BISNIS ONLINE GRATIS HASIL MELIMPAH KLIK DISINI

Cara Pengendalian Penyakit Burung yang Disebabkan oleh Bakteri, Virus dan Jamur

By On Monday, July 25th, 2016 Categories : Uncategorized

Cara Pengendalian Penyakit Burung yang Disebabkan oleh Bakteri, Virus dan Jamur – Sakitnya burung hias atau burung rumahan memang sering terjadi.

Terutama jika anda memelihara lebih dari satu burung dalam sangkar.

Nah, anda mungkin ingin tahu apa saja penyakit yang mungkin menyerang burung anda walaupun sudah membersihkan kandang dengan pasti.

Untitled

Penyebab adanya penyakit pada burung ada 3 hal, yaitu bakteri, virus dan juga jamur. Organisme parasit ini memang sering mengganggu hidup burung hias dan menyebabkan burung mudah mati.

Baca Juga : Cara Membedakan Burung Puyuh Jantan dan Betina

Selain itu mungkin anda bingung penanganan apa dan bagaimana gejala yang diberikan dari masing-masing organisme parasit. Mari kita ulas dalam artikel berikut ini.

  1. Penyakit yang disebabkan Bakteri

Bakteri terbagi menjadi tiga ada bakteri positif dan negatif, serta bakteri keduanya. Bakteri tidak hanya mengganggu burung namun banyak hewan bahkan manusia

. Untuk manusia maka obat dan antibiotik akan menjadi pengendalinya. Namun, jika bakteri pada burung akan menimbulkan penyakit seperti Paratyphoid yang membahayakan bahkan jika tidak diobati dalam 5 jam maka burung langsung mati.

Usus pencernaan dihentikan oleh bakteri yang menyebabkan burung tidak mau makan. Jika terserang anda langsung membeli baytril obat khusus burung dan meneteskan sebanyak 3 tetes selama 10-15 hari berturut-turut.

Bakteri lainnya seperti bakteri anaerobik pada burung puyuh, pengendaliannya hanya tinggal membersihkan kandang, serta pisahkan yang sehat dan sakit.

Bakteri dapat dicegah selama obat diberikan kepada burung, pencegahan penyakit karena bakteri lebih mudah dibandingkan dengan virus dan penyakit karena cacing dalam tubuh.

  1. Penyakit yang disebabkan Virus

Virus bersifat parasit. Hal ini karena berkaitan dengan cara bekerja virus yang tidak hanya menghambat, namun memakan makanan yang ada pada tubuh burung tersebut.

Selain itu virus terkadang merusak inang yang ditumpanginya. Seperti penyakit Newcastle virus ini menyerang burung dan unggas.

Virus ini mematikan dan menimbulkan gejala seperti pilek, kepala melipat, sayap lemas, dan mengorok. Pengendaliannya dapat memberikan makanan phor ayam yang berkualitas, lalu berikan beras merah pada makanan kedua.

Jangan sampai air mengenai lehernya sehingga berikan spet. Setelah burung dapat berdiri dan makan cabutlah bulu pada leher hal ini bermaksud mengeluarkan darah kotor, jangan lupa tusuk pada bagian hitam karena disitu racun mengendap.

Setelah itu berikan betadine. Menjaga kebersihan kandang dan memberi vitamin juga dapat dilakukan selain hal diatas.

  1. Penyakit yang disebabkan oleh jamur

Terakhir karena jamur. Jika burung terkena jamur seperti penyakit jamuran pada kenari. Hal ini karena kebersihan kandang tidak dijaga sehingga menyebabkan burung kenari jamuran, karena burung cenderung aktif burung akan sulit tenang jika terserang penyakit, atau justru lemas sama sekali tidak bertenaga.

Jamur umumnya lebih menyerang bagian fisik burung tersebut yang menyebabkan burung merasa gatal dan menggigit atau merontokan bulunya sendiri.

Selain kandang yang tidak bersih jarangnya burung dijemur di pagi hari juga dapat menjadi masalah utama, karena kelembaban yang tinggi menyebabkan jamur sangat mudah tumbuh di tubuh burung.

Gunakan salep anti jamur khusus burung jika memang sudah ada tanda-tanda burung merasa gatal dan bulunya dicabuti, lalu pindahkan ke kandang baru dengan dasar atau bagian bawah kandang terpisah dengan tempat menampung kotoran.

Hal ini menghindari burung langsung menginjak dan bermain di tempat kotor yang menyebabkan burung tersebut sakit. Lakukan cara-cara sederhana namun bermanfaat jika ingin burung hias kesayangan anda tidak ingin terkena jamur.

Baca Juga : Cara Ternak Burung Puyuh Untuk Pemula

Loading...
Cara Pengendalian Penyakit Burung yang Disebabkan oleh Bakteri, Virus dan Jamur | ilmuhewan | 4.5