Cara Mudah Mengenal Burung Cabe-Cabean Kemade Di Alam Sekitar

By On Tuesday, October 4th, 2016 Categories : Burung

Cara Mudah Mengenal Burung Cabe-Cabean Kemade Di Alam Sekitar – Burung jenis cabe-cabean atau yang bisa kita sebut dengan nama kamade termasuk kedalam jenis burung yang punya ukuran tubuh kecil.

Untuk jenis makanan kesukaan, si burung cabe cabean ini merupakan biji-bijian yang terdapat pada tanaman mladeh.

Si burung ini bisa kita temukan di daerah pedesaan yang banyak terdapat tanaman pohon mangga yang pada bagian batang pohonya terdapat tumbuhan parasit semisal tanaman kemladeh.

burung-cabai-cabaian

Baca Juga : Bagaimana Cara Menangkar Burung Pleci?

Parasit kemladeh tak cuma ada di pohon mangga saja tempat hidup habitatnya.

Namun si burung cabe-cabean juga dapat kita temukan di pohon yang tinggi serta terdapat pohon mladeh kemladean.

Ukuran tubuh dari burung ini cukup persis dengan jenis burung pleci, Burung Kolibri, dan juga cukup mirip dengan prenjak ceng. Yakni prenjak yang mempunyai warna bulu merah dibagian atas kepalanya.

Kebiasaan hidup si burung cabe-cabean cukup suka untuk berkelompok apabila ia sedang mencari makanan. Maka, kita dapat menemukan si burung cabe tersebut berkelompok sekitar 6 sampai 10 ekor dalam sebuah kelompok.

Untuk suara kicau yang dihasilkan si burung cabe tak begitu terdengar bagus ini membuat burung cabe harganya agak murah.

Akan tetapi si burung cabe-cabean juga bisa dibilang cocok untuk bisa menghiasi taman kita karena corak dari bulu pada bagian kepala burung sampai bagian leher merah dan pada bagian ekornya terlihat tampak berwarna merah muda menjadikan si burung cabe sangat indah untuk dapat kita pandang.

Di alam, burung cabe merupakan burung yang agresive dan bisa dibilang sangat liar. Apabila burung cabe-cabean kemade tersebut sedang mencari makan kita dekati, pasti si burung cabe-cabean akan kabur tinggi menjauhi kita. Ada beberapa makanan yang dapat dimakan oleh si burung cabe diantaranya yakni:

  • Buah buahan
  • Biji Bijian ukuran kecil
  • Serangga yang berukuran kecil semisal kroto ataupun rangrang

Sebagai penggemar dari burung kicauan, yang mau memelihara burung cabe-cabean tentunya mesti mempertimbangkan niat untuk merawat burung cabe.

Karena burung tersebut sangatlah susah untuk bisa kita jinakkan apalagi suara kicauan dari burung cabe hanya bisa monoton saja sangat jelek. Untuk harga dari burung cabe, terbilang sangat murah sekali.

Kita dapat membelinya di pasar burung yang juga menjual secara ombyokan sehingga satu ekor burung cabe harganya sekitar Rp.6000 rupiah saja.

Ada 2 cara untuk bisa membedakan mana burung berjenis kelamin yang jantan dan mana yang memiiki jenis kelamin betina:

  1. Lihatlah pada bagian bulu yang terdapat di kepalanya apabila bulu tersebut berwarna merah muda, maka si burung kemade tersebut berjenis betina dan untuk pangkal ekor tak memiliki warna merah muda (pink)
  2. Apabila pada bagian pangkal ekor si burung tersebut terdapat warna pink, maka ia berjenis kelamin jantan. Sedangkan untuk burung cabe jantan, warna bulu di bagian kepalanya akan berwarnya coklat muda

Jika anda berkeinginan untuk memelihara burung yang satu ini, ada baiknya anda mengetahui teknik dan juga cara perawatanya.

Namun sebelumnya, khusus untuk cara merawat burung kemade/cabe cabean usia anakan yang masih muda atau yang baru saja kita tangkap dari habitatnya di alam, maka lakukanlah pengkerodongan sangkar burung.

Kemudian tempatkanlah sangkar si burung di tempat yang banyak dilalui oleh manusia. Usaha ini anda lakukan agar si burung bisa terbiasa adanya suara bising.

Dengan memperdengarkan suara manusia, maka diharapkan akan dapat membuat burung cabean tersebut menjadi jinak untuk kurun waktu yang lama.

Baca Juga : Tips dan Cara Merawat Burung Pleci Agar Cepat Gacor

Loading...
Cara Mudah Mengenal Burung Cabe-Cabean Kemade Di Alam Sekitar | ilmuhewan | 4.5