatkan burung perkutut di kandang yang terpisah terlebih dahulu hingga keduany bisa saling beradaptasi.

Selain itu, Anda juga bisa memasukkan burung perkutut jantan ke dalam kandang yang sudah terisi banyak burung betina sehingga burung perkutut jantan bisa memilih sendiri burung yang disukainya.

Burung bisa diberikan pakan berupa kacang hijau yang sudah direndam hingga lunak, vitamin B kompleks, vitamin E dan minyak ikan.

Sedangkan pada sore hari, mandikan burung perkutut atau sedikit dibasahi badannya agar burung perkutut mau tidur berdekatan.

Merawat Anak Burung Perkutut

Burung perkutut yang telah menetas dirawat oleh induknya selama kurang lebih 2 minggu. Setelah itu, anakan burung perkutut tersebut bisa diberikan ring untuk ditandai.

Anakan burung perkutut yang telah berusia satu setengah bulan bisa dipisahkan dari induknya untuk dipelihara sendiri.

Pisahkan anakan burung perkutut tersebut pada kandang yang berukuran 50 cm x 70 cm x 50 cm dengan diisi 5 atau 8 ekor anak burung.

Pemberian Pakan

Untuk menjaga kondisi dan kesehatan burung perkutut, sebaiknya pemberian pakan disesuaikan dengan kebutuhan burung tersebut.

Burung perkutut bisa diberikan pakan berupa biji-bijian jewawut, milet, ketam hitam, gabah merah, beras merah, godem dan canary seed. Selain itu menjaga kebersihan, sebaiknya ganti air minum untuk burung perkutut setiap hari.

Baca Juga : Mengenal Burung Perkutut Asli Majapahit dan Ciri-Cirinya

Loading...
Loading...
Cara Ternak dan Memelihara Burung Perkutut Bagi Pemula | ilmuhewan | 4.5