Cara Membuat pakan Ternak dari Fermentasi dedak Padi

By On Wednesday, February 15th, 2017 Categories : Pakan Hewan

Cara Membuat pakan Ternak dari Fermentasi dedak Padi – Dedak padi atau yang sering kita kenal sebagai bekatul atau dalam bahasa inggris disebut rice brand, merupakan salah satu bahan baku untuk pembuatan ransum ternak khususnya sebagai sumber energi.

Sebenarnya dedak padi yang terdapat dipsaran itu ada 2 jenis, yaitu dedak padi kasar dan dedak padi halus atau yang disebut dengan bekatul.

Kandungan nutrisi dari 2 jenis dedak ini berbeda, kandungan proteinnya lebih tinggi pada dedak padi halus.

Baca Juga : Jenis-jenis Pakan Fermentasi Untuk Ternak Ruminansia

Harga jualnya pun juga berbeda, di tempat penjualan pakan ternak harga dedak padi ini biasanya mempunyai selisih 500 – 1000 rupiah.

Dedak padi sebagai sumber bahan pakan sumber energi mengandung serat kasar yang cukup tinggi 11,4%, kandungan protein kasar sekitar 12,9%, lemak 13% dan mengandung senyawa anti nutrisi fitat.

Fermentasi dedak

Suatu teknologi penyimpanan dedak padi dengan cara fermentasi dapat memperlama masa simpan dan meningkatkan kandungan gizi dedak padi.

Teknologi dedak padi fermentasi dapat memperpanjang waktu simpan dedak padi dan menurunkan kandungan asam fitat yang ada pada dedak padi sehingga penggunaannya dapat maksimal dalam ransum ternak.

Asam fitat ini mampu berikatan dengan protein, mineral, dan pati membentuk garam atau senyawa komplek, sehingga mineral, protein dan pati yang terkandung dalam ransum dapat optimal digunakan oleh ternak.

Tujuan dari fermentasi ini adalah memecah kandungan serat, protein dan karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana, fermentasi dedak padi dapat menggunakan ragi, bakteri, fungi atau kombinasi dari ketiganya pada kondisi anaerobik atau tertutup.

Tujuan fermentasi adalah untuk meningkatkan kandungan nutrisi suatu produk sehingga menjadi lebih baik. Fungsi lainnya untuk menurunkan zat anti nutrisi dari bahan utama.

Cara Pembuatan Dedak Padi Fermentasi Dedak Padi

Bahan :

  1. Dedak Padi segar
  2. Air
  3. Molases
  4. Drum atau kantong plastik

Cara pembuatannya yaitu :

  1. Menyiapkan dedak padi.
  2. Mencampurkan air (25% dari berat dedak padi) dengan molasses (3% dari berat dedak padi).
  3. Menambahkan campuran larutan air dan molasses pada dedak padi.
  4. Mengaduk dedak padi larutan sampai merata.
  5. Memasukannya ke dalam drum atau kantong plastik dan menutupnya rapat-rapat.
  6. Memfermentasi dedak padi di dalam drum atau kantong plastik selama 1 bulan pada suhu kamar.

Tanda-tanda fermentasi sudah selesai adalah timbul wangi, agak menggumpal, dan terasa hangat. Sebelum dedak padi fermentasi diberikan pada ternak, dedak padi fermentasi harus diangin-anginkan terlebih dahulu.

Dedak padi fermentasi dapat dikeringkan untuk disimpan dalam jangka waktu yang lama. Dedak padi terfermentasi bisa tahan sampai 3 bulan tanpa bau tengik dalam kondisi kering.

Hal ini karena kandungan lemak pada dedak padi yang mudah ditumbuhi bakteri dan menyebabkan bau tengik sudah terurai pada saat proses fermentasi.

Baca Juga : Cara Mudah Dalam Membuat Hay Pakan Ternak

Loading...
Cara Membuat pakan Ternak dari Fermentasi dedak Padi | ilmuhewan | 4.5