Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Memberi Makan Burung Liar Anakan

By On Saturday, November 25th, 2017 Categories : Burung

Cara Memberi Makan Burung Liar Anakan  – Pernahkah Anda menemukan sarang burung yang berisi anakan burung tanpa ada induknya? Atau, bagaimana reaksi dan apa yang akan Anda lakukan jika berhadapan dengan situasi tersebut?

Bingung? Atau justru acuh tak acuh?

Jika Anda menemukan sarang berisi anakan burung yang jumlahnya cukup banyak untuk dipelihara, seperti ciblek ataupun pleci, tentu ada keinginan untuk membawa pulang dan dirawat.

Di beberapa negara, tindakan mengambil telur dan anakan dari sang induk serta merusak sarang hewan tersebut termasuk dalam tindakan yang ilegal dan Anda dapat terkena sanksi nantinya.

Baca Juga : Ciri dan Perbedaan Burung Gereja Anakan Jantan dengan Anakan Betina

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menunggu induk dari pemilik sarang datang. Biasanya, sarang yang hanya berisi telur atau anakan burung sengaja ditinggalkan induknya untuk mencari makan lalu kembali ke sarang lagi untuk mengerami telur atau memberi makan anak-anaknya.

Akan berbeda apabila setelah beberapa saat menunggu namun sang indukan tidak juga pulang ke sarang, kemungkinan besar sang induk  Jika Anda memutuskan untuk membawa anakan burung tersebut pulang untuk dirawat, berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan, diantaranya:

  1. Memahami Resikonya

Anakan burung tersebut memiliki peluang mati apabila dalam perawatannya tidak diiringi dengan pengawasan yang baik atau keahlian untuk memberi makan yang tepat.

Perawatan anakan burung pun tidak mudah; anakan burung harus diberi asupan makan tiap 20 menit nya. Selain itu, Anda juga harus bisa mengajarkan anakan tersebut dengan hal yang akan dilakukan induknya seperti cara mengintai predator dan berburu makanan di luar sana.

  1. Mengenali Jenis Burung

Mengidentifikasi jenis burung merupakan tindakan yang sangat penting apabila Anda tidak pernah melihat ataupun mengenal jenis anakan yang Anda temukan.

Hal ini akan membantu dalam proses perawatan dan pemberian makanan yang tepat bagi anakan burung tersebut nantinya.

  1. Memberi Tempat yang Nyaman bagi Anakan Burung

Anakan burung pastinya memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih rendah karena belum sempurnanya organ-organ di dalam tubuh serta bulu yang belum tumbuh sempurna sehingga dapat menyebabkan kedinginan pada anakan.

Anda dapat mengatasinya dengan memberi tempat pemeliharaan yang nyaman.

Taruhlah sarang yang berisi anakan tersebut dalam sebuah wadah, Anda dapat menggunakan besek ataupun kerdus sepatu. Untuk memberi kehangatan, cobalah menaruh tempat anakan di dekat sumber cahaya, seperti lampu bohlam.

Untuk mengurangi kadar panas dari lampu bohlam, Anda dapat menutupi bohlam tersebut dengan kain ataupun kertas.

  1. Kenali Sumber Makanan

Makanan anakan burung tentu sama dengan makanan sang induk. Setelah mengenali jenis burung yang Anda temukan, cobalah untuk mencari sumber makanan jenis burung tersebut agar dapat memberikan makanan yang tepat bagi anakan burung.

  1. Memberi Asupan Makanan

Untuk makanan, Anda dapat memberikan voer lembut dan penambahan kroto atau jangkrik yang telah dipotong bagian kaki, sayap dan juga kepalanya.

Voer lembut harus dibasahi dengan air mineral terlebih dahulu agar anakan mudah menelannya. Sendokkan voer basah menggunakan stik berujung tumpul atau syringe langsung diarahkan ke mulut burung, berlaku juga untuk jangkrik atau kroto.

Sediakan makanan sampai anakan burung nampak kenyang. Anakan burung lebih banyak mengonsumsi makanan dibandingkan dengan indukan burung. Jika burung terlihat tidak antusias dengan makanan yang disediakan, mungkin itu pertanda bahwa mereka sudah kenyang.

Anda harus telaten memberi makan anakan burung setiap 20 menit. Hal ini dikarenakan anakan membutuhkan makanan secara terus-menerus untuk mendapatkan energi.

  1. Jangan Memberi Air pada Anakan

Apabila makanan anakan burung sudah cukup basah, anakan tidak memerlukan air hingga fase belajar terbang. Air ternyata membahayakan atau yang terburuk, menyebabkan kematian pada burung karena air dapat masuk ke dalam paru-paru.

Baca Juga : Cara Menjodohkan Burung Kacer Anakan

Loading...
Cara Memberi Makan Burung Liar Anakan | ilmuhewan | 4.5