Cara Membuat Mesin Penetas Telur Mudah dan Sederhana

By On Monday, December 12th, 2016 Categories : Teknologi

Cara Membuat Mesin Penetas Telur – Dalam membuat mesin penetas telur menjadi salah satu upaya yang banyak dilakukan peternak untuk meningkatkan hasil produksi telur ternak peliharaannya.

Sebenarnya mesin penetas banyak di jual dipasaran. Bagi pemula yang memiliki dana minim untuk menggerakkan usahanya atau yang baru merintis usaha dibidang peternakan bisa membuat sendiri alat untuk penetas telur yang mudah dan sederhana.

Karena untuk langsung membeli alat atau mesin penetas telur yang dipasaran harganya terbilang cukup tidak murah.

Baca Juga : Cara Membuat Pakan Alternatif Puyuh Petelur

Membuat mesin penetas telur sendiri tentu saja akan lebih menghemat biaya karena untuk membuat mesin penetas telur alternatif ini hanya membutuhkan bahan – bahan dasar untuk proses pembuatan.

Mesin alternatif ini bisa untuk menetaskan telur ayam jenis kampung, pedaging, bebek dan itik, burung puyuh, dan telur – telur unggas lainnya.

Sebagai sumber tenaga penghangat yang digunakan nanti cukup dengan memasang lampu pijar yang dipasang di dalam box atau kotak penetas telur dan daya listriknya pun juga tidak tinggi.

Membuat mesin penetas telur sebenarnya sangat mudah dan permasalahannya hanya satu yaitu bagaimana membuat alat atau mesin penetas telur ini agar bisa mendekati dengan penetasan alami yang terjadi saat telur dierami oleh induknya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:

  1. Lingkungan dan telur harus dalam keadaan steril. Untuk mensterilkan lingkungan bisa dilakukan penyemprotan dengan desinfektan sedangkan untuk telur cukup dilap dengan menggunakan kain dan air hangat.
  2. Untuk suhu yang ideal pada telur yang ada dalam mesin tetas yaitu 38° C. Selalu usahakan dalam keadaan stabil, namun terkadang telur juga masih bisa berkembang pada kisaran suhu 36°C-40°C.
  3. Jangan lupa untuk memperhatikan kelembapan udara. Letakkan nampan / wadah yang berisi air di dalam inkubator, dan jika perlu lakukan penyemprotan dengan air bila diperlukan.
  4. Jangan lupa untuk membuat lubang ventilasi pada bagian bawah dan atas inkubator, hal ini bertujuan agar oksigen bisa masuk kedalam inkubator. Karena telur juga merupakan makhluk hidup yang membutuhkan oksigen untuk bernapas.
  5. Lakukan pemutaran telur minimal 2x dalam sehari atau standarnya 3 – 4x sehari. Perlakuan pemutaran telur ini bertujuan untuk mendapatkan panas telur yang merata dan agar nantinya  embrio tidak lengket pada bagian kulit telur.

Selanjutnya persiapan alat dan bahan:

  1. Kardus ukuran lebih kurang 30 x 30 x 30 cm
  2. Lampu 5 watt merk chiyoda yang hiper (panas nya pas dan tidak mudah putus)
  3. Kabel dan peralatan listrik secukupnya
  4. Selotip
  5. Sekam
  6. Gunting
  7. Cutter
  8. Wadah tempat air

Langkah pembuatan:

  1. Buat lubang ventilasi atas ukuran 6 x 6 cm
  2. Buat lubang ventilasi bawah 4 buah masing2 diameter 1cm
  3. Taruh wadah tempat air di bagian pojok inkubator (untuk menjaga kelembaban)
  4. Taruh sekam di bagian bawah inkubator ketebalan kurang lebih 3cm
  5. Pasang lampu 5 watt kira – kira berjarak 8 – 10 cm dari telur

Untuk lebih mudah gambar ilustrasinya sebagai berikut :

teknologi-telur

teknologi-telur2

Inkubator ini sudah diuji 5 hari stabil di suhu 36,5 ° C – 40 ° C, dan berikut ini penampakan telur mulai menetas

teknologi-telur3

Inkubator ini bisa digunakan untuk memuat sebanyak 21 butir telur kalkun atau sebanyak 30 butir telur ayam kampung. Sebagai informasi, suhu dingin akan terasa saat malam tiba dan suhu panas jika pada siang hari sehingga ventilasi jangan terlalu lebar / terlalu kecil. Selamat mencoba.

Baca Juga : Cara Meningkatkan Produksi Telur Itik Petelur

Loading...
Loading...
Cara Membuat Mesin Penetas Telur Mudah dan Sederhana | ilmuhewan | 4.5