Cara Ternak Burung Murai Batu Black Dragon

By On Sunday, July 9th, 2017 Categories : Ternak Hewan

Cara Ternak Burung Murai Batu Black Dragon – Jika kalian membahas tentang burung murai batu, bagi kalian para pencinta burung.

Tentunya kalian mengetahui bahwa sekarang permintaan pasar dengan burung murai batu ini cukup tinggi dan terus meningkat bahkan hingga sampai ada tempat penangkaran murai batu yang cukup kewalahan karena dibanjiri pesanan dan hal ini merupakan peluang yang cukup baik apabila kalian mau mendapatkan keuntungan atau hal ini dapat di katakan merupakan penghasilan tambahan dari hasil jual beli burung murai batu.

Akan tetapi, jika kalian belum mengetahui tentang tahapan-tahapan yang sangat perlu dilakukan dalam ternak murai batu, terutama ternak burung murai batu black dragon.

Baca Juga : Mengenal Burung Murai Batu Asal Borneo Kalimantan

Nah jika diantara kalian masih ada yang bingung bagaimana ternak burung murai batu black dragon ini, maka akan di jelaskan mengenai hal-hal dan cara ternak burung murai batu black dragon yang belum kalian ketahui :

Pemilihan Bibit (Betina dan Jantan)

Untuk berternak burung murai batu black dragon, hal mengenai pemilihan bibit juga sangat diperlukan dikarenakan bibit yang bagus pastinya akan menghasilkan yang keturunan bagus juga, dan hal tersebut memang sering terjadi. Bahkan, keturunannya tersebut dapat lebih bagus dari sang induk.

Maka dari itu, kalian harus benar-benar dalam memilah induk yang tentunya cukup berkualitas, baik jantan maupun betina. Agar lebih jelasnya, berikut adalah beberapa cara dan ciri memilih indukan jantan dan betina yang berkualitas :

  • Induk Jantan : Untuk induk jantan, mereka harus sudah memiliki umur sekitar 2 tahunan sehingga dapat dikatakan sudah matang untuk melakukan perkawinan dan kalian harus memastikan induk tersebut tidak ada cacat fisik yang dimilki seperti di bagian kaki, kepala, sayap dan bagian tubuh yang lainnya. Kemudian, pilihlah induk jantan yang tidak takut dengan manusia akan tetapi tetap memiliki mental baja.
  • Induk Betina : Sama halnya seperti burung murai jantan, carilah burung murai betina yang tidak takut dengan manusia. Untuk umurnya sendiri, kalian dapat mencari burung yang sudah mencapai 1 atau 2 tahun karena umur tersebut merupakan umur yang pas untuk burung murai batu melakukan produksi. Jangan pernah kalian memilih betina yang kurus maupun cacat fisik seperti yang sudah di sebutkan di burung murai jantan.

Ukuran Kandang

Supaya burung murai batu tersebut dapat merasa nyaman, maka dari itu kalian harus membuatkan kandang yang cukup besar daripada kandang-kandang burung secara umumnya.

Kalian bisa membuat kandang burung murai batu black dragon ini dengan ukuran 80 x 80 x 200 cm.

Pemberian Pakan dan Perawatan

Supaya memiliki hasil yang maksimal, maka dari itu kalian perlu memberikan burung murai batu black dragon dengan pakan yang cukup.

Kalian dapat memberikan pakan dengan pemberian veor yang dijadikan makan utamanya serta ditambahkan kroto, belalang hijau, jangkrik, telur tawon dan juga ulat pisang yang dapat kalian tambahkan ke Extra Food (EF).

Jangan berikan terlalu banyak dikarenakan hal tersebut hanya merupakan makanan tambahan. Kemudian, kalian juga dapat melakukan perawatan seperti dimandikan, dijemur dan juga diangin-anginkan agar burung murai batu kalian merasa segar.

Pengembangbiakan

Hal ini agak cukup sulit untuk dilakukan. Kebanyakan juga para peternak yang merasa kesulitan dalam hal pengembangbiakan burung murai batu black dragon ini dikarenakan ada beberapa pasangan burung yang saling membunuh.

Maka dari itu, untuk mengatasi hal tersebut kalian dapat  melakukan langkah – langkah berikut dibawah ini :

  • Menyiapkan 2 kandang atau sangkar
  • Sangkar pertama digunakan untuk betina dan sangkar kedua digunakan untuk jantan
  • Masukan burung betina ke sangkar pertama, kemudian biarkan selama 1 minggu, selanjutnya masukkan burung jantan ke sangkar kedua dengan jarak yang cukup dekat.
  • Setelah 2 minggu, kalian dapat menyatukan mereka ke dalam 1 sangkar.

Setelah hal tersebut, mereka akan melangsungkan perkawinan yang akan menghasilkan telur dan menetas menjadi anak burung murai batu.

Perawatan Anak Murai Batu

Setelah anak burung murai batu menetas dari telurnya, maka kalian harus memberikan perawatan yang ekstra juga. Jika berada di usia 1 sampai dengan 2 minggu, kalian dapat memberikan makanan yang dicampur (veor dengan kroto) dan sudah di encerkan,kalian dapat memberikan makanan tersebut selama 1 jam sekali.

Apabila sudah menginjak minggu ke-3 atau 4, biasanya anak burung murai batu sudah mampu makan dengan sendiri.

Baca Juga : Cara agar burung murai batu juara lomba

Loading...
Loading...
Cara Ternak Burung Murai Batu Black Dragon | ilmuhewan | 4.5
BEOHOSTER.COM