Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Pembenihan Ikan Baung

By On Saturday, October 29th, 2016 Categories : Perikanan

Cara Pembenihan Ikan Baung – Budidaya ikan kini semakin marak. Salah satu ikan yang banyak dibudidayakan adalah ikan baung yaitu ikan air tawar yang banyak ditemukan di Indonesia.

Karakteristik dari ikan ini memiliki warna daging yang putih dan tebal. Ikan ini memiliki duri kecil di dalam daging.

Rasa dari olahan ikan ini sangat nikmat sehingga banyak orang yang suka mengkonsumsi ikan jenis ini. Budidaya ikan baung menjadi populer karena permintaan masyarakat yang banyak membuat petani ikan semangat untuk membudidayakan ikan jenis ini untuk memenuhi kebutuhan pasat.

budidaya-ikan-baung

Baca Juga : Klasifikasi Dan Anatomi Ikan Mas

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum membudidayakan ikan adalah dengan cara mencari bibit ikan baung di alam bebas.

Setelah itu anda bisa membudidayakan dengan baik  agar dapat berproduksi sehingga permintaan pasar bisa tercukupi.

Ikan baung ini memiliki bentuk yang mirip dengan ikan lele ikan ini juga licin selain itu ikan jenis ini juga memiliki patil maka harus hati-hati ketika  menangkapnya karena jika tidak hati-hati maka bisa melukai

Beberapa langkah jitu pembenihan ikan baung :

  1. Hal yang pertama penting untuk dilakukan adalah pematangan gonad yang bisa ditempatkan pada kolam dengan aliran yang terus menerus misalnya saja di kolam. Jangan lupa untuk memberi makan setiap hari. Makanan yang lazin diberikan adalah pelet yang kurang lebih 5 % dari bobot ikan yang akan diberi makan. pemberian makan yang teratur akan membuat ikan memiliki nilai gizi yang cukup sehingga siap untuk melewati proses selanjutnya yaitu pemijahan yang membutuhkan ikan dengan kualitas yang baik agar menghasilkan anak ikan yang baik.
  2. Pemijahan merupakan tahap kedua setelah memilih induk yang berkualitas wahid. Anda bisa melakukan beberapa cara dalam proses ini. Anda bisa menyuntikkan perangsang agar ikan dapat mengeluarkan telurnya dari perut. Setelah perut ikan membesar maka anda bisa memulai mengurut perutnya. Setelah telur dari ikan betina keluar maka anda bisa merangsang ikan jantan dengan memberikan ekstrak hiposifa. pada punggung ikan. Anda cukup menyuntikkan satu kali saja. Pastikan telur dan sperma tercampur dengan baik sehingga dapat menghasilkan anak ikan yang berkualitas bagus dan juga dapat berkembang dengan cepat.
  3. Penetasan merupakan tahap terakhir. Dalam proses ini sangat disarankan untuk memilih tempat yang memiliki oksigen yang cukup. Telur biasanya akan menetas kurang lebih 35 jam setelah dibuahi oleh sperma. Pada suhu yang tinggi dengan penyerapan yolksak akan lebih cepat. Anda bisa memberikan tempat yang bersih agar ikan tidak mudah terkena penyakit yaitu penyakir bintik putih yang sering terjadi karena tempat budidaya yang kurang bagus membuat ikan rentan terkena penyakit. Lingkungan yang bersih akan membuat pertumbuhan ikan juga akan baik dan cepat berkembang pesat.

Baca Juga : Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Budidaya Belut

Loading...
Cara Pembenihan Ikan Baung | ilmuhewan | 4.5