Cara Mudah Pemijahan Ikan Kakap Putih

By On Wednesday, January 25th, 2017 Categories : Perikanan

Cara Pemijahan Ikan Kakap Putih – Proses pemijahan sangat diperlukan untuk proses budidaya ikan kakap, ada 2 cara melakukan pemijahan pada ikan kakap putih :

Cara ini menjadi cara pemijahan ikan kakap putih guna memperoleh hasil produksi benih secara kuantitas.

Sebaiknya induk jantan yang dipilih adalah induk yang berukuran 2 – 10 kg dengan kandungan sperma 5 – 15 ml dan induk betina berukuran 3 kg dengan produksi telur sekitar 1 – 1,5 juta telur.

Baca Juga : Cara Ternak dan Budidaya Ikan Patin di Air Tawar

Teknik pemijahan :

  • Teknik pemijahan induk ikan kakap

Proses ini membutuhkan 2 orang yang mana 1 orang memegang ikan kakap jantan ataupun betina dan yang satu bagian yang mengeluarkan sperma ataupun telur. Pemijahan dilakukan menggunakan ibu jari atau telunjuk dengan arah dari perut bagian depan hingga belakang secara perlahan. Anda harus menampung hasil pijahan pada sebuah wadah.

  • Cara pembuahan

Segera campur secara rata sperma dan telur pada sebuah wadah dengan bahan yang lunak dan halus dan teteskan sedikit demi sedikit air pada saat pengadukan.

  • Perawatan telur

Ketika telur sudah dibuahi maka simpan pada plastik vinyl yang telah diberi air garam berkadar 28 – 32 permil.  Masukkanlah mereka pada bak penetasan dengan suhu 28 -29 derajat celcius.

Mereka akan menetas selama 12 jam jika suhu sekitar 30 derajat celcius dan menetas sekitar 17 jam jika suhu lebih rendah.

  • Pemeliharaan larva

Larva berumur 24 jam mulai mengalami pigmentasi mata, 26 jam proses pigmentasi berakhir dan larva menetas. Setelah Meta selama 30 jam mulut larva terbuka penuh, 42 jam kuning telur terserap habis begitu juga tetasan minyak larva akan habis setelah 80 jam.

Titik kritis hidup larva terjadi setelah 93 jam, saat ini pasokan makan telah habis, maka perlu diberi pakan yang mengandung nutrisi seimbang dengan kebutuhan dan ukurannya.

Biasanya diberi zooplanton seperti kutu air (Rotifera) sebanyak 30 ml per individu, dan berilah artemia salin sekitar 5 ml per individu setelah 10 hari. Pemijahan dalam bak mandi

Calon induk pemijahan ikan kakap sebaiknya memiliki berat sekitar 3,5 kg. Pilih induk jantan yang berusia 2 – 4 tahun untuk menghasilkan sperma dan induk betina yang berusia 3 – 4 tahun untuk menghasilkan telur, namun jika menginginkan hasil yang lebih baik, pilihlah induk yang berusia lebih tua. 1 bulan menjelang pemijahan pindahkan induk betina dan jantan pada bak dengan perbandingan 1 : 1 , namun dalam 1 bak bisa di isi 5 – 10 pasang.

Beberapa hal yang harus diperhatikan :

  • Kondisi air

Gunakan air laut dengan mutu baik, kadar garam sekitar 30 permil dan airnya mengalir. Gantilah air sebanyak 80 % setiap harinya dengan air laut baru.

  • Pemberian pakan

Pakan yang diberikan bisa ikan rucah lemuru atau teri dengan perbandingan 1% dari berat badan induk ikan. Pakan diberikan sekali sehari setelah kepala dipotong dan dibersihkan.

Sering terjadi ikan yang harusnya memijah tapi mereka belum memijah, sehingga perlu dipacu dengan pematangan gonat yang di suntik hormon, tapi pastikan kematangan induk, cara, dosis dan waktunya benar.

Induk betina harus memiliki ukuran diameter telur 0,8 mm dan induk jantan harus memiliki sperma jika diastripping.

Dalam waktu 36 jam ikan akan memijah, jika masih belum memijah maka suntuklah 48 jam setelah suntikan pertama dan lakukan pada pukul 8 – 9 pagi pada bagian dorsal tutup insang atau di bawah duri punggung keras kedua.

Baca Juga : Ciri, Karakteristik dan Klasifikasi Ikan Sidat

Loading...
Loading...
Cara Mudah Pemijahan Ikan Kakap Putih | ilmuhewan | 4.5