Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Ternak dan budidaya ikan gabus channa untuk pemula

By On Tuesday, August 15th, 2017 Categories : Ternak Hewan

Cara budidaya ikan gabus channa  = Memilih untuk membudidayakan ikan gabus Channa rasanya tidak masalah, dan menguntungkan. Apalagi permintaan pasar semakin meningkat setiap harinya.

Berikut ini cara membudidayakan ikan gabus channa :

Pemijahan

Peram kali yang harus anda siapkan adalah indukan gabus channa yang nantinya dapat menentukan hasil dari benih ketika di panen.

Walaupun indukan ini tidak menentukan 100 % hasil yang diperoleh akan bagus, tapi dengan memilih indukan yang berkualitas akan menghasilkan ikan gabus yang berkualitas pula. Sebelumnya anda harus memilih indukan ikan gabus yang kondisinya sehat, tidak cacat, berkualitas.

Baca Juga : Panduan Sederhana Ternak Ikan Gabus Di Kolam Terpal

Dengan begitu kemungkinan terjadi kecacatan pada ikan gabus yang dihasilkan akan kecil.

Setelah itu siapkan tempat untuk pemijahan. Anda bebas memilih melakukan pemijahan di bak yang terbuat dari beton atau fiberglass.  Jika nada memilih menggunakan bak dari beton, maka buatlah bak dengan pajang 5 meter, lebar 3 meter dan tinggi 1 meter.

Lakukan pengeringan selama 3 – 4 hari dan isi air hingga 50 cm. Biarkan air mengalir selama pemijahan, masukkan juga kenceng gondok misalnya hingga menutupi seluruh permukaan  bak guna membantu proses perangsang pemijahan.

Anda dapat memasukkan indukan jantan dan betina dengan jumlah sama, misalnya 30 ekor. seekor induk betina ikan gabus channa dapat menghasilkan telur berjumlah 10.000 – 11.000 butir yang nantinya akan mengapung di permukaan air. Anda dapat mengambil telur – telur tersebut menggunakan sekupnet halus dan telur siap untuk di tetaskan.

Pastikan dan selalu melakukan pengontrolan selama proses pemijahan setiap harinya guna mengetahui perkembangan proses pemijahan.

Penetasan telur

Anda dapat melakukan proses penetasan telur ikan gabus channa di akuarium dengan ukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm dan tinggi 40 cm.

dan dapat mengisi akuarium dengan air setinggi 40 cm, gunakan juga 2 buah titik aerasi yang di hidupkan sepanjang pres penetasan. Pasanglah juga pemanas air pada akuarium dengan suhu 28 derajat celcius.

Masukkan telur yang kepadatannya 4 – 6 butir / cm persegi dan biarkan menetas yang mana mereka akan menetas dalam kurun waktu sekitar 24 jam.

Biarkan larva dalam akuarium tanpa di beri makan, karena mereka masih memiliki cadangan makanan.

Pemeliharaan larva

Proses pemeliharaan ini dapat dilakukan setelah 2 hari menetas hingga mereka berusia 15 hari pada akuarium yang sama yang kepadatannya 5 ekor per liter.

Anda dapat memberinya pakan berbentuk naupli artemia yang frekuensinya 3 kali dalam sehari. Ketika memasuki usia 5 hari, anda dapat memberinya makanan tambahan berupa daphnia dengan frekuensi yang sama.

Anda harus menjaga kebersihan akuarium guna menjaga mutu air, untuk itu lakukan pembersihan jika ada pakan yang tersisa atau kotoran lain dalam akuarium dan ganti air 50 % dengan air baru.

Sebaiknya lakukan juga penyimponan setiap 3 hari selai, tapi hal ini tergantung juga dengan mutu air.

Pendederan

Proses selanjutnya adalah proses pendederan yang dapat dilakukan pada kolam tanah. Namun sebelumnya dana harus menyiapkan kolam yang berukuran 200 meter persegi yang telah di keringkan selama 4 – 5 hari.

Jangan lupa membuat kemalir dengan tinggi 10 cm yang lebarnya 40 cm. Lakukan perataan tanah dan taburkan 5 – 7 karung kotoran ayam , kemudian rendam selama 5 hari dengan air yang tingginya 40 cm tanpa di alirkan.

Setelah 5 hari, anda dapat menebar 4.000 ekor larva pada kolam saat pagi hari, biarkan hingga 2 hari baru kemudian beri 1 – 2 kg tepung pelet. Setelah larva berusia 3 Minggu, anda dapat mulai memanennya.

Baca Juga : Biologi Ikan Gabus

Loading...
Cara Ternak dan budidaya ikan gabus channa untuk pemula | ilmuhewan | 4.5