Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Mudah Menghitung FCR Ayam Boiler

By On Tuesday, April 18th, 2017 Categories : Pakan Hewan

Apa yang dimaksud dengan FCR?

FCR merupakan akronim dari Food Convertion Ratio, maksudnya adalah sebuah perbandingan yang dilakukan untuk mengetahui jumlah pakan yang diperlukan untuk menghasilkan jumlah bobot hewan ternak.

Dalam hal ini, FCR juga sangat diperlukan untuk kalian yang membuat peternakan ayam, terutama Ayam Boiler. Nilai ini sangat berkaitan dengan faktor – faktor yang diterima oleh hewan ternak.

Baca Juga : Mengenal Jenis Ayam Kedu Beserta Ciri-Cirinya

Beberapa contoh faktornya seperti:

  • Keadaan genetik.
  • Jenis pakan.
  • Kadar feed additive pada pakan.
  • Suhu dan lingkungan sekitar.
  • Jumlah pakan yang diberikan.

Jika nilai ransum yang diperlukan untuk menghasilkan satu ayam boiler yang gemuk dan berbobot itu rendah, maka perbandingannya sangat bagus dan menguntungkan.

Namun, jika nilai ransum yang digunakan untuk menghasilkan satu ayam boiler yang gemuk dan berbobot itu tinggi, maka perbandingan ini terbilang boros dan sama sekali tidak sesuai dengan nilai ekonomis dari ayam boiler tersebut.

Biasanya, kita akan mendapatkan buku panduan mengenai FCR dari breeder tentang ayam boiler yang kita ternakkan. Hal ini bertujuan agar kita sebagai peternak dapat memantau FCR ayam boiler yang kita ternakkan setiap minggunya.

Kalian harus rutin memeriksa panduan FCR yang diberikan dengan jumlah FCR yang terjadi di peternakan kalian.

Karena jika FCR semakin membengkak atau melewati batas FCR pada umumnya, maka terjadinya pemborosan pada peternakan anda yang akan berdampak pada keuntungan yang anda dapat dari hasil penjualan ayam boiler anda.

Cara Menghitung FCR

Mungkin kalian akan mendapatkan buku panduan mengenai FCR dari ayam boiler yang kalian ternakan yang diberikan oleh breeder. Namun, apakah kalian dapat menghitung sendiri FCR dari ayam boiler tersebut?

Disini saya akan memberi tahu bagaimana cara menghitung FCR dari ayam boiler yang anda ternakkan. Berikut merupakan contoh perhitungan dari FCR:

Contoh Permasalahan:

Populasi ayam boiler di peternakan anda mencapai 4000 (dalam kasus ini tidak disertakan jumlah kematian). Dan rata – rata bobot yang dihasilkan ayam boiler anda 1,5 kg. Jika pakan yang diberikan sebanyak 120 sak, berapa jumlah FCR dari ayam boiler tersebut:

Penyelesaian

Dik:

  • Populasi: 4000 ekor
  • Rata – rata bobot: 1,5 kg
  • Jumlah pakan: 120 sak ( 1 sak = 50 kg ) = 120 x 50 = 6000 kg

Dit: Jumlah nilai FCR?

Jawaban:

Berat total yang dipanen: Populasi x Rata – rata bobot = 4000 x 1,5 = 6000 kg

Nilai FCR: Jumlah pakan / Berat total = 6000 / 6000 = 1

Maka, Nilai FCR dinyatakan stabil.

Faktor yang Mempengaruhi FCR

Sebenarnya diatas telah saya jelaskan mengenai faktor – faktor FCR. Akan tetapi, saya belum menjelaskannya secara rinci bukan? Maka dari itu, saya akan menyebutkan lebih banyak lagi faktor – faktor yang  mempengaruhi FCR, yaitu:

  1. Suhu dari kandang
  2. Kualitas litter
  3. Kelebihan dan kekurangan pakan
  4. Penyakit dan kematian
  5. Faktor manusia
  6. Manajemen penetasan (hatchery)
  7. Manajemen peternakan
  8. Faktor gizi
  9. Biosecurity
  10. Pra – penangkapan

Itulah pengetahuan yang kami punya seputar FCR. Jangan lupa untuk terus membaca artikel – artikel kami yang berisi tentang hal – hal seputar peternakan. Demikian artikel yang telah kami buat, mohon maaf apabila ada ada kesalahan kata dan hal – hal yang kurang berkenan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih dan sampai jumpa.

Baca Juga : Ciri dan Karakteristik Ayam Cemani

Loading...
Cara Mudah Menghitung FCR Ayam Boiler | ilmuhewan | 4.5