Cara Mengatasi Gangguan Reproduksi Pada Hewan Sapi

By On Monday, January 23rd, 2017 Categories : Produksi, Sistem Pencernaan

Cara Mengatasi Gangguan Reproduksi Pada Hewan SapiIlmuhewan.com – Reproduksi adalah suatu proses biologis suatu individu organisme yang baru diproduksi.

Untuk dapat melahirkan sapi yang sempurna dan sehat tentunya system reproduksi sapi haruslah sehat. Jika system reproduksi sapi terserang penyakit maka, peternak sapi haruslah menanganinya dengan segera agar tidak semakin berlanjut.

Peternak juga akan mengalami kerugian. Jika system reproduksi sapi terganggu maka sapi tidak akan bisa menghasilkan anak sapi yang sehat dan akan berpengaruh pada tingkat produksi anak sapi.

Baca Juga : Cara Vaksinasi Antraks Pada Ternak Sapi

Ada berapa gangguan yang terjadi pada reproduksi sapi yaitu cacat anatomi saluran reproduksi yaitu cacat bawaan dan cacat perolehan, gangguan fungsional yaitu organ reproduksi sapi tidak berfungsi dengan baik, infeksi organ reproduksi dan kesalahan manajemen biasanya karena faktor pangan atau nutrisi.

Sedangkan gangguan reproduksi yang biasa terjadi adalah ari-ari yang tidak keluar, kesulitan melahirkan, keguguran, dan kelahiran premature.

Gangguan reproduksi pada sapi sebenarnya dapat diatasi namun faktanya masih banyak peternak sapi yang tidak dapat melakukan penanganan terhadap gangguan reproduksi yang terjadi pada sapi.

Sapi-sapi yang mengalami gangguan reproduksi akan dijual dengan harga murah oleh peternak karena mereka tidak mengetahui cara mengobati gangguan reproduksi tersebut dan lebih memilih untuk menjual sapi yang mengalami gangguan reproduksi.

Lalu penanganan-penanganan apa saja yang dapat dilakukan untuk mengobati gangguan reproduksi pada sapi? Berikut ini adalah tipsnya:

  1. Jika sapi mengalami gangguan reproduksi cacat bawaan , maka penanganan yang tepat adalah memilih sapi yang dengan tubuh yang tidak terlalu gemuk atau kurus dan manajemen pakan yang baik. Sedangkan sapi yang mengalami gangguan reproduksi perolehan, maka penanganan yang tepat adalah pemberian antibiotic jika mengalami infeksi dan perlu dihindari trauma fisik atas penanganan reproduksi yang tidak tepat
  2. Jika sapi mengalami gangguan reproduksi karena disebabkan oleh bakteri Brucellosis, maka penanganan yang tepat adalah menjaga kesehatan hidung dan mata karena bakteri Brucellosis menyerang hidung dan mata sapi. Penyebaran Brucellosis di Indonesia terjadi di beberapa wilayah yaitu pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Jika sebabkan bakteri Leptospirosis maka penanganan yang tepat adalah dengan memberikan sapi antibiotic dosis tinggi, 3 juta IU Penicillin dan 5 gram streptomycin, selama 2 kali sehari. Jika disebabkan oleh bakteri Vibriosis, maka penanganan yang tepat adalah infusi antibiotika spectrum luas secara intra uterin dan injeksi pejantan dengan dihydrostreptomisin dosis 22 mg/kg BB secara subcutan. Jika disebabkan oleh bakteri tuberculosis maka penaganan yang tepat adalah sanitasi kandang dan lingkungan sekitar kandang sapi, pemberian antibiotic, dan memisahkan hewan yang sakit denga hewan yang sehat.
  3. Jika sapi mengalami gangguan reproduksi karena disebabkan oleh jamur, maka penanganan yang tepat adalah perbaikan manajemen secara menyeluruh diantaranya perbaikan manajemen pangan dan manajemen kesehatan dari sapi, kandang sapi dan lingkungan sekitar sapi itu sendiri.
  4. Jika disebabkan oleh ovulasi yang tertunda adalah melakukan terapi salah satunya dengan injeksi GnRh saat IB.Ovulasi tertentu menyebabkan perkawinan/IB yang tidak tepat pada waktunya sehingga pembuahan tidak terjadi atau gagal untuk bunting. Jika penyebabnya karena Subestrus dan birahi tenang, maka penanganan yang tepat adalah melalukan terapi prostaglandin dan GnRH. Jika penyebabnya adalah sista ovarium, maka penanganan yang tepat adalah prostaglandin, suntik HCG/LH secara intramuskuler sebanyak 200 IU, PGH 7,5 mg secara intra uterine.

Itulah beberapa tips untuk menangani sapi yang mengalami gangguan reproduksi. Segeralah minta bantuan dokter hewan setempat apabila sapi mengalami gangguan reproduksi agar system repoduksi sapi tidak terganggu dan peternak tidak mengalami kerugian juga.

Baca Juga : Cara Pembuatan Biogas dari Kotoran Sapi

Cara Mengatasi Gangguan Reproduksi Pada Hewan Sapi | ilmuhewan | 4.5