Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara menjaga kualitas air di dalam kolam

By On Saturday, August 6th, 2016 Categories : Perikanan

Cara menjaga kualitas air di dalam kolam – Air merupakan sumber penghidupan bagi banyak makhluk hidup, dan menjadi sumber atau habitat utama bagi makhluk hidup lainnya.

Salah satunya adalah ikan yang membutuhkan air. Namun jaman sekarang ini agak sulit mendapatkan air yang layak untuk tempat hidup hewan atau air yang berkualitas.

Banyak yang melakukan berbagai cara untuk menjaga bagaimana kualitas air tetap sama pada waktu ke waktu. Namun hal itu akan sulit.

budidaya melinjo

Termasuk air dalam kolam yang menjadi tempat tinggal ikan. Anda tentu harus menjaga kualitas tersebut terutama tujuan anda adalah budidaya ikan, yang nantinya akan dikonsumsi atau dijual ke pasaran.

Lalu, bagaimana dan apa yang harus anda lakukan untuk menjaga kualitas air dalam kolam ? mengingat kolam tidak memiliki aliran air atau pengalir air jika tidak dibuat.

Selain itu segala hal akan menggenang di kolam dibandingkan dengan tempat berarus seperti sungai atau rawa. Nah, berikut ulasannya.

1. Suhu air kolam

Suhu merupakan hal pertama yang harus diperhatikan. Mengingat terkadang kolam berada di luar maka suhu akan turun naik. Sedangkan ikan memerlukan suhu yang pasti.

Umumnya optimal suhu sekitar 28 – 32 derajat saja, namun terkadang dibawah suhu tersebut ikan sudah mulai menunjukan tanda-tanda seperti stress dan tidak mau makan.

Karena suhu yang ada menyangkut oksigen yang terkandung pada kolam tersebut. untuk menstabilkan suhu kolam anda dapat melakukan aerasi atau pancuran, memelihara kolam dan menanam tanaman air yang bersifat non parasit atau tidak mengganggu, seperti azola dan apu-apu.

2. Salinitas

Salinitas atau kadar air merupakan faktor kedua yang bisa membuat kualitas air anda baik atau tidak. Salinitas merupakan kadar seluruh ion yang ada dalam air tersebut, terutama kadar garam.

Salinitas akan berpengaruh pada tekanan osmotik ikan tersebut. dengan kadar garam yang tinggi pada ikan maka akan merubah metabolisme dalam tubuh ikan dan osmoregulasinya akan terganggu.

Dengan begitu anda dapat melakukan penambahan sedikit garam walaupun dalam kurun waktu tertentu, guna mengurangi stress akibat turunnya hujan dan air kolam berubah kualitasnya.

3. Derajat keasaman air

Derajat keasaman atau pH merupakan takaran kualitas air pada kolam selanjutnya. Umumnya kolam wajib memiliki pH dengan kisaran netral ke basa.

Jika tingkat pH air budidaya asam maka akan terjadi fermentasi dan adanya gas karbon dioksida dalam kolam, yang sudah tentu akan meracuni ikan yang ada dalam kolam tersebut.

Jika sumber air sudah asam atau kolam air menjadi asam dan turun pH nya, ada baiknya anda melakukan pemberian kapur atau liming, dengan jenis kapur tertentu yang aman untuk berbudidaya.

4. Kandungan karbondioksia

Seperti yang diketahui bahwa makhluk hidup benar-benar membutuhkan oksigen untuk bernafas, walaupun ikan bernafas dalam air tetapi oksigen tetap menjadi senyawa utama untuk respirasi.

Disamping fermentasi ada karbondioksida yang berbahaya untuk ikan. Jangan sampai tinggi, terutama karena karbondioksida sangat mudah larut dalam air.

Adanya senyawa ini akan mengikat darah dan mengurangi oksigen dalam hemoglobin ikan. Dengan cara aerasi atau membuat perputaran udara dalam kolam maka karbondioksida akan berkurang dan ikan tidak akan teracuni.

5. Amonia dan asam nitrit

Terakhir ada amonia dan asam nitrit. Sudah tentu kedua senyawa ini berbahaya bukan, jangankan untuk ikan untuk manusia saja cukup berbahaya. Nah, lalu bagaimana senyawa ini muncul.

Senyawa ini ada karena berasal dari pakan ikan yang dimakan dan sebagian besar digunakan untuk energi ikan.

Lalu sisanya menjadi kotoran padat dan juga kotoran terlarut seperti amonia. Kotoran dan sisa pakan akan diurai dan menghasilkan kedua senyawa beracun ini, sudah tentu akan meracuni ikan dan membuat ikan banyak yang mati karena kualitas air beracun di waktu selanjutnya. Untuk itu anda perlu membersihkan kolam secara rutin untuk menghindari hal tersebut.

Baca Juga : Klasifikasi Jenis Pisces (Ikan)

Loading...
Loading...
Cara menjaga kualitas air di dalam kolam | ilmuhewan | 4.5