Cara Sederhana Dalam Mengawinkan Ikan Guppy

By On Friday, July 28th, 2017 Categories : Perikanan

Cara Mengawinkan Ikan Guppy – Ikan guppy merupakan salah satu ikan kecil/hias yang banyak sekali dipelihara oleh masyarakat di Indonesia.

Ikan hias yang satu ini mempunyai ekor yang cukup lebar, walaupun ukuran badannya yang terbilang sangat kecil.

Ikan ini juga memiliki sirip bagian atas (dorsal) yang juga lebar sehingga ikan ini akan terlihat gagah walaupun kecil, dengan kibaran ekor dan sirip atasnya.

Walaupun ikan ini terlihat kecil dan mungil, tetapi ikan guppy ini banyak sekali diminati untuk dipelihara terutama oleh para penghobi Aquascape dikarenakan ikan ini cocok berada di lingkungan tersebut, tidak memakan tempat terlalu banyak dan mudah juga dalam hal perawatannya.

Jika kalian ingin memelihara ikan guppy ini, kalian harus mengetahui apa saja peralatan untuk memelihara hingga membudidayakan ikan guppy ini. Alat yang dibutuhkan biasanya wadah/tempat, aerator dan tanaman air.

Baca Juga :

Cara Budidaya Ikan kakap Mata Kucing Untuk Pemula

Ciri dan karakteristik Ikan Kakap Mata Kucing

Kandungan dan Manfaat Ikan Kakap

Cara Membuat Ramuan Alami Untuk Memandikan Burung Kicau

Cara Mudah dalam Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan

Wadah yang diperlukan untuk budidaya ikan guppy ini setidaknya memiliki empat fungsi, yaitu sebagai tempat pemisahan indukan (2 wadah), tempat pemijahan/perkawinan (1 wadah), tempat penetasan (1 wadah) dan tempat pendederan (1 wadah).

Jika kalian penasaran, berikut tips dan cara sederhana dalam mengawinkan ikan guppy yang bisa kalian simak dibawah ini!

  1. Pertama-tama kita harus tahu terlebih dahulu, mana yang indukan jantan dan mana yang indukan betina. Setelah itu, kita pisahkan terlebih dahulu antara indukan jantan dan betina tersebut. Ikan guppy jantan dan betina tersebut bisa ditempatkan di wadah yang terpisah. Wadah bisa diisi dengan air bersih, dan diganti setiap 1-3 hari sekali. (Penggantian air tidak perlu seluruhnya, kalian cukup mengeluarkan sepertiga dari seluruh air dan menambahkannya dengan air yang baru). Pemisahan dilakukan dengan tetap memberi makan berupa daphnia atau moina sebanyak 2 kali sehari, guna agar indukan tetap sehat dan fit ketika nanti dalam proses perkawinan.
  2. Isi wadah pemijahan dengan air yang bersih, yang telah diendapkan kurang lebih 24 jam. Kedalaman air untuk tempat pemijahan harus 25 cm. Kepadatan tebar wadah pemijahan maksimal 30 ekor per 100 liter air. (Contoh : jika akuarium berukuran luas 1 x 0,5 m, kalian cukup menampung 30 sampai 40 ekor ikan guppy. Jika memungkinkan, kalian dapat memberikan tanaman air seperti hydrilla untuk tempat ikan dapat bercumbu)
  3. Lakukan perkawinan ikan guppy secara satu-satu ataupun secara massal. Sebenarnya, pemijahan massal lebih dianjurkan dikarenakan akan lebih cepat, ekonomis serta lebih praktis. Komposisi pemijahan massal antara ikan jantan dan betina biasanya dengan perbandingan 1:5. Tetapi jika kalian ragu semua betina akan terbuahi, komposisinya bisa kalian jadikan perbandingan 1:2. Kalian juga bisa dengan melakukan pemijahan 2 betina dengan 1 jantan, supaya kualitasnya lebih baik. Jika ingin melakukan perkawinan massal, cukup masukkan 10 betina dengan 5 jantan atau lebih.
  4. Pisahkan indukan yang akan dikawinkan ke kolam khusus pemijahan
  5. Caranya, masukkan terlebih dahulu indukan betina pada pagi hari. Lalu sorenya, bisa dimasukkan indukan jantan.
  6. Jika pada pemijahan massal, belum tentu semua ikan melakukan perkawinan pada hari yang sama. Biasanya, proses pemijahan tersebut akan dibiarkan untuk berlangsung selama 4 sampai 7 hari. Jika sesudah waktu tersebut, kalian dapat memisahkan betina yang telah dibuahi ke dalam wadah terpisah khusus untuk wadah penetasan dari ikan guppy ini ( wadah penetasan diisi air yang bersih dan diberi aerasi, dan pertahankan kualitas air agar tidak menganggu larva ikan)
Loading...
Loading...
Cara Sederhana Dalam Mengawinkan Ikan Guppy | ilmuhewan | 4.5