Cara Ternak Ayam Cemani Untuk Pemula

By On Monday, June 5th, 2017 Categories : Ternak Hewan

Cara Ternak Ayam Cemani Untuk Pemula – Ayam cemani adalah salah satu ayam yang dibudidayakan di negeri ini.

Cara membudidayakannya bisa dikatakan mudah hanya perlu ketelatenan saja, dan cara budi dayanya mirip dengan budi daya ayam kedu hitam.

Pertama – tama kawinkan ayam cemani dengan sesama ayam cemani secara alami yang perbandingannya adalah 1 jantan 5 betina. Biarkan telur di tetaskan sendiri oleh induk ayam cemani karena mereka memiliki sifat mengeram dan juga mengasuh anaknya.

Karena ayam cemani yang masih kecil rentan terhadap kematian ketika berada suhu rendah, maka guna mengantisipasinya gunakanlah cara pemeliharaan DOC hingga usianya 1 bulan.

Anda bisa menempatkan anak ayam tersebut pada Box yang diberi lampu pijar guna menjaga kehangatan suhu ruangan Box. Ketika pagi hari anda bisa menempatkan Box tersebut di bawah sinar matahari tapi tetap letakkan di tempat yang relatif teduh ya ketika matahari mulai terik.

Proses pemeliharaan tersebut dapat anda lakukan setelah telur – telur mulai menetas yang dilanjutkan memisahkan anak ayam dengan induk atau dipisahkan dari mesin penetas telur yang telah dilengkapi dengan mesin pemanas.

Ketika Anka ayam berusia 4 hari maka itu saatnya anda memberinya imunisasi menggunakan vaksin ND (Newcastledesease) atau vaksin tetelo yang dapat di beli pada toko pakan / obat ternak. Imunisasi ini bisa di ulangi ketika mereka sudah berumur 4 minggun dan 4 bulan.

Anda juga dapat mengimunisasi dengan vaksin cacar FlowPox ketika di perlukan. Dengan memberinya imunisasi ini maka anda telah mencegah ayam – ayam cemani terserang penyakit atau virus.

Anda dapat memelihara ayam anda di kandang berlantaikan bambu / kawat / tanah / sekam / serbuk gergaji bahkan langsung di atas lantai.

Ukuran kandang ayam cemani ini bervariasi karena di tentukan oleh besar kecil ukuran si cemani, namun sebaiknya 1 meter persegi lantai untuk 4 – 6 ekor ayam cemani.

Buatlah kandang yang memiliki ventilasi dan terhindar dari pemanasan sinar matahari secara langsung dan juga air hujan. Sebaiknya anda membuat ventilasi secukupnya saja di setiap dinding kandang.

Bersihkan kandang dan sekitar kandang dari berbagai macam kotoran misalnya sampah guna mencegah terjadinya serangan penyakit pada ayam cemani anda dan setelah itu semprotkan desinfektan pada setiap pojok kandang.

Berilah penerangan yang cukup terutama untuk kandang ayam yang masih kecil guna memudahkan pengontrolan ketika malam hari tiba.

Ketika anda menempatkan di kandang, maka saat itulah proses seleksi dilakukan, yaitu memisahkan antara ayam yang berbulu hitam dan tidak berbulu hitam.

Baca Artikel Terkait :

Ciri-ciri Ayam Cemani Asli dan palsu

Ciri dan Karakteristik Ayam Cemani

Cara Mudah Menghitung FCR Ayam Boiler

Mitos Tentang Ayam cemani

Anda dapat memberi ayam cemani pakan yang berasal dari campuran dedak, menir, jagung gabah atau campuran lainnya yang mudah di peroleh dan dapat menekan harga pakan. Pastikan pakan yang diberikan memiliki nilai gizi yang baik untuk pertumbuhan ayam cemani.

Sebaiknya pakan di beram 1 – 2 kali sehari dengan pakan yang sangat kering. Sebelum memberikan pakan alangkah baiknya anda melakukan pengecekan terlebih dahulu pada sisa pakan, jika masih ada, maka porsi dapat di kurangi.

Semakin besar usia ayam cemani maka semakin besar pula ukurannya, untuk itu pindahkan atau tempatkan ayam – ayam cemani tersebut pada kandang yang sesuai, karena jika kandang terlalu sempit dapat menghambat pertumbuhan dan menyebabkan kandang lembab sehingga bibit penyakit muncul.

Pemberian lampu pijar dapat disesuaikan dengan kondisi, jika sedang dalam kondisi tidak dingin maka anda perlu mengurangi penggunaannya atau meniadakan.

Buat kandang menghadap ke arah timur yang terpisah dari pemukiman dan sinar matahari dapat dengan leluasa menyinari kandang di pagi hari.

Loading...
Loading...
Cara Ternak Ayam Cemani Untuk Pemula | ilmuhewan | 4.5