Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Ternak dan Budidaya Ikan Patin di Air Tawar

By On Tuesday, January 24th, 2017 Categories : Perikanan

Cara Ternak dan Budidaya Ikan Patin di Air Tawar – Ikan patin adalah salah satu jenis ikan lele (catfish) yang habitat asalnya dari sungai besar, namun pada umumnya ikan ini sering di budidayakan pada kolam renang air tawar, apalagi ikan ini mengandung protein yang sangat tinggi dan cepat sekali tumbuh besar.

Bahkan dia bisa tumbuh hingga 35 – 40 cm ketika usianya menginjak 6 bulan, untuk itu sangat diperlukan pemberian makan secara teratur dan sebaiknya dibudidayakan di air yang mengalir.

Baca Juga : Penjelasan Lengkap tentang Sistem Integumen Pada Ikan

Berikut ini ara ternak dan budidaya ikan patin di air tawar :

Pemilihan habitat atau kolam

  • Pilih kolam yang tanahnya tidak berporos bisa jenis tanah liat atau lempung.
  • Pilih tanah yang memiliki kemiringan antara 3 – 5 % agar aliran air pada kolam bisa gravitasi dengan mudah.
  • Pilihlah jenis sungai yang memiliki arus lambat jika anda berniat membudidayakan ikan patin dengan sistem jala apung.
  • Suhu air harus pada kisaran 26 – 28 derajat celcius ketika masa penetasan telur menjadi larva untuk dimasukkan ke akuarium.
  • Pastikan keasamaan kolam sekitar 6,5 – 7.
  • Berilah TON pada saat proses pengeringan kolam.

Pembenihan ikan patin

Pilihlah kolam yang dekat dengan sumber air dan jauh atau bebas dari banjir. Ada 3 kolam yang harus disiapkan :

  • Kolam untuk pelihara induk

Luas kolam untuk memlihara induk ini tergantung dari jumlah induk dan intensitas pengolahannya, misal untuk 100 kg induk luas kolam sekitar 500 m2. Sebaiknya kolam tersebut berbentuk persegi panjang yang dindingnya dapat di tembok.

  • Kolam tempat pemijahan

Kolam untuk proses pemijahan ini bisa dilakukan di kolam tanah atau bak tembok. Ukurannya tergantung dari jumlah induk yang akan dipijahkan, misalnya 1 ekor induk yang beratnya 3 kg di tempatkan pada kolam seluas 18 m2 dan sudah dilengkapi dengan ijuk sekitar 18 buah.

  • Kolam tempat pendederan

Anda bisa membuat kolam berukuran segi empat yang di tambah dengan saluran (kemalir) pada dasar kolam dan kubangan pada daerah saluran pengeluaran yang bertujuan untuk mengumpulkan benih ketika panen.

Pemilihan bibit ikan patin

Pilihlah bibit ikan patin yang ditangkap dari alam atau yang sudha hidup di kolam sejak kecil dan sebaiknya pilihlah induk yang berasal dari kawanan ikan patin dewasa.

Perawatan dan pemeliharaan induk patin

Proses pemijahan bisa dilakukan pada sangkar terapung dengan memberi makanan kaya protein. Ketika bibit yang sidah dipijahkan menghasilkan benih lakukan pemindahan ke akuarium yang berukuran 80 x 45 x 45 cm pada ikan berusia 1 hari.

Sebelumnya aquarium berilah air dari sumur bor terlebih dahulu. Secara ideal aquarium ini muat untuk 500 ekor ikan, dan pastikan berilah aerator untuk memenuhi oksigen benih ikan dan heater atau pemanas untuk menjaga suhu.

Pemeliharaan dan Pembesaran ikan patin

Ikan patin ini dapat tumbuh dengan cepat ketika usianya 2 bulan yang dapat tumbuh sepanjang 10 – 12 cm dan badannya dapat mencapai 14 – 15 gram. Ketika beratnya menjadi 2,5 kg, pertumbuhannya akan semakin cepat, namun ketika ikan ini berusia 10 tahun akan lama proses tumbuhnya.

Selalu kontrol kualitas air, karena jika air kualitasnya kurang baik, maka akan mudah terserang penyakit. Misalnya dengan memperhatikan besarnya oksigen, karbondioksida, nilai pH.

Berilah makan sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan sore, dan beri tambahan produk nasa hanya pada pagi hari saja dengan jumlah keseluruhan pakan sekitar 3 – 5 % dari jumlah berat badan si patin.

Panen

Ikan patin bisa dipanen saat usianya sekitar 6 bulan dengan berat sekitar 8 – 12 gram per ekor.

Baca Juga : Cara budidaya artemia untuk pakan ikan

Loading...
Loading...
Cara Ternak dan Budidaya Ikan Patin di Air Tawar | ilmuhewan | 4.5