Cara Mengobati dan Mengatasi Ternak Yang Keracunan Sianida

By On Sunday, February 12th, 2017 Categories : Penyakit Hewan

Cara Mengobati dan Mengatasi Ternak Yang Keracunan Sianida – Ilmuhewan.com – Racun sianida adalah salah satu racun yang bersifat cepat dan mematikan.

Kondisi darurat ini menyebabkan hemoglobin hewan ternak yang keracunan sianida tidak bisa mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh dengan baik.

Penyebab keracunan sianida pada hewan ternak seringkali tidak hanya karena makanan atau minuman yang terkontaminasi sianida secara kimiawi.

Baca Juga : Teknik cubit untuk mengobati kambing yang keracunan

Bahan-bahan pakan ternak yang terbuat dari bahan alami pun juga mengandung sianida. Seperti misalnya daun ketela pohon atau ubi kayu.

Di dalam daun tanaman ketela atau ubi, terdapat zat sianida yang tinggi. Selain itu, tentunya dari makanan atau minuman yang terkontaminasi pestisida mengandung sianida.

Cara Mengobati dan Mengatasi Ternak yang Keracunan Sianida

Hewan ternak yang keracunan sianida dan tidak mendapat penanganan yang memadai bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian.

Pengobatan yang tepat untuk mengatasi ternak yang keracunan sianida berfungsi agar oksigen dan darah tetap tersalurkan dengan baik ke seluruh tubuh dan menjaga fungsi sel sel darah merah agar memecah ion sianida.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memecah ion sianida adalah menyuntikkan sodium nitrit guna membentuk senyawa cyanmethaemoglobin.

Senyawa ini akan berubah menjadi tiosianat dan dapat dikeluarkan secara alami oleh tubuh sebagai urin melalui ginjal.

Metode lain adalah memberikan injeksi sebagai berikut:

1 gram Na2NO2

2,4 gram Na2NO2

Kedua bahan ini dilarutkan dalam 10 ml aquades kemudian disuntikkan atau injeksi.

Cara Mengobati dan Mengatasi Ternak yang Keracunan Sianida Metode tradisional

Selain dengan cara kimia yang modern. Keracunan sianida pada hewan ternak dapat diobati memakai bahan bahan alami atau herbal. Berikan minyak kelapa atau air kelapa muda lalu minumkan kepada ternak sebagai penetralisir racun.

Ada ungkapan yang mengatakan jika mencegah akan lebih baik ketimbang mengobati. Maka dari itu, lebih baik lakukan pencegahan agar hewan ternak bebas dari keracunan sianida dengan memperhatikan hal-hal berikut:

  • Perhatikan dengan baik di mana tempat hewan ternak merumput ataupun mendapatkan persediaan rumput dan ilalang. Usahakan agar bebas kontaminasi racun pestisida atau sianida.
  • Rumput yang segar akan lebih baik. karena beberapa rumput yang rusak atau kering, bisa mengandung sianogen karena level glikosida meningkat.
  • Rumput kering sebenarnya masih bisa digunakan kembali untuk pakan ternak atau hay. Akan tetapi, pastikan jenis rumput tidak berbahaya atau bebas racun.
  • Rumput rumput dengan perlakuan silase cenderung aman karena rendah bahan racun. Dalam satu minggu saja, kadar racun menurun drastis daripada rumput tanpa silase.
  • Rumput sebaiknya dipotong potong dan tidak diberikan secara utuh.
  • Berikan suplemen berupa sulfur untuk menjaga daya tahan tubuh hewan ternak serta mencegah sianogen.
  • Waspada saat memberi pakan berupa ketela atau ubi. Pakan umbi umbian harus diolah dahulu dan dipotong potong serta dikeringkan.

Perlu diketahui bahwa keracunan sianida pada hewan ternak bisa disebabkan karena racun potas yang memang sengaja dicampur ke dalam makanan ternak.

Cara mengobati dan mengatasi ternak yang keracunan sianida dengan teknik paling efektif dan tepat adalah cara penyuntikan alias injeksi tiosulfat dan sodium nitrit.

Selain itu, lakukan pula pencegahan dengan menjaga tempat atau lingkungan merumput yang bebas racun sianida.

Tidak lupa, hindari tanaman yang masih muda atau pahit karena pakan ternak yang masih muda dapat mengandung racun sianida yang tinggi. Lebih baik pakan ternak diolah dengan baik atau dikeringkan untuk mengurangi kadar toksisitas.

Baca Juga : Beberapa Ciri dan Cara Mengatasi Kambing Yang Keracunan

Cara Mengobati dan Mengatasi Ternak Yang Keracunan Sianida | ilmuhewan | 4.5