Cara pengujian Mutu pakan buatan Untuk Ikan

By On Monday, August 7th, 2017 Categories : Pakan Hewan

Cara pengujian Mutu pakan buatan Untuk Ikan – Senang memelihara ikan?

Buat para penggemar ikan, membeli bibit ikan untuk kemudian membesarkan dan dipelihara, baik untuk dijual lagi atau sebagai hiasan, memiliki keasyikan tersendiri.

Namun untuk memelihara ikan tentunya tidak cukup hanya dengan modal ikan saja.

Tentu dibutuhkan hal-hal seperti tempat (wadah ikan), air, oksigen, dan pastinya pakan ini.  Pakan ini diberikan tiap hari, agar ikan bisa makan dan menjadi besar.

Baca Juga :

Cara Mudah dalam Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan

Cara budidaya artemia untuk pakan ikan

Syarat Yang Harus diperhatikan dalam Menyusun Formula Pakan ternak

Cara Membuat Pakan Alternatif Ikan Nila

Jenis-jenis Makanan Untuk Ikan Nila

Lalu apa itu pakan, dan terbuat dari apa sebenarnya pakan ikan?

Pakan ikan adalah makanan yang dipersiapkan untuk makanan ikan. Pakan ini terbagi menjadi dua, yaitu pakan yang alami (langsung disiapkan dan diberikan kepada ikan), atau pakan buatan yang dibuat di pabrik dengan bahan-bahan tertentu.

Pakan alami biasanya berupa binatang-binatang lau/darat yang diberikan kepada ikan, atau ganggang yang ditemukan di laut atau sungai. Pakan alami dipercaya lebih sehat dan membantu kesehatan pencernaan ikan.

Pakan alami juga bisa membantu ikan untuk cepat memasuki masa kawin.

Namun pakan alami membutuhkan perawatan lebih dan waktu yang lebih lama untuk pemeliharaanya.

Lalu bagaimana dengan pakan buatan?

Pakan buatan dibuat di pabrik/industri, dengan teknologi baik mesin atau manual, dengan campuran bahan seperti ganggang, dan protein dari ikan yang digiling dan disatukan, kemudian dibuat jadi butiran kecil, dan terkadang dicampur minyak ikan.

Ada juga yang menggunakan dedak, ampas tahu, jagung, tepung tapioka dan ayam untuk memberikan gizi yang cukup buat ikan.

Selain itu, kacang-kacangan, bungkil kelapa, biji kapuk dan serat bisa menjadi alternatif lain di dalam membuat pakan buatan ikan.

Untuk pabrikan, biasanya  menggunakan gilingan cacing artemia, tepung ikan, tepung kepala udang dan ampas tahu, yang digilang menjadi satu. Kandungan di dalam pakan ikan adalah sebagai berikut:

  1. Protein berguna untuk membentuk jaringan tubuh, mengganti sel yang rusak, untuk reproduksi, untuk membantu perkembangan enzim dan hormon penting serta metabolisme.
  2. Lemak adalah sumber energi. Lemak bisa memacu daya apung ikan. Dengan komposisi 4-16% pada lemak pada pakan ikan, ikan mendapatkan cukup pasokan lemak. Namun, perlu diperhatikan bahwa kelebihan lemak bisa membuat ikan teroksidasi, dan bau ikan menjadi tidak enak.
  3. Karbohidrat merupakan sumber energi bagi ikan. Beberapa jenis ikan membutuhkan kadar karbohidrat yang besar, seperti nilem. Ikan herbivora memiliki daya serap terhadap karbohidrat yang lebih tinggi.
  4. Vitamin bisa ditambahkan ke dalam pakan, yang merupakan bahan pembantu pakan yang berasal dari luar tubuh ikan.
  5. Mineral berfungsi untuk pembentukan struktur tulang, gigi, dan sisik.

Lalu apa kelebihan pakan buatan? Pakan buatan tentunya lebih praktis daripada pakan alami, karena untuk mendapatkannya kita hanya tinggal membeli di pabrik/toko, jelas menghemat tenaga.

Jadi, bagaimana cara pengujian mutu pakan buatan untuk ikan?

  1. Pakan bermutu jelas harus mengandung bahan dan nutrisi yang baik yang diperlukan oleh ikan. Setiap ikan memiliki kebutuhan gizi yang berbeda, jadi terlebih dahulu harus mengetahui kebutuhan dari tiap ikan.
  2. Cara terbaik untuk menguji adalah dengan mencoba. Dengan mencoba berbagai jenis pakan untuk ikan yang sama, kita bisa meneliti bagaimana reaksi ikan terhadap pakan.
  3. Harga jelas menentukan apakah pakan ikan berkualitas atau tidak. Pakan ikan yang berkualitas pasti punya harga yang tinggi.

Bagaimana? Semoga tips cara pengujian mutu pakan buatan untuk ikan bisa bermanfaat.

Loading...
Cara pengujian Mutu pakan buatan Untuk Ikan | ilmuhewan | 4.5