Cara Penggemukan Sapi Dengan Cara Modern

By On Friday, February 17th, 2017 Categories : Produksi

Cara Penggemukan Sapi Dengan Cara Modern – Penggemukan sapi pedaging atau sapi potong diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi para peternak maupun konsumen.

Maklum saja, sapi potong atau sapi pedaging dipelihara guna diambil dagingnya. Sehingga, jika memiliki daging yang banyak atau sapi dalam kondisi gemuk dan berkualitas, bisa memberikan kepuasan kepada konsumen.

Waktu penggemukan sapi potong atau sapi pedaging umumnya, bisa mencapai kurun waktu 6 bulan.

Baca Juga : Waktu Yang Baik Dalam Melakukan Inseminasi Buatan Pada Sapi

Selama proses penggemukan 6 bulan tersebut para peternak berupaya agar lemak dan daging dalam tubuh sapi potong atau sapi pedaging dapat tumbuh maksimal. Terutama, untuk kebutuhan di hari besar seperti lebaran dan idul qurban.

Proses penggemukan sapi potong atau sapi pedaging pada intinya merupakan sebuah sistem penggemukan yang menggunakan potensi genetika dalam tubuh sapi potong atau sapi pedaging sendiri.

Sistem ini memanfaatkan sifat genetis sapi yang dapat menyimpan lemak selama jangka waktu 6 bulan tersebut sebelum dijual.

Apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana  cara penggemukan sapi dengan cara modern? Berikut ini ulasannya…

Cara penggemukan sapi dengan cara modern dengan memperhatikan aspek pakan ternak sapi

Untuk menggemukkan hewan ternak sapi potong atau sapi pedaging tidak bisa dipungkiri jika makanan atau pakan ternak adalah hal prioritas yang patut diperhatikan.

Penambahan makanan berupa suplemen juga dibutuhkan agar pertumbuhan daging dan lemak jadi lebih cepat. Pemberian presentase penguat atau suplemen di dalam pakan ternak memakai perbandingan 9 / 100 gram.

  • Bekatul 60
  • Batang sagu 6
  • Campuran mineral 0,5
  • Tepung ikan 3
  • Garam 0,5
  • Bungkil kelapa 30

Takaran pemberian pakan

Nutrisi dan pemenuhan gizi untuk sapi potong atau sapi pedaging harus mencukupi berdasarkan umur dan peningkatan berat badan sapi setiap hari.

Pemberian pakan hijau memperhatikan takaran 30 sampai 40 kg per ekor. Setiap sore hari, diberi konsentrat bekatul 40 kg, garam 0,25 kg, dan air minum bersih sebanyak 6 ember per ekor sapi selama setiap hari.

Untuk selingan makanan tambahan bisa ditambahkan molasse yang terbuat dari campuran antara gaplek, biji randu, serta dedak, air dan urea.

Manfaat pemberian pakan dan konsentrat

Tujuan utama yang ingin dicapai dalam pemberian pakan dengan tambahan konsentrat adalah meningkatkan laju pertambahan berat badan sapi potong atau sapi pedaging.

Tidak cukup itu, konsentrat dengan dosis yang tepat juga dapat menambah nafsu makan sapi potong atau sapi pedaging secara alami.

Peternak yang pandai memvariasikan pakan ternak sapi, akan membuat sapi bertambah nafsu makan dan tidak mudah bosan selama digemukkan dalam kurun waktu 6 bulan.

Hindari pemberian ampas tahu

Para peternak yang ingin menekan biaya operasional pemberian pakan ternak sapi, konon banyak yang memanfaatkan ampas tahu yang sudah tidak terpakai dari limbah industri tahu. Akan tetapi, sebaiknya hindari memberikan ampas tahu sebagai pakan ternak sapi potong atau sapi pedaging.

Pasalnya, sapi yang diberi ampas tahu biasanya  akan memiliki jenis daging yang kurang berkualitas. Warnanya putih dan banyak kadar airnya, daging ini tentu tidak akan memuaskan konsumen.

Tak hanya itu, selama proses distribusi sapi atau dalam perjalanan ke pasar hewan, sapi bisa mengalami penurunan berat badan.

Pilih bakalan sapi yang unggul

Para peternak juga disarankan untuk memilih bakalan sapi yang unggul dan berkualitas baik. Pasalnya, bakalan sapi adalah hal yang paling menentukan alias kunci utama keberhasilan penggemukan sapi.

Selama memilih bakalan sapi yang baik, maka pertumbuhan sapi potong bisa berjalan lancar. Berlaku sebaliknya, jika bakalan sapi kurang bagus, maka hasilnya akan melenceng dari yang diharapkan.

Baca Juga : Berikut ciri atau tanda sapi akan melahirkan

Loading...
Cara Penggemukan Sapi Dengan Cara Modern | ilmuhewan | 4.5