Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Mudah Menetaskan Telur Ayam Untuk pemula

By On Sunday, October 29th, 2017 Categories : Tips Dan Trik

CARA MENETASKAN TELUR AYAM – Menegaskan telur ayam itu gampang-gampang susah. Ketika sang betina mau mengeram artinya kamu sebagai pemilik adalah pemenangnya.

Namun banyak hal yang menghambat sang betina tidak mau mengeram, atau malah meninggalkannya setelah beberapa hari dia diam untuk mengerami.

Dan ada solusi bila hal ini terjadi di tengah jalan, atau sebelum 21 hari.

Pertama ketika kita akan menetaskan telur ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, beberapa hal dalam memilih telur tersebut adalah :

  1. Pilih telur yang baik

Cari tahu dimana mendapat telur subur, sebaiknya hindari membeli secara online, karena seringkali rusak dalam proses pengiriman. Dan jangan membeli di toko bahan makanan. Karena telur ini bukan untuk ditegaskan, alias telur yang tidak subur.

  1. Gunakan logika

Jangan pilih telur yang terlalu kecil, karena akan menghasilkan ayam yang kecil juga. Lihat bentuknya, jangan yang berbentuk aneh yang pilih, biasanya akan menghasilkan ayam yang tak sempurna. Pilih telur yang berbentuk normal, karena merupakan ciri ditelurkan oleh ayam dewasa dan sehat.

  1. Perhatikan ternakan milik kita

Bila punya ayam jantan selain suka membuat masalah juga akan tercampur. Baiknya 10 betina cukup dengan 1 pejantan.

  1. Tentukan cara penetasan

Ayam betina dapat dimanfaatkan untuk mengerami meski itu bukan telurnya. Namun tidak semua betina suka mengerami. Ada beberapa jenis betina yang suka mengerami, yaitu : ayam silky, old english game, orpington dan cochin.

  1. Semua ada kelebihannya

Yang dimaksud semua ada kelebihan pasti juga ada kekurangan.

Kelebihan bila menetas dengan cara dierami oleh betina, alami sehingga lebih mudah karena tidak bergantung dengan listrik dan trik-trik lainnya.

Kekurangan bila menetas dengan dierami yaitu terbatasnya telur yang dapat dierami. Kalau ayam betina besar dapat 10 hingga 12 telur yang dapat dierami. Namun bila sang betina kecil maksimal yang dapat dierami hanya 7 telur.

Kelebihan menggunakan inkubator adalah tidak mengandalkan betina dan bila penegasan pertama, yaitu tidak mempunyai betina.

Kekurangan menggunakan inkubator adalah bergantung pada listrik dan memerlukan ketelitian dalam proses penetasan.

Cara menetaskan telur ayam ada 2 macam, seperti :

  1. Mengerami oleh induk

Dalam mengerami telur beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti buatkan sarang yang nyaman dilantai setinggi 2-5 cm dari jerami atau serutan kayu, beri ruang yang cukup sehingga sang betina mudah untuk makan, minum hingga berkeliling.

  1. Mengunakan mesin penetas atau inkubator

Harga mesin pemeras yang cukup mahal bisa diganti dengan lampu bahkan sekitar 5 watt. Hal ini lebih efektif karena tidak perlu memperhatikan sang betina, cuaca maupun keadaan kandang yang bisa membuat gagalnya pengeraman telur.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pencetakan ini, seperti: kehangatan suhu saat pengeraman, agar stabil seluruh permukaan telurnya, caranya adalah permukaan telur diberi angka 1 sampai 4 dengan spidol waterproof. Dan dalam sehari diputar 3 hingga 5 kali.

Hal ini juga dilakukan oleh sang betina. Misalkan sehari diputar 3 kali. Yang pertama adalah jam 6 pagi, setelahnya jam 2 siang dan yang ketiga adalah di jam 10 malam.

Dan perhatikan tempat pengeraman yang tidak berangan, kokoh serta tertutup. Dan pada saat membalik telur buka penutup dengan lebar agar udara yang segar menggantikan kepengapan yang ada.

Pemutaran telur ini hingga hari ke delapan belas. Di tiga hari berikutnya biarkan anak telur menetas sendiri.

Jangan lupa tulis tanggal mulai pengerjaannya. Hal lain yang wajib diperhatikan adalah kelembaban udara yairy3 sekitar 50 – 65 % dan yang ideal adalah 60%. Untuk mengukurnya dapat menggunakan termometer wet bulan atau higrometer.

Demikan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menegaskan telur.

Baca Juga : Analisis Usaha Ayam Petelur Untuk Pemula

Loading...
Cara Mudah Menetaskan Telur Ayam Untuk pemula | ilmuhewan | 4.5