Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Mengatasi dan Mengobati Gangguan Estrus Pada ternak

By On Thursday, October 5th, 2017 Categories : Penyakit Hewan

Cara Mengatasi dan Mengobati gangguan estrus Pada ternak – Estrus adalah sebuah kondisi di mana hewan betina yang sudah siap untuk melakukan perkawinan dalam periode tertentu.

Berdasarkan frekuensi siklus estrus di bagi menjadi 3 golongan :

  • Hewan poliestrus yang mengalami estrus secara periodik sepanjang tahun .
  • Hewan monoestrus yang mengalami estrus dengan periode tahun .
  • Hewan poliestrus bermusim yang mengalami estrus pada musim tertentu saja.

Ketika pada periode tersebut, kadang estrus mengalami gangguan, seperti  :

Anestrus

Merupakan sebuah keadaan dimana ternak betina tidak menunjukkan gejala estrus dalam waktu yang lama, biasanya disebabkan oleh tidak adanya aktivitas ovarium atau karena ovarium yang tidak teramati. Anestrus bisa saja di sebabkan oleh :

  • True anestrus atau anestrus normal karena varia tidak merespon pada hormon gonadotropin atau produksi gonadotropin yang kurang.
  • Gangguan hormon karena kurangnya hormon gonadotropin atau tingginya kadar hormon kebuntingan dalam darah.
  • Kekurangan nutrisi sehingga produksi gagal dan proses pelepasan hormon gonadotropin sehingga ovarium tidak aktif.
  • Karena genetik sehingga terjadi agenesis ovarium dan hipoplasia ovarium .

Cara mengatasinya adalah dengan memperbaiki pakan yang menjadikan skor kondisi tubuh atau di singkat SKT meningkat, caranya dengan merangsang aktivitas ovaria. Anda dapat memberinya eCG 3000 – 4500 IU ; GnRH 0,5 mg; PRID/CIDR dan estogren.

Subestrus

Merupakan sebuah keadaan ternak betina yang menunjukkan kondisi birahi dalam waktu beberapa jam saja yang disertai dengan terjadinya ovulasi pada ovarium.

Biasannya disebabkan oleh rendahnya estrogen efek defisiensi β karotin, P, Co, Kobalt dan rendahnya berat badan ternak.

Kondisi ini dapat diatasi dengan terapi PGF2α (Prostaglandin) yang di ikuti dengan memberikan GnRH (Gonandotropin Releasing Hormon) jika terdapat corpus luteum.

Silet estrus (birahi tenang)

Merupakan sebuah kondisi estrus dalam keadaan tenang, sehingga tidak dapat dideteksi keberadaannya.

Biasanya dikarenakan beberapa faktor seperti faktor genetis, defisiensi nutrisi atau pakan, peternakan memiliki manajemen yang kurang baik, ternak memiliki kondisi fisik jelek.

Repeat breeder atau kawin berulang

Merupakan sebuah kondisi ternak yang telah dikawinkan 2 kali bahkan lebih tetapi tetap saja belum bunting alias hamil. Hal ini menunjukkan bahwa adanya ketidaksuburan pada ternak.

Menurut Zemjanis (1980) ternak akan mengalami kawin berulang arena faktor gagalnya pembuahan atau fertilisasi dan faktor embrio yang mati pada usia dini.

Fertilisasi atau kegagalan pembuahan

Merupakan kondisi dimana terjadinya gagal pembuahan  karena faktor :

  • Kelainan anatomi saluran reproduksi
  • Kelainan ovulasi
  • Sel telur yang abnormal
  • Sperma yang abnormal
  • Kesalahan pengelolaan reproduksi

Kematian embrio dini

Merupakan matinya ovum dan embrio yang fertil hingga akhir dari proses implantasi.

Berikut ini faktor kematian embrio dini :

  • Faktor Genetika
  • Faktor laktasi
  • Faktor infeksi
  • Faktor kekebalan
  • Faktor lingkungan
  • Faktor ketidakseimbangan hormon
  • Faktor pakan
  • Faktor induk
  • Jumlah embrio atau fetus di uterus
  • Ovulasi yang tertunda

Adalah salah satu kondisi proses ovulasi yang tidak tepat waktu, sehingga perkawinan tidak tepat waktu juga dan ternak gagal bunting.

Biasanya penyebab kondisi ini karena kadar LH di dalam darah rendah. Anda dapat emnerapi dengan injeksi GnRH (100-250 µg gonadorelin) ketika proses IB.

Dari beberapa gangguan di atas, untuk proses pencegahannya anda dapat melakukan :

  1. Penyeleksian genetik pada ternak
  2. Melakukan proses manajemen pakan dengan baik, sehingga dapat mendukung kesuburan saluran reproduksi dari ternak.
  3. Melakukan proses manajemen kesehatan, kebersihan dan lingkungan kadang agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Baca Juga : Cara Mengatasi Penyakit Apthae Epizootica (AE) pada Hewan Ternak

Loading...
Cara Mengatasi dan Mengobati Gangguan Estrus Pada ternak | ilmuhewan | 4.5