Cara pemeliharaan ikan bawal pada air tawar

By On Saturday, July 16th, 2016 Categories : Perikanan

Cara pemeliharaan ikan bawal pada air tawar – siapa yang tidak mengetahui ikan yang banyak dimakan dan rasanya enak ini.

Ikan bawal merupakan salah satu ikan wajib yang ada di pasar dan banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia.

Ikan bawal merupakan ikan air tawar dengan gigi yang paling khas. Banyak yang takut memakan ikan ini akibat bentukannya, padahal rasanya sangat enak. Ada cara budidaya dan pemeliharaan yang dapat dilakukan bagi anda yang ingin berbudidaya ikan bawal.

Untitled

Baca Juga : Pengertian dan budidaya kolam tadah hujan

Cara berbudidaya

Persiapkan kolam tempat menampung ikan atau benih dan budidaya. Persiapan kolam ini dilakukan di awal, dengan menggunakan kapur terlebih dahulu sebelumnya agar pH pada kolam terjaga dan membunuh patogen yang ada pada kolam.

Sehingga ketika pembenihan ikan tidak akan terkena hama dan penyakit. Kolam tidak harus dipupuk karena ikan bawal akan diberikan makanan susulan ketika sudah pembenihan.

Tapi jika ingin dipupuk maka gunakan TSP dan juga pupuk kandang dengan ukuran tertentu dan harus benar-benar matang agar tidak menjadi ikan.

Jika pemupukan selesai kolam diisi sebanyak 2-3 cm dan diamkan selama minimal 3 hari maksimal 4 hari. Jika sudah diisi air dengan kedalaman maka 40-60 cm.

Apabila dalam kolam sudah berubah warna airnya menjadi hijau terang maka benih sudah bisa disebar dan diberikan kedalam kolam.

Pemeliharaan

Ada beberapa tahapan pemeliharaan :

  1. Gunakan benih yang baik untuk pembibitan awal. Benih ikan yang baik akan menolong anda dalam berbudidaya ikan bawal. Hal tersebut akan menghasilkan ikan bawal yang baik diwaktu selanjutnya.
  2. Ikan yang butuh adaptasi dari plastik harus dilakukan secara perlahan. Masukan ikan yang masih berada dalam plastik ke kolam. Jika air di plastik sudah berembun maka tandanya air di plastik dan air di kolam sudah seukuran dan sudah sama sehingga anda dapat menggunakan kolam tersebut dan mengganti benih ikan tersebut yang tadinya di plastik menjadi ke kolam.
  3. Tebar benih secara perlahan dan keluarkan ikan dalam benih satu persatu sehingga ikan bawal tidak akan stress atau kaget karena berbeda tempat dan juga berbeda air secara tiba-tiba.

Kualitas Pakan ikan bawal

Ikan bawal membutuhkan pakan yang khusus atau berbeda. Dengan pakan yang baik maka akan menolong anda membesarkan ikan bawal dan menjadi ikan yang berkualitas.

Namun pakan harus tepat, tidak kurang dan berlebihan dengan begitu ikan tidka akan kekurangan atau keracunan.

Karena ikan bawal bersifat omnivora dapat memakan daging atau bukan daging, nah anda dapat memilihkan daun-daunan maupun pelet pakan diberikan sekitar maksimal 5% berat badan atau perkiraan jumlah total yang ada pada kolam tersebut. pemberian pakan harus ditebar secara merata dan teratur.

Pemanenan pada ikan bawal

Ikan bawal sudah bisa anda panen, ketika setelah maksimal 6 bulan pemeliharaan dan budidaya. Hal ini sudah merupakan waktu yang paling lama sehingga bisa saja dibawah 6 bulan anda memanennya. Dengan ukuran kurang lebih 500 gram per ekor maka anda sudah bisa memanen.

Pemeliharaan dilakukan sebenarnya mulai sejak awal, ketika benih ditebar sampai panen. Bukan hanya ketika ikan sedang dalam masa berkembang.

Dengan begitu anda akan waspada dan selalu berjaga-jaga dengan cara memelihara dari awal. Ikan merupakan hewan yang tidak bisa bersuara, hanya dari gerakan dan sikap ikan dapat menunjukan gejala yang tidak baik. ada baiknya anda selalu mengawasinya.

Baca Juga : Biologi Ikan Betok

Cara pemeliharaan ikan bawal pada air tawar | ilmuhewan | 4.5