Cara Pengendalian dan Pengobatan Penyakit Scabies Pada Kelinci

By On Sunday, November 20th, 2016 Categories : Penyakit Hewan

Cara Pengendalian dan Pengobatan Penyakit Scabies Pada Kelinci – Scabies adalah jenis penyakit ini sering disebut gudik atau kudis yang dapat menimbulkan gatal-gatal.

Bagian tubuh yang awalnya terserang adalah kepala, lalu menjalar ke mata, hidung, kaki, dan kemudian seluruh tubuh.

Penyebabnya terjadinya scabies ini adalah kutu Sarcoptes Scabiei sehingga penyakitnya disebut scabesiosis alias kudis. Kutu kudis berbentuk hampir bulat, dan memiliki kaki sebanyak empat pasang.

penyakit-kelinci

Baca Juga : Ini Dia Tipe dan Jenis Kandang Kelinci

Kutu jantan hanya berukuran sekitar 0,2 – 0,24 mm, sementara itu untuk ukuran kutu jenis betina adalah sebesar 0,33 – 0,6 mm.

Kutu ini berkembang biak dengan telur, jumlah telur yang dihasilkan dalam sekali bertelur yaitu sebanyak 40 – 50 butir.

Kutu betina akan masuk di bawah kulit dengan cara merusak lapisan kulit bagian teratas. Akibat terjadinya kerusakan kulit, sehingga akan menimbulkan luka dan rasa gatal-gatal hingga akhirnya terjadi infeksi kulit dengan gejala yang bisa dilihat kulit tampak berwarna kemerah-merahan, bulu – bulu rontok, dan diikuti rasa gatal-gatal yang sangat menyiksa.

Dengan semakin seringnya kelinci menggaruk-garuk atau menggosok-gosokkan bagian badannya pada dinding kandang, maka seluruh bagian badan kelinci nantinya akan penuh dengan korengan. Maka badan kelinci menjadi cepat kurus, tidak nafsu makan hingga akhirnya pun bisa mati.

Pengendalian Scabies Pada Kelinci

Kelinci yang sudah terdeteksi kena kudis atau scabies, maka harus segera disingkirkan di kandang isolasi. Kandang kelinci kemudian dibersihkan, kemudian semprotkan sejenis disenfektan atau berupa obat pembasmi hama. Lalu kandang tersebut dijemur dan dibiarkan kosong paling tidak minimal hingga 15 hari.

Pengobatan Penyakit Scabies Pada Kelinci

  1. Kelinci yang mengalami kudisan atau scabies dicukur bulunya di sekitar bagian yang kudisan. Cuci lukanya dengan air hangat. Setelah bersih dan di lap kering, olesi luka menggunakan obat kudis, misalnya salep yang berbahan dasar belerang, atau salep merk scaviam, ataupun scabicid cream. Semetara untuk pengobatannya dapat dilakukan setiap sekali 2 hari.
  2. Dengan menggunakan delousing yakni shower dengan air yang telah dilarutkan bubuk D.D.T atau Diclhoro Diphenyl Trichloroetan. Selain itu untuk pengobatan yang lain dengan menggunakan salep yang mempunyai daya miticid baik dari zat kimia organik maupun non organik yang dioleskan pada bagian kulit yang terasa gatal dan kemerahan lalu didiamkan selama 10 jam.
  3. Dengan sabun yang mengandung sulfur atau belerang karena kandungan yang ada pada sulfur bersifat antiseptik dan antiparasit, akan tetapi pemakaian sabun sulfur ini tidak boleh berlebihan karena bisa membuat kulit menjadi kering.
  4. Dibubuhi bedak dengan merk doris atau bedak dengan merk salicyl. Boleh semua merk, asalakan semua bedak tersebut yang mengandung salicylicum dan gunakan selama beberapa hari di bagian yang terkena scabies.
  5. Disuntik dengan menggunakan avimec/ivomec, untuk dosis 1 ekor kelinci dewasa itu sebanyak 0,3ml. Cara suntiknya yaitu diantara kulit atau daging. Cara yang digunakan bisa dengan mencubit kulitnya. Selain itu juga bisa dilakukan pada bagian belakang dari leher, bagian punggung, bagian sela-sela di pangkal kaki depan, ataupun sela-sela di pangkal kaki belakang
  6. Disuntik dengan bivermectin, dosis 0,3ml untuk kelinci dewasa.
  7. Disuntik dengan wormectin atau ivermectin (cari diapotik atau penjual obat-obatan untuk ayam), dosis 0,3ml, harga sekitar Rp. 30.000,-.
  8. Diolesi salep pipapet (dijual diapotik) secara merata dan tipis-tipis saja.
  9. Diolesi salep obat kulit yang dijual pasaran, contoh daktarin dan canesten.
  10. Diolesi salep Scabicid Cream di bagian kulit yang terkena scabies tipis dan merata. Harga sekitar Rp.7.500-Rp.25.000.
  11. Diolesi dengan menggunakan alkohol dan minyak tanah yang telah dicampurkan sebelumnya. Setelah diolesi harus dilepas diluar kandang selama 4 jam agar tidak strees.
  12. Diolesi Minyak Cap Tawon banyak ditemukan diapotek. Khasiatnya dalam 2 – 3 hari jika di rawat rutin, maka kulit putih akan mengelupas dan luka cepat sembuh tanpa rasa perih.

Baca Juga : Ciri dan Karakteristik Khusus Hewan Kelinci

Loading...
Cara Pengendalian dan Pengobatan Penyakit Scabies Pada Kelinci | ilmuhewan | 4.5