Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Penanganan Gangguan Reproduksi Pada Ternak Kerbau Dan Sapi

By On Sunday, March 25th, 2018 Categories : Penyakit Hewan

Cara Penanganan Gangguan Reproduksi Pada Ternak Kerbau Dan Sapi – Gangguan reproduksi pada ternak seperti kerbau dan sabi jika terjadi secara terus menerus akan mengakibatkan kerugian terutama kepada para peternak.

Pada umumnya gangguan reproduksi ini berbentuk Abortus atau keguguran, Distokia atau Kesulitan melahirkan, Retensio Sekundinarium atau Air – ari tidak keluar dan terjadi kelahiran secara prematur sebelum waktunya.

Guna menangani gangguan ini maka diperlukan proses optimalisasi reproduksi untuk memanagement teknologi reproduksi seperti sinkronisasi birahi dan inseminasi buatan, pemeriksaan kebuntingan, penanganan kelahiran dan gangguan reproduksi.

Baca Juga : Jenis dan Komposisi Pakan Sapi Perah Paling Baik

Kegiatan ini diharapkan juga mampu meningkatkan populasi para ternak dan menekan serangan gangguan reproduksi.

Tahapan penanganan gangguan reproduksi pada ternak :

  1. Tahapan persiapan

Proses pertama yang dilakukan adalah proses persiapan pada tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota di antaranya :

  • Menetapkan tim pusat dan teknis
  • Menyusun pedoman teknis optimalisasi
  • Mensosialisasikan pedoman
  • Melakukan workshop manajemen layanan reproduksi
  • Melakukan koordinasi antara tingkat pusat dengan provinsi
  • Melakukan pendataan dan pemetaan wilayah
  • Mendistribusikan semen beku dan pengadaan N2 cair
  • Melakukan pengadaan serta mendistribusikan hormon dan obat hewan
  1. Tahapan pelaksanaan

Proses ini melakukan pelaksanaan optimalisasi sesuai skema, diantaranya :

  • Melakukan inventarisasi pada ternak setelah proses IB atau inseminasi buatan
  • Melakukan pemeriksaan kebuntingan pada ternak
  • Melakukan sinkronisasi birahi secara serentak
  • Melakukan proses pelayan IB
  • Melakukan penangan gangguan produksi pada ternak
  • Proses pemantauan, pencatatan dan penangan ketika lahir
  • Merencanakan panen anakan sapi atau kerbau
  1. Evaluasi dan laporan

Proses ini perlu dilakukan untuk mengetahui perkembangan proses optimalisasi yang dilakukan secara berkala dengan koordinator Direktorat jenderal peternakan dan Kesehatan Hewan.

Baca Juga : Tips Dan Trik Dalam Membuat Kandang Sapi

Hasil dari evaluasi inilah yang nantinya akan di jadikan sebuah laporan sebagai acuan optimalisasi dan perbaikan ketika terjadi kendala di hari kemudian.

Berikut ini mekanisme pelaporannya :

  • Para petugas yang ada di lapangan wajib untuk Melaporkan perkembangan dari pelaksanaan kegiatan sebulan sekali di Minggu pertama bulan berikutnya kepada Dinas Kota atau Kabupaten yang ditembuskan kepada Dinas provinsi.
  • Seluruh laporan dari petugas lapangan di rekap oleh Dinas kota atau Kabupaten untuk disampaikan kepada Dinas Provinsi per bulan.
  • Laporan yang berasal dari Dinas Kota atau Kabupaten di reka oleh Dinas Provinsi dan setiap triwulan sekal disampaikan kepada Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak dan Direktur Kesehatan Hewan cq UPT Koordinator Pelaksana dari masing – masing provinsi.
  • Seluruh koordinator pelaksana akan membuat rekapitulasi seluruh laporan dari kota atau kabupaten untuk di olah dan disampaikan kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan cq. Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak dan Direktur Kesehatan Hewan.

Macam gangguan reproduksi :

  • Cacat anatomi saluran reproduksi, dibedakan menjadi cacat bawaan atau kongenital dan cacat Perolehan.
  • Gangguan fungsional , yaitu terjadinya gangguan pada organ reproduksi sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik. Contohnya sista ovarium, subestrus dan birahi tenang, anestrus dan ovulasi tertunda.
  • Kesalahan Management, yaitu gangguan reproduksi yang berkaitan dengan faktor nutrisi pada pakan, karena jika para ternak kekurangan nutrisi dalam jangka panjang, maka akan mempengaruhi fungsi reproduksi, efisiensi rendah dan akhirnya produktifitasnya menjadi rendah.
  • Infeksi organ reproduksi, dibedakan menjadi infeksi non spesifik (contohnya radang uterus, dan radang terus bernanah) dan infeksi spesifik (disebabkan oleh bakteri, jamur dan virus).

Baca Juga : Pengertian Dan Tipe-Tipe Sapi Tropis

Loading...
Cara Penanganan Gangguan Reproduksi Pada Ternak Kerbau Dan Sapi | ilmuhewan | 4.5