Cara Ternak dan Budidaya Burung Macaw untuk Pemula

By On Wednesday, June 21st, 2017 Categories : Burung

Cara Ternak dan Budidaya Burung Macaw – Burung Macaw sendiri merupakan salah satu jenis burung paruh bengkok (parrot). Sebenarnya, kalian membutuhkan kesabaran serta ketelatenan dalam penetasan telur dan pembesaran anakan burung macaw.

Setelah si burung macaw bertelur, maka telur-telur tersebut kemudian akan ditetaskan menggunakan mesin penetas. Setelah menetas, anak daripada si induk burung macaw tersebut langsung dipindahkan ke boks yang berupa inkubator hingga berumur 3 hari.

Kemudian, si piyik tersebut akan dirawat di kandang pembesaran hingga tiba masa panen (siap dijual).

Baca Juga : Tips dan Trik Dalam Perawatan Burung Tledekan

Boks inkubator untuk si telur ini sederhanya bentuknya. Boks inkubator hanya terbuat dari bahan tripleks yang diberi penutup kain dan juga dilengkapi dengan tiga buah lampu pijar masing-masing yang memiliki daya listrik 5 watt.

  1. Penetasan Telur Burung Macaw

Mesin tetas (boks inkubator) bisa menampung hingga puluhan telur. Suhu penetasan yang ada pada tiga hari pertama sekitar hingga 38oC, lalu mulai di hari ke-4 akan diturunkan sedikit suhunya.

Lama penetasan akan berbeda-beda, hal tersebut akan bergantung dengan jenis burungnya. Khusus untuk penetasan pada telur macaw, itu akan memakan waktu sekitar 28 hari.

Pada saat ingin menetas, telur tersebut akan ditempatkan ke dalam kotak kecil yang dilapisi dengan tisu supaya anak burung macaw (piyik) yang baru menetas lebih nyaman. Setelah menetas, piyik tersebut tidak perlu diberi makan hingga kurang lebih 10 jam serta tetap dibiarkan di dalam mesin tetas.

Piyik tersebut akan berada dalam inkubator hingga umurnya mencapai 3 hari. Umur 1-3 hari tersebut merupakan masa kritis bagi si anakan burung macaw, maka dari itu inkubator perlu dilengkapi dengan lampu pijar sebagai penghangat.

Suhu kandang burung macaw tersebut akan setara dengan suhu saat berada di dalam mesin tetas (37 – 38oC) dan hal tersebut dapat tercukupi melalui adanya lampu pijar sebesar 5 watt sebanyak 3 buah.

Setelah piyik tersebut telah berumur 3 hari, maka piyik akan dipindahkan ke sangkar khusus untuk pembesaran dengan suhu kandangnya yang sekitar 32,6oC.

Setiap ekor piyik akan dipelihara di dalam sebuah sangkar yang diberi alas tisu. Burung yang telah dipindahkan ke dalam sangkar pembesaran pada umumnya telah melewati masa kritis dan tergolong aman.

Banyak sekali pembudidaya burung macaw sering merasa kesulitan pada saat memberi pakan kepada anakan burung macaw yang baru menetas.

Selain masih sangat rentan, ternyata anakan burung tersebut membutuhkan penyesuaian dengan udara yang ada di sekitarnya. Melakukan pelolohannya juga tidak dapat dibilang mudah, sangat membutuhkan ketelatenan serta kesabaran yang ekstra.

Nah, apakah kalian tahu bagaimana cara melolohkan anakan burung macaw ini? Jika belum mengetahuinya, berikut ini merupakan beberapa cara untuk meloloh anakan burung macaw :

  • Pertama, kalian perlu menyiapkan adonan tepung khusus untuk anakan burung macaw, lalu kemudian tuangkan sedikit air hangat ke dalam adonan tepung tersebut supaya menjadi bubur.
  • Anakan burung macaw harus dipegang dengan menggunakan jari dan jempol sambil dielus-elus, terutama pada bagian paruhnya. Dengan begitulah anakan burung macaw seakan merasa diloloh oleh indukannya.
  • Kemudian, bubur tepung tersebut diambil dengan menggunakan pipet dalam porsi yang sedikit, atau sekitar kurang lebih 80% daya tamping temboloknya. Jangan sampai terlalu banyak, karena jika terlalu banyak maka anakan dapat mati karena tembolok tidak kuat untuk menampung makanan.
  • Setelah selesai pemberian pakan, lalu paruh anakan tersebut dibersihkan dengan menggunakan kapas yang telah dibasuhi dengan air hangat. Hal tersebut bertujuan agar sisa makanan nya tidak menempel di tepi paruh burung yang sering mengundang datangnya bakteri.

Baca Juga : Cara Ternak dan Memelihara Burung Perkutut Bagi Pemula

Loading...
Cara Ternak dan Budidaya Burung Macaw untuk Pemula | ilmuhewan | 4.5