Cara Merawat Burung Murai Agar Memiliki Ekor Panjang

By On Tuesday, November 22nd, 2016 Categories : Burung

Cara Merawat Burung Murai Agar Memiliki Ekor Panjang – Burung Murai adalah salah satu burung yang sangat terkenal karena kicauannya yang sangat variatif dan juga tampilannya yang memikat.

Disamping itu gaya tarungnya sangat menarik dengan ekor yang menjuntai panjang. Para penggemar #burung sangat meminati burung ini, disamping sebagai hewan peliharaan juga dijadikan hewan aduan dalam kontes burung.

Di beberapa negara seperti Thailand, penilaian kontes burung Murai tidak dinilai dari kicauan atau bentuk tubuhnya melainkan panjang dan keindahan ekornya.

burung-murai

Baca Juga :Jenis Jenis Burung Merak dan Daerah Asalnya

Di Indonesia pun panjang pendeknya ekor burung murai juga sangat berarti, semakin panjang ekornya semakin mahal harganya.

Panjang pendeknya ekor burung murai disamping karena tergantung dari faktor ras dan genetiknya, juga bergantung cara perawatan yang dilakukan.

Di Indonesia jenis burung murai yang memiliki ekor yang panjang terdapat di Medan dan Aceh. Namun burung murai yang dirawat dengan baik dan benar juga dapat memiliki ekor yang panjang pula.

Setelah burung murai melewati masa mabung atau ganti bulu, burung murai akan mengalami proses dorong ekor, dimana ekornya mengalami proses pertumbuhan.

Disinilah peran pemilik sangat diperlukan dengan memberikan perawatan yang tepat agar ekor murai dapat tumbuh dengan panjang, rapi dan indah.

Berikut ini adalah cara-cara  merawat burung murai supaya ekornya bisa tumbuh panjang.

  1. Pemberian pakan

Berikanlah burung murai makanan secara teratur, tambahkan pula beberapa makanan tambahan seperti extra fooding, jangkrik 5-6 ekor sehari atau kroto dan hewan serangga kecil lainnya di siang hari tetapi jangan sampai berlebihan.

  1. Pemakaian kerodong

Pakaikan kerodong pada sangkar burung murai supaya burung murai tidak kelabakan. Pemakaian kerodong juga berguna agar murai dijauhkan dari burung fighter lainnya.

Meskipun hanya tinggal dorong ekor, kerodongan dimaksudkan agar burung tetap tenang dan aman, terutama jika burungnya belum jinak. Hal ini untuk menghindari kerusakan pada ekor yang baru tumbuh seperti nyeri, patah dan sebagainya.

  1. Masteran

Untuk membuat burung murai dapat bersuara nyaring dan bagus, burung harus tetap diberikan suara masteran

  1. Jaga kesehatan

Kesehatan burung harus dijaga dengan cara membersihkan sisi sisi sangkarnya dari kotoran dan juga makanan yang jatuh.

Pembersihan dilakukan supaya kandang tetap steril sehingga kuman, parasit atau pun kutu yang bisa menyerang bulu barunya bisa dihindari. Burung juga harus dimandikan 3 hari sekali.

  1. Lakukan penjemuran

Penjemuran sebaiknya di lakukan pada pagi hari sekitar pukul 7-8 pagi. Penjemuran tidak boleh lama-lama cukup di lakukan selama 15 menit saja karena bulu burung masih baru dan masih sensitif terhadap suhu panas.

Demikianlah cara merawat burung murai supaya memiliki ekor yang panjang. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Merak Yang Baik Dan Benar

Loading...
Loading...
Cara Merawat Burung Murai Agar Memiliki Ekor Panjang | ilmuhewan | 4.5