Cara Terbaik dalam Ternak Burung Cucak Ijo

By On Sunday, March 13th, 2016 Categories : Ternak Hewan

Cara Terbaik dalam Ternak Burung Cucak Ijo – Bagi para pecinta burung, tentunya mengenal jenis burung satu ini, yaitu cucak hijau atau cucak ijo.

Burung satu ini digemari karena kicauannya yang menarik dan juga warnanya yang sangat khas.

Jika sekarang ini lebih banyak orang memelihara cucak ijo untuk peliharaan, koleksi atau juga sebagai wakil dirinya dalam perlombaan, namun apabila memiliki pemikiran bisnis yang cermat, maka cucak ijo dapat dijadikan peluang bisnis yang menggiurkan.

Dikatakan menggiurkan karena harga jual cucak ijo saat ini sangat tinggi dan akan sangat menguntungkan bagi yang dapat mengembangbiakkannya.

Untitled

Untuk menernak cucak ijo, maka ada beberapa langkah yang harus diperhatikan atau dilakukan terlebih dahulu. Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan dalam beternak cucak ijo.

Mempersiapkan kandang

Dibutuhkan kandang untuk penangkaran yang berukuran cukup besar karena cucak ijo adalah jenis burung yang gesit, agresif dan lincah.

Kandang yang disarankan adalah yang memiliki ukuran minimal tinggi 2,5 meter dengan lebar sekitar 3 meter. Posisi kandang juga harus di tempat yang rindang atau lebih disarankan di bawah pohon.

Sediakan tempat untuk pakan dan minumnya, serta jangan lupa tempatkan pula tempat untuk tangkringan, keramba sampai dengan kotak khusus sebagai tempat untuk sarangsang betina mengerami telurnya.

Memilih indukan

Untuk memilih indukan yang bagus dan berkualitas agar menghasilkan anak yang berkualitas pula, maka Anda harus memilih indukan jantan yang sudah berusia di atas 2 tahun dan indukan betina yang berumur di atas 1 tahun.

Perhatikan pula bentuk fisiknya, jangan sampai memilih yang cacat atau yang tidak agresif karena pada dasarnya cucak ijo adalah jenis burung petarung, maka gerakannya harus yang lincah.

Kicaunya pun juga menjadi bahan pertimbangan sebelum memilih indukan.

Penjodohan

Untuk menjodohkannya, Anda tidak boleh langsung memasukkan kedua induk, jantan dan betina dalam satu kandang, melainkan 2 kandang berbeda dan dekatkan kandang tersebut satu dengan lainnya.

Hal tersebut untuk memancing ketertarikan si jantan agar mau kawin dengan sang betina.

Cara mengetahui bahwa si jantan sudah siap kawin adalah ketika cucak ijo jantan sudah terus berkicau dan mendekati lawan jenisnya dan sang betina sudah merespon dengan lebih sering turun ke dasar sangkar, maka hal itu adalah pertanda keduanya siap kawin.

Pakan

Jenis pakan yang dianjurkan untuk dikonsumsi cucak ijo antara lain voer, cacing, serangga dan buah, pada dasarnya, agar cucak ijo betina dapat cepat bertelur, maka dibutuhkan pakan yang memiliki kandungan mineral, kalsium, vitamin A, D2, E, B1, B3, B3, B6, B12, C, k3, D-L Methionine, I-Lisin, HCI, Folic Acid dan Ca-D Pantothenate.

Kroto juga bagus untuk diberikan ketika telur sudah menetas karena digunakan sebagai makanan anak cucak ijo.

Pemisahan

Jika telur sudah menetas, Anda dapat mengambil anakan cucak ijo tersebut dan meletakkannya di tempat berbeda yang terdapat pencahayaan lampu agar burung kecil ini akan terus merasa hangat.

Berikan kroto, vitamin dan campuran voer untuk makanannya.

Mudah bukan? Cara-cara di atas adalah metode singkat yang dapat Anda lakukan dalam upaya beternak cucak ijo.

Loading...
Cara Terbaik dalam Ternak Burung Cucak Ijo | ilmuhewan | 4.5