Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Mengetahui Burung Kenari Betina dan Jantan Siap Kawin

By On Saturday, September 17th, 2016 Categories : Burung

Cara Mengetahui Burung Kenari Betina dan Jantan Siap Kawin – Burung kenari saat ini sedang mulai naik daun lagi untuk dijadikan obyek penangkaran setelah beberapa waktu lalu sempat turun pamor karena orang lebih fokus untuk mencoba penangkaran burung jenislovebird.

Berkaitan dengan hal itu, alangkah baiknya kita menyimak lagi beberapa referensi yang bisa kita jadikan pedoman untuk melakukan penangkaran burung kenari.

Pada blog ini sepertinya sudah pernah kami ulas secara umum tentang teknik penangkaran burung kenari.

ciri-burung-kenari-siap-kain

Baca Juga : Cara Berternak dan Budidaya burung kenari untuk pemula

Namun kali ini, akan kembali dibahas dengan lebih mendetil tentang usaha pemilihan calon indukan dan juga ciri burung kenari yang siap kawin.

Untuk bisa mendapat burung kenari pejantan dan juga betina yang benar-benar telah siap kawin, diperlukan pengalaman yang cukup. Sebagai gambaran, kenari jenis Holland secara normal biasanya siap kawin pada usia 7 — 8 bulan, baik pejantan maupun betinanya sudah siap melakukan untuk bereproduksi.

Memilih calon indukan

Para penangkar burung kicau pemula yang belum berpengalaman memang cukup sering mengalami kesulitan untuk mengetahui mana burung kenari yang sudah siap untuk melakukan reproduksi (siap kawin).

Cara paling sederhana untuk mengetahui si burung kenari mana yang sudah siap kawin adalah dengan melihat dan juga mendengarkan secara langsung suara kicau burung tersebut sudah cukup berbunyi nyaring atau belum (untuk pejantan).

Umumnya, kenari jantan pada usia 7-8 bulan telah berbunyi nyaring, sedangkan kenari betina sudah mengalami perubahan fisik, semisal perut sekitar alat kelamin menjadi agak lebih besar dan kencang seperti bisul yang mau pecah.

Indukan burung kenari (baik pejantan dan betina) yang akan ditangkarkan sebaiknya anda pilih yang punya bentuk tubuh ideal, bulunya mulus, tidak terlalu gemuk atau tidak terlalu kurus, tidak cacat fisik baik sayap, kakinya, paruh, dan tidak sedang dalam tahap proses ganti bulu.

Indukan burung kenari mempunyai irama pernapasan yang cukup normal, jika ia bernafas badan si burung dan juga bulu ekor tak tampak ikut bergerak.

Burung kenari yang saat bernapas badan serta bulu ekor tampak ikut bergerak memberi tanda bahwa saluran pernafasan si burung terganggu. Jika hal itu tidak ditangani secara sungguh-sungguh, burung tersebut akan beresiko mengalami kematian.

Indukan burung kenari (baik pejantan dan betina) yang ditangkarkan sebaiknya tidak menunjukkan tanda kesulitan saat buang kotoran.

Burung kenari yang sedang mengalami kesulitan untuk mengeluarkan kotoran, memandakan sedang mengalami  gangguan pencernakan.

Ciri burung kenari jantan siap tangkar

Burung kenari pejantan yang telah benar-benar siap untuk dikawinkan jika ia telah menunjukkan ciri semisal berikut:

  1. Suara kicaunya nyaring dengan irama panjang dan juga tidak terputus-putus.
  2. jika si burung didekati oleh burung kenari betina pada saat berbunyi, ia akan menunjukan gerakan seperti naik turun sangkar (jawa: ngruji)
  3. jika tubuh burung dipegang dan diamati, alat kelaminya akan nampak menonjol besar dan juga panjang berwarna agak kemerah-merahan.

Ciri burung kenari betina yang siap tangkar

Kenari betina yang baik dan sudah siap untuk dikawinkan jika ia telah menunjukan ciri sebagai berikut:

  1. Si burung terlihat gelisah jika mendengar bunyi kicau kenari jantan.
  2. Bulu sayap burung dikepak-kepakkan sambil sesekali mencicit jika ia mendengar suara kicau burung kenari jantan
  3. Kenari sering mengangkut bulu atau serat-serat daun yang sudah kering atau menarik-narik untuk dibawa kesana dan kemari seraya terbang (Jawa: nggondol susuh)
  4. Jika siburung dipegang dan diamati, disekitar alat kelamin (sekitar anus) burung sudah tampak halus bersih dan sibulu berwarna kemerah-merahan. Jika bagian itu disentuh dengan ujung jemari tangan akan terasa benjolan seperti bisul mau pecah
  5. Jika si burung diamati secara teliti, bagian anus tempat terjadinya proses perkawinan telah tampak terbuka agak Iebih lebar daripada biasanya dan di daerah sekitarnya akan tampak mengkilat/berminyak.

Baca Juga : Cara merawat burung kenari betina agar rajin gacor

Loading...
Cara Mengetahui Burung Kenari Betina dan Jantan Siap Kawin | ilmuhewan | 4.5