Cara Ternak dan Budidaya Udang Lobster

By On Tuesday, July 18th, 2017 Categories : Ternak Hewan

Cara Ternak dan Budidaya Udang Lobster – Lobster air tawar, atau dikenal dalam bahasa Inggrisnya yaitu Freshwater Crayfish adalah salah satu hewan air yang terbilang mudah untuk dibudidayakan.

Memiliki harga yang terbilang tinggi yang mampu mencapai sekitar 150 sampai 250 ribu rupiah per kilogramnya membuat budidaya lobster air tawar ini menjanjikan keuntungan apabila dilakukan dengan sungguh-sungguh dan dengan teknik yang benar.

Habitat asli daripada lobster ini yaitu di sungai, rawa-rawa dan juga danau. Akan tetapi, banyak juga sarana yang bisa digunakan untuk budidaya udang lobster ini.

Kalian memerlukan suatu media untuk budidaya lobster ini. Nah, media dari lobster air tawar ini ternyata sangat bervariasi. Secara umum, lobster ini dibudidayakan dengan cara ekstensif pada sebuah kolam tanah.

Baca Juga :

Jenis-Jenis Udang Yang Bisa Dibudidayakan

Cara Budidaya Udang Air Tawar di Aquarium

Jenis dan Daftar Harga Udang Terbaru

Cara Mudah dalam Budidaya Lobster Air Tawar

Ciri, Karakteristik dan Morfologi Lobster

Jika dilakukan budidaya secara ekstensif, seorang petani hanya akan menaruh indukan lobster ke dalam kolam tersebut.

Secara berkala, kolam itu dikeringkan dan lobster yang telah memenuhi ukuran komersial kemudian dijual, lalu sisanya akan dikembalikan ke dalam kolam tanah tersebut.

Jika dilakukan budidaya secara intensif, para petani akan mulai memberi pakan ke dalam kolam dengan berbagai macam makanan seperti sayur-sayuran, termasuk juga pakan komersil.

Budidaya yang dilakukan secara intensif akan memberikan hasil yang tentunya lebih baik dibandingkan budidaya secara ektensif.  Adapun media lainnya yang sering digunakan yaitu kolam fiber (tank) atau kolam semen.

Kolam fiber serta kolam semen tersebut ternyata banyak digunakan sebagai media untuk membesarkan burayak sampai memiliki berat sekitar 5 cm.

Di Indonesia sendiri, budidaya lobster air tawar ternyata banyak dilakukan dalam skala perumahan, terutama pada saat proses pembenihan.

Budidaya lobster sendiri terbilang sangat gampang dan cepat, apabila dibandingkan dengan udang galah atau udang windu yang cenderung relatif lebih sedikit dan juga rumit. Orang awam pun dapat melakukannya sendiri baik dalam skala usaha kecil maupun besar.

Udang lobster ini tidak mudah stres serta tidak mudah terserang penyakit. Lobster mampu tumbuh serta berkembangbiak dengan cepat, asalkan kebutuhan pakan, kualitas air, serta kebutuhan oksigen dapat terpenuhi dengan baik. Apabila dilihat dari siklus musim dan iklimnya, Indonesia sendiri mempunyai potensi yang sangat besar dalam melakukan budidaya lobster sepanjang tahun.

Lobster yang umumnya bertelur 4 hingga 5 kali dalam satu tahun ini ternyata bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Sumber pakan alami bagi lobster sendiri ternyata tersedia cukup banyak di alam dan sangat mudah untuk diperoleh. Dengan tersedianya pakan alami, lobster akan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

Berikut merupakan beberapa tips dalam melakukan ternak dan budidaya udang lobster :

  • Kalian dapat menggunakan indukan lobster yang berukuran fisik besar (mampu menghasilkan kurang lebih 500 sampai dengan 900 per ekor dalam 1 kali bertelur) sebagai produksi bibit serta berguna untuk mempercepat pertumbuhan.
  • Bibit yang telah berukuran 2 cm dapat diberi makanan ekstra berupa cacing sutra serta bisa berikan cacing tanah agar dapat mempercepat proses bertelur.
  • Lalu, perlu kalian ketahui juga pada saat proses pergantian kulit dapat diartikan sebagai proses pertumbuhan terutama pada saat proses pembesaran di aquarium.
  • Lobster ini mampu bertahan hidup di selang parameter air yang lebar.
  • Agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, lobster memerlukan kadar oksigen terlarut lebih dari 4 ppm
  • Lobster juga toleran terhadap suhu yang sangat dingin mendekati beku hingga suhu diatas 35°C.
Loading...
Cara Ternak dan Budidaya Udang Lobster | ilmuhewan | 4.5